Kontroversi Daging Rendang Hilang di Palembang: Tanggapan Kritis Helmy Yahya terhadap Willie Salim

Husna Rahmayunita, Dinda Rachmawati

Minggu, 23 Maret 2025 | 11:43 WIB
Kontroversi Daging Rendang Hilang di Palembang: Tanggapan Kritis Helmy Yahya terhadap Willie Salim
Kolase Helmy Yahya dan Willie Salim (Instagram)

Suara.com - Peristiwa menghebohkan terjadi di Palembang ketika seorang kreator konten terkenal, Willie Salim, mencoba memasak rendang dalam jumlah besar sebagai bagian dari aksi berbagi makanan.

Namun, momen yang seharusnya menjadi ajang kebersamaan justru berubah menjadi insiden mengejutkan ketika daging rendang seberat 200 kg yang baru mulai dimasak habis diserbu oleh ribuan warga dalam waktu singkat.

Peristiwa ini mengundang banyak reaksi dari publik, termasuk dari tokoh ternama asal Palembang, Helmy Yahya. Dalam sebuah pernyataan, Helmy mengungkapkan kritiknya terhadap cara Willie mengelola acara tersebut. Menurutnya, ada unsur kelalaian yang membuat situasi menjadi tidak terkendali.

Kritik Helmy Yahya terhadap Manajemen Acara

Helmy Yahya menyoroti keputusan Willie yang meninggalkan tempat memasak selama lebih dari 10 menit di tengah kerumunan besar. Ia mempertanyakan apakah hal itu disengaja untuk menciptakan sensasi atau memang sebuah ketidaksengajaan.

Ia juga membandingkan pengalaman pribadinya dalam mengadakan acara amal yang selalu mempertimbangkan aspek keamanan dan dampaknya terhadap masyarakat.

“Saya sudah melakukan kegiatan berbagi selama bertahun-tahun, melalui program seperti Bedah Rumah dan Uang Kaget, tapi tidak pernah menimbulkan kekacauan seperti ini,” ujar Helmy. 

Ia menegaskan bahwa setiap kegiatan sosial yang ia lakukan selalu dikawal oleh pihak keamanan agar tetap tertib dan tidak merugikan siapa pun.

Menurut Helmy, kejadian ini justru mencoreng citra warga Palembang. Ia merasa bahwa insiden ini bisa memberikan kesan negatif seolah masyarakat Palembang tidak bisa diatur dan bertindak rakus. 

baca juga

Bahkan, dalam berbagai komentar di media sosial, muncul narasi bahwa warga sampai membawa ember untuk mengambil daging, meski masih mentah.

"Ini kan masalah persepsi. Wah, orang palembang tidak bisa diatur. Rakus, gitu, yang belum mateng saja diserbu habis, ada yang dibilang bawa ember, dan sebagainya," pungkas Helmy Yahya.

Dugaan Settingan dan Tanggung Jawab Kreator Konten

Salah satu hal yang menjadi perbincangan publik adalah dugaan bahwa kejadian ini merupakan settingan. Helmy menyoroti ekspresi Willie yang dinilai kurang menunjukkan keterkejutan yang mendalam atas insiden tersebut. 

Ia pun mempertanyakan apakah kejadian ini benar-benar spontan atau ada unsur rekayasa untuk meningkatkan engagement di media sosial.

Lebih lanjut, Helmy menekankan bahwa seorang kreator konten harus memiliki tanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan dari kontennya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sumber Kekayaan Willie Salim: Masak 200 kg Daging Diserbu Warga Palembang, Kini Minta Maaf

Sumber Kekayaan Willie Salim: Masak 200 kg Daging Diserbu Warga Palembang, Kini Minta Maaf

Lifestyle | Minggu, 23 Maret 2025 | 10:58 WIB

Beda dari Sineas Lain, Helmy Yahya Dukung Ifan Seventeen Jadi Dirut PFN: Biar Dia Membuktikan

Beda dari Sineas Lain, Helmy Yahya Dukung Ifan Seventeen Jadi Dirut PFN: Biar Dia Membuktikan

Entertainment | Minggu, 23 Maret 2025 | 11:00 WIB

Bikin Heboh! Rendang 200 Kg Willie Salim Hilang Setelah Dimasak di Palembang

Bikin Heboh! Rendang 200 Kg Willie Salim Hilang Setelah Dimasak di Palembang

Video | Sabtu, 22 Maret 2025 | 21:59 WIB

Terkini

Duh! Pemain Keturunan Batak Terseret Kasus Pencucian Uang Jaringan Narkoba di Belgia

Duh! Pemain Keturunan Batak Terseret Kasus Pencucian Uang Jaringan Narkoba di Belgia

Bola | Senin, 02 November 2026 | 15:42 WIB

Kapolri Soal Larangan Polisi Nge-Vape: Kena Sanksi Disiplin, Ada Narkoba Dipidana

Kapolri Soal Larangan Polisi Nge-Vape: Kena Sanksi Disiplin, Ada Narkoba Dipidana

News | Senin, 02 November 2026 | 15:37 WIB

Suket SMA Gibran Dibatalkan MA, Demokrat Desak Mundur atau Dimakzulkan!

Suket SMA Gibran Dibatalkan MA, Demokrat Desak Mundur atau Dimakzulkan!

News | Senin, 02 November 2026 | 15:34 WIB

Atasi Limbah Rumah Tangga, Pemprov Jateng Diganjar Rekor MURI Pengumpulan Minyak Jelantah Terbanyak

Atasi Limbah Rumah Tangga, Pemprov Jateng Diganjar Rekor MURI Pengumpulan Minyak Jelantah Terbanyak

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 15:33 WIB

Bijak Memilah Hal Penting dalam Buku Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat

Bijak Memilah Hal Penting dalam Buku Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 15:30 WIB

MBG Watch Kritik Sayembara Rp 1 T Sukseskan Makan Bergizi Gratis: Bukan Tupoksi Pemda

MBG Watch Kritik Sayembara Rp 1 T Sukseskan Makan Bergizi Gratis: Bukan Tupoksi Pemda

News | Senin, 02 November 2026 | 15:21 WIB

Urutan Shio Wanita Paling Mandiri dan Pintar Cari Cuan

Urutan Shio Wanita Paling Mandiri dan Pintar Cari Cuan

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 15:15 WIB

Masyarakat Adat Ciptagelar Punya Tiga Aturan untuk Membagi dan Menjaga Hutan

Masyarakat Adat Ciptagelar Punya Tiga Aturan untuk Membagi dan Menjaga Hutan

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 15:15 WIB

2 Shade Bedak Wardah Luminous Compact Powder untuk Kulit Sawo Matang

2 Shade Bedak Wardah Luminous Compact Powder untuk Kulit Sawo Matang

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 15:14 WIB

Dilarang Vape! Kapolri Pastikan Sanksi Disiplin hingga Pidana Bagi Anggota yang Melanggar

Dilarang Vape! Kapolri Pastikan Sanksi Disiplin hingga Pidana Bagi Anggota yang Melanggar

News | Senin, 02 November 2026 | 15:11 WIB

×