Waspada, BPOM Temukan Ribuan Camilan Ilegal di Jakarta, Kebanyakan Dikirim dari China

Bangun Santoso, Lilis Varwati

Jum'at, 21 Maret 2025 | 15:01 WIB
Waspada, BPOM Temukan Ribuan Camilan Ilegal di Jakarta, Kebanyakan Dikirim dari China
Kepala BPOM Taruna Ikrar ketika sidak langsung ke sejumlah pedagang kemudian uji sampel oleh Balai Besar POM (BBPOM) di Jakarta. (foto dok. BPOM)

Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan ribuan produk takjil Ramadan berupa pangan olahan ilegal atau tanpa izin edar (TIE). Temuan itu berdasarkan pengawasan pangan selama Ramadan dan jelang Idulfitri 1446 Hijriah/2025.

BPOM melakukan pemeriksaan terhadap 1.190 sarana peredaran pangan olahan di seluruh wilayah Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 376 sarana tidak memenuhi ketentuan (TMK), dengan total temuan pangan TMK mencapai 35.534 pieces.

Produk TMK ini terdiri dari pangan olahan tanpa izin edar (55,7%), produk kedaluwarsa (40,2%), dan pangan rusak (4,1%).

Produk pangan olahan ilegal paling banyak ditemukan di wilayah Jakarta, Batam, Tarakan, Balikpapan, dan Pontianak. Di Jakarta, mayoritas pangan olahan tanpa izin edar berasal dari China, seperti biskuit dan buah kering atau manisan buah. Sementara dari Arab Saudi, ditemukan bumbu, kembang gula atau permen, serta bahan tambahan pangan (BTP).

Selain itu ada pula produk ilegal yang ditemukan berasal dari daerah perbatasan seperti Batam, Tarakan, Balikpapan, dan Pontianak yang sebagian besar berasal dari Malaysia. Produk tersebut meliputi minuman serbuk, minuman berperisa, dan kembang gula atau permen.

"Hal ini menunjukkan masih adanya jalur peredaran ilegal di wilayah perbatasan, sehingga diperlukan pengawasan lintas sektor yang lebih ketat," kata Kepala BPOM Taruna Ikrar dalam keterangannya, Jumat (21/3/2025).

Selain produk ilegal, BPOM juga menemukan ribuan produk kedaluwarsa dan rusak. Temuan itu banyak berada di Manokwari (16,13% dari total temuan), Kabupaten Bungo di Jambi (14,25%), Kupang (12,83%), Bandung (6,64%), dan Palangkaraya (5,99%). Produk yang ditemukan kedaluwarsa berupa mi instan, minuman serbuk berperisa, bumbu penyedap, bahan tambahan pangan (BTP), serta susu UHT.

Adapun produk rusak, seperti krimer kental manis, yogurt, olahan perikanan dalam kaleng, serta susu UHT dan susu kental manis, banyak ditemukan di Mataram, Kabupaten Bungo (Jambi), Mamuju, Surabaya, dan Merauke.

Menurut Taruna Ikrar, tingginya temuan produk kedaluwarsa dan rusak di Indonesia timur disebabkan oleh panjangnya rantai distribusi serta sistem penyimpanan yang kurang memadai.

baca juga

"Kepatuhan pelaku usaha terhadap regulasi dan pemenuhan cara peredaran pangan olahan yang baik harus lebih ditingkatkan ke depannya," tegasnya.

BPOM telah menindaklanjuti hasil pengawasan ini dengan melakukan pengamanan, instruksi retur produk ke supplier, serta pemusnahan terhadap produk yang tidak memenuhi ketentuan.

98,06 Persen Sampel Takjil Penuhi Syarat

Sementara, BPOM mengatakan, dari 4.958 sampel takjil yang diuji selama intensifikasi pengawasan sejak 24 Februari 2025, sebanyak 4.862 sampel atau 98,06 persen memenuhi syarat (MS) dan 96 sampel 1,94 persen tidak memenuhi syarat (TMS).

"Sampel TMS diketahui mengandung bahan dilarang formalin (49 sampel), boraks (24 sampel), dan rhodamin B (23 sampel)," kata Kepala BPOM Taruna Ikrar dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (21/3).

Adapun hasil uji sampel pangan yang positif formalin yaitu pada mie kuning basah, teri nasi, rujak mi, cincau hitam, dan tahu sutera. Kemudian, katanya, sampel positif boraks yaitu kerupuk tempe, mi kuning, kerupuk nasi, kerupuk rambak dan telur lilit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Itikaf di Era Digital: Antara Ibadah dan Godaan Duniawi saat Ramadan

Itikaf di Era Digital: Antara Ibadah dan Godaan Duniawi saat Ramadan

Religi | Jum'at, 21 Maret 2025 | 14:42 WIB

Ketika Ramadan Menjadi Konten: Antara Dakwah dan Engagement

Ketika Ramadan Menjadi Konten: Antara Dakwah dan Engagement

Your Say | Jum'at, 21 Maret 2025 | 13:42 WIB

Bersihkan Masjid di Jakarta Barat, 40 Relawan Pertamina Hadir Sebagai Sobat Aksi Ramadan 2025

Bersihkan Masjid di Jakarta Barat, 40 Relawan Pertamina Hadir Sebagai Sobat Aksi Ramadan 2025

Bisnis | Jum'at, 21 Maret 2025 | 10:53 WIB

Pertamina Cek Kesiapan Satgas Ramadan dan Idulfitri di Tol Jakarta - Cikampek hingga Kilang Balongan

Pertamina Cek Kesiapan Satgas Ramadan dan Idulfitri di Tol Jakarta - Cikampek hingga Kilang Balongan

News | Jum'at, 21 Maret 2025 | 09:30 WIB

BUMN Transportasi Ini Gelar Program Ramadan Bahas Bisnis Hingga Aksi Lingkungan

BUMN Transportasi Ini Gelar Program Ramadan Bahas Bisnis Hingga Aksi Lingkungan

Bisnis | Jum'at, 21 Maret 2025 | 08:53 WIB

Santuni Anak Yatim, Ketua KWP: Kami Ingin Berkontribusi Nyata

Santuni Anak Yatim, Ketua KWP: Kami Ingin Berkontribusi Nyata

News | Kamis, 20 Maret 2025 | 21:27 WIB

Jangan Lupa Baca Doa Ini Saat Terima Zakat Fitrah, Ini Bacaan Lengkapnya

Jangan Lupa Baca Doa Ini Saat Terima Zakat Fitrah, Ini Bacaan Lengkapnya

Lifestyle | Kamis, 20 Maret 2025 | 19:35 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×