Sambut 10 Hari Terakhir Ramadan, Apa Saja yang Dilakukan saat I'tikaf?

Nur Khotimah

Jum'at, 21 Maret 2025 | 15:34 WIB
Sambut 10 Hari Terakhir Ramadan, Apa Saja yang Dilakukan saat I'tikaf?
Ilustrasi itikaf di 10 hari terakhir bulan Ramadan. (Unsplash/Rachid Oucharia)

Suara.com - Bulan Ramadan kini sudah memasuki hari ke-21 pada Jumat (21/3/2025). Artinya, sebentar lagi kita sudah memasuki 10 hari terakhir Ramadan dan segera menyambut Hari Raya Idulfitri.

Bulan Ramadan pun bisa menjadi ajang bagi setiap umat Muslim untuk meningkatkan keimanan dan berbuat kebaikan karena di dalam bulan suci ini semua amal ibadah akan dilipatgandakan oleh Allah SWT.

Kegiatan seperti berpuasa, bersedekah dan zakat, mengaji, dan kegiatan sunah lainnya pun membuat banyak umat Muslim berlomba-lomba untuk melaksanakannya.

Salah satu ibadah sunah yang kerap dilakukan umat Muslim saat bulan Ramadan ialah itikaf atau berdiam diri di masjid. Tujuan i'tikaf ini pun sebagai waktu dan media yang tepat bagi setiap Muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Sejarah Lailatul Qadar (Freepik)
Memaksimalkan pahala di 10 hari terakhir bulan Ramadan. (Freepik)

Biasanya, para umat Muslim mulai memadati masjid di 10 hari terakhir bulan Ramadan untuk menjalankan i'tikaf demi mengejar malam kemuliaan Lailatul Qadar.

Namun, sejatinya i'tikaf bukan hanya berdiam diri di masjid dan tidak melakukan apa-apa. Justru, ada beberapa kegiatan yang bisa dilakukan saat i'tikaf untuk menambah amal baik kita. Lalu, apa saja kegiatan tersebut? Simak inilah selengkapnya.

Melansir laman NU Online, ada berbagai ibadah yang bisa dilakukan selama i'tikaf. Beberapa darinya sebagai berikut :

1. Salat Malam

Salah satu ibadah utama selama i’tikaf adalah salat malam. Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya untuk menghidupkan malam dengan salat Tahajud dan Witir, terutama dalam mencari keutamaan Lailatul Qadar.

baca juga

2. Membaca dan Merenungi Al-Qur'an

Ramadan adalah bulan diturunkannya Al-Qur'an, sehingga membacanya saat i’tikaf menjadi amalan yang sangat dianjurkan. Selain membaca, kita juga dapat memahami maknanya agar semakin memahami petunjuk Allah dalam kehidupan.

3. Dzikir dan Istighfar

Memperbanyak zikir, seperti tasbih, tahmid, tahlil, serta istighfar dapat menenangkan hati dan meningkatkan kedekatan dengan Allah. Zikir juga menjadi sarana untuk menghapus dosa dan memperoleh keberkahan.

4. Berdoa dan Memohon Ampunan

I’tikaf adalah waktu yang tepat untuk memanjatkan doa. Rasulullah SAW. mengajarkan doa khusus di malam-malam akhir Ramadan: “Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni” yang artinya, "Ya Allah, Engkau Maha Pengampun, maka ampunilah aku."

5. Menambah Ilmu Agama

Menggunakan waktu i’tikaf untuk belajar agama, baik melalui membaca buku, mendengarkan ceramah, atau berdiskusi dengan sesama jamaah, dapat meningkatkan pemahaman dan kualitas ibadah.

6. Muhasabah dan Memperbaiki Diri

Ramadan adalah momentum terbaik untuk introspeksi diri, memperbaiki akhlak, serta bertekad menjadi pribadi yang lebih baik setelah Ramadan berakhir.

Dengan melakukan berbagai kegiatan ini, Insya Allah i’tikaf akan menjadi lebih bermakna dan membawa keberkahan dalam hidup.

Pengertian I’tikaf

Melansir laman Muhammadiyah, i'tikaf merupakan aktivitas berdiam diri di masjid dan melakukan amalan-amalan ibadah dalam satu waktu tertentu dengan tujuan mengharap ridho Allah SWT.

Dalam sebuah buku karya R.Syamsul dan M.Nielda berjudul Tuntunan Ibadah Ramadan dan Hari Raya, disebutkan bahwa Rasulullah SAW memiliki kebiasaan melakukan I’tikaf di 10 malam terakhir bulan Ramadan.

أَنَّ كَانَ يَعْتَكِفُ الْعَشْرَ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانِ. حَتَّى تَوَفَّاهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ. ثُمَّ اعْتَكَفَ أَزْوَاجُهُ مِنْ بَعْدِهِ

Artinya: "Bahwasanya Nabi SAW beri'tikaf pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan sampai beliau dipanggil Allah Azza wa Jalla, kemudian istri-istri beliau (meneruskan) beri'tikaf setelah beliau wafat." (HR Muslim).

Kapan I'tikaf Dilakukan?

Seperti yang telah disebutkan, i’tikaf paling utama dilakukan pada sepuluh malam terakhir Ramadan. Namun, kapan tepatnya i’tikaf dimulai? Tidak ada ketentuan pasti mengenai jam pelaksanaannya. Menurut berbagai sumber, i’tikaf dapat dilakukan kapan saja karena tidak ada batasan waktu tertentu.

Mengenai durasi, terdapat perbedaan pendapat di antara para ulama. Mazhab Hanafiyah berpendapat bahwa i’tikaf dapat dilakukan dalam waktu yang singkat tanpa batasan minimal. Sementara itu, Mazhab Malikiyah menetapkan waktu minimal pelaksanaan i’tikaf adalah sehari semalam.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rahasia 10 Hari Pertama dan Terakhir Ramadan: Banjir Rahmat dan Pahala

Rahasia 10 Hari Pertama dan Terakhir Ramadan: Banjir Rahmat dan Pahala

Lifestyle | Jum'at, 21 Maret 2025 | 15:20 WIB

Waspada, BPOM Temukan Ribuan Camilan Ilegal di Jakarta, Kebanyakan Dikirim dari China

Waspada, BPOM Temukan Ribuan Camilan Ilegal di Jakarta, Kebanyakan Dikirim dari China

News | Jum'at, 21 Maret 2025 | 15:01 WIB

Meriahkan Ramadan dengan Cara Berbeda: Tausiyah, Hiburan Islami, dan Kompetisi Keagamaan Jadi Satu!

Meriahkan Ramadan dengan Cara Berbeda: Tausiyah, Hiburan Islami, dan Kompetisi Keagamaan Jadi Satu!

Lifestyle | Jum'at, 21 Maret 2025 | 14:59 WIB

Terkini

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

×