Waspada Hoaks! BPOM Tegaskan Pabrik Kosmetik Ratansha Tidak Ditutup

Husna Rahmayunita, Dinda Rachmawati

Minggu, 23 Maret 2025 | 17:06 WIB
Waspada Hoaks! BPOM Tegaskan Pabrik Kosmetik Ratansha Tidak Ditutup
freepik

Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial mengenai PT. Ratansha Purnama Abadi, pabrik kosmetik yang disebut-sebut ditutup dan diajukan ke pengadilan karena penggunaan bahan berbahaya seperti merkuri, adalah tidak benar dan menyesatkan.

Dalam pernyataan resminya, Kepala BPOM, Taruna Ikrar, menjelaskan bahwa BPOM memiliki prosedur ketat dalam mengawasi dan mengevaluasi setiap produk kosmetik yang beredar di masyarakat.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarluaskan informasi yang tidak terverifikasi, karena dapat merugikan industri yang telah mematuhi regulasi dan memperoleh izin edar resmi.

Isu yang Tidak Berdasar

Sejumlah unggahan di media sosial menyebutkan bahwa PT. Ratansha Purnama Abadi telah dua kali diajukan ke pengadilan oleh BPOM, namun gagal. Namun, BPOM dengan tegas membantah tuduhan tersebut.

“Pabrik yang dimaksud (Ratansha) tidak teridentifikasi sebagai pemasok merkuri. Tuduhan ini tidak memiliki dasar fakta dan dapat merugikan reputasi perusahaan yang telah memenuhi regulasi,” jelas Taruna Ikrar.

Ia menegaskan bahwa berita yang beredar mengenai penutupan pabrik akibat temuan bahan berbahaya merupakan informasi yang keliru. BPOM memastikan bahwa pabrik kosmetik yang beroperasi di Indonesia telah melewati proses evaluasi ketat sebelum mendapatkan izin edar.

Dampak Penyebaran Hoaks terhadap Industri Kosmetik

BPOM juga menyampaikan keprihatinannya terhadap fenomena penyebaran informasi yang tidak akurat, terutama yang menyangkut industri kosmetik.

baca juga

Menurut Taruna Ikrar, tuduhan yang tidak berdasar dapat menimbulkan keresahan di masyarakat, merusak hubungan produsen dengan mitra bisnis, serta berdampak serius pada keberlangsungan industri dan lapangan kerja.

Industri kosmetik merupakan salah satu sektor yang terus berkembang di Indonesia. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk perawatan kulit yang aman dan berkualitas, banyak perusahaan yang berusaha memenuhi standar keamanan dan regulasi BPOM. Namun, berita palsu dapat menghancurkan reputasi bisnis dengan cepat, bahkan sebelum ada bukti yang valid.

Imbauan BPOM untuk Konsumen

Dalam menghadapi maraknya informasi yang tidak benar, BPOM mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan berita. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk memastikan keamanan produk kosmetik sebelum digunakan:

1. Periksa nomor izin edar BPOM pada kemasan produk kosmetik sebelum membeli dan menggunakannya.

2. Gunakan aplikasi Cek BPOM atau akses website resmi BPOM untuk mendapatkan informasi mengenai produk yang telah terdaftar secara legal.

3. Berhati-hati terhadap informasi yang beredar di media sosial dan selalu melakukan verifikasi melalui sumber resmi.

4. Tidak turut menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terutama yang dapat merugikan produsen yang telah mematuhi regulasi.

Selain itu, BPOM juga menyediakan layanan pengaduan bagi masyarakat yang ingin melaporkan produk kosmetik mencurigakan atau mengalami efek samping setelah menggunakannya. Masyarakat dapat menghubungi ULPK (Unit Layanan Pengaduan Konsumen) BPOM melalui nomor telepon 1500533 atau email [email protected].

Komitmen BPOM dalam Menjaga Keamanan Konsumen

BPOM menegaskan komitmennya dalam melindungi masyarakat dari produk kosmetik yang berbahaya, sekaligus menjaga iklim usaha yang sehat bagi produsen yang telah mengikuti regulasi yang ditetapkan.

"BPOM akan terus memastikan keamanan, khasiat, dan mutu produk kosmetik yang beredar di pasaran. Kami juga mengajak masyarakat untuk menjadi konsumen yang cerdas dan selalu melakukan verifikasi informasi dari sumber terpercaya," ujar Taruna Ikrar.

Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan masyarakat semakin bijak dalam menerima informasi yang beredar di media sosial. Di tengah persaingan industri kosmetik yang semakin ketat, menjaga kepercayaan terhadap produk yang telah memenuhi standar keamanan sangatlah penting, baik bagi konsumen maupun bagi industri yang bertanggung jawab.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada, BPOM Temukan Ribuan Camilan Ilegal di Jakarta, Kebanyakan Dikirim dari China

Waspada, BPOM Temukan Ribuan Camilan Ilegal di Jakarta, Kebanyakan Dikirim dari China

News | Jum'at, 21 Maret 2025 | 15:01 WIB

Cek Fakta: Haris Azhar Ajak Masyarakat Blokir Podcast Bocor Alus Politik Tempo

Cek Fakta: Haris Azhar Ajak Masyarakat Blokir Podcast Bocor Alus Politik Tempo

News | Kamis, 20 Maret 2025 | 21:06 WIB

Cek Fakta: Puan Maharani Jadi Tersangka Korupsi Rumah Dinas DPR

Cek Fakta: Puan Maharani Jadi Tersangka Korupsi Rumah Dinas DPR

News | Rabu, 19 Maret 2025 | 14:08 WIB

Terkini

Basarnas Palu Siagakan KN SAR Baladewa Cari Kapal Virgo Transport Hilang

Basarnas Palu Siagakan KN SAR Baladewa Cari Kapal Virgo Transport Hilang

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:54 WIB

Stop Sikap Overproud: Pejabat Bukan Raja, Kenapa Masih Disambut Berlebihan?

Stop Sikap Overproud: Pejabat Bukan Raja, Kenapa Masih Disambut Berlebihan?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 15:50 WIB

Pembukaan MTQ Nasional XXXI, Gubernur Khofifah Dukung Kafilah Jatim untuk Berikan Hasil Gemilang

Pembukaan MTQ Nasional XXXI, Gubernur Khofifah Dukung Kafilah Jatim untuk Berikan Hasil Gemilang

Jatim | Minggu, 13 September 2026 | 15:47 WIB

Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana

Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 15:31 WIB

6 Penumpang Kapal Virgo Transport 8 Meninggal usai Hilang Kontak di Laut Jawa

6 Penumpang Kapal Virgo Transport 8 Meninggal usai Hilang Kontak di Laut Jawa

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:26 WIB

Purbaya Klaim APBN Masih Aman Meski Harga Minyak Dunia Lebihi 100 Dolar AS per Barel

Purbaya Klaim APBN Masih Aman Meski Harga Minyak Dunia Lebihi 100 Dolar AS per Barel

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 15:23 WIB

Spirit Fingers: Menemukan Warna Diri di Tengah Ramainya Perbandingan

Spirit Fingers: Menemukan Warna Diri di Tengah Ramainya Perbandingan

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 15:20 WIB

SPBU Buka 24 Jam hingga Sistem Ganjil-Genap, Pertamina: Antrean BBM di Makassar Mulai Melandai

SPBU Buka 24 Jam hingga Sistem Ganjil-Genap, Pertamina: Antrean BBM di Makassar Mulai Melandai

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 15:19 WIB

9 Moisturizer Terbaik untuk Mengatasi Warna Kulit Tidak Merata Usia 30-an

9 Moisturizer Terbaik untuk Mengatasi Warna Kulit Tidak Merata Usia 30-an

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 15:15 WIB

Rekening Gratis untuk 200 Juta Warga Disorot, Saldo Rp 50 Ribu Bisa Habis Tergerus Biaya Bank

Rekening Gratis untuk 200 Juta Warga Disorot, Saldo Rp 50 Ribu Bisa Habis Tergerus Biaya Bank

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:11 WIB

×