Konten Masak Rendang Berbuntut Panjang, Siapa Saja yang Laporkan Willie Salim ke Polisi?

Husna Rahmayunita

Senin, 24 Maret 2025 | 16:17 WIB
Konten Masak Rendang Berbuntut Panjang, Siapa Saja yang Laporkan Willie Salim ke Polisi?
Pendidikan Willie Salim disorot setelah konten rendang tuai kecaman warga Palembang

Suara.com - Kreator konten Willie Salim dilaporkan ke polisi buntut konten masak rendang di Palembang, Sumatera Selatan yang ramai diperbincangkan baru-baru ini.

Sejumlah orang khususnya warga Palembang tak terima dengan pernyataan Willie Salim mengenai rendang 200 kg yang hilang diserbu warga padahal belum matang saat mengadakan masak besar di bulan Ramadan.

Tak lama setelah viral, Willie Salim menyampaikan permintaan maaf mengenai kontennya yang dinilai memicu persepsi negatif terhadap warga Palembang. Dalam permintaan maafnya, Willie juga membantah jika sengaja membuat settingan tentang rendang yang hilang.

YouTuber dengan 37 juta subcribers itu menyadari dirinya kurang persiapan saat menggelar acara masak besar yang baru dilakukannya. Namun meski telah meminta maaf, sejumlah orang tetap mempekarakannya hingga melapor ke pihak berwajib.

Lantas siapa saja yang melaporkan Willie Salim ke polisi gegara konten rendang?

1. Rondoot

Kreator konten asli Palembang, Rendy Aditiya atau yang tenar dengan nama Rondoot termasuk yang tak terima dengan konten Willie Salim.

Didampingi kuasa hukum, Rondoot melaporkan Willie ke Polda Sumatera Selatan (Sumsel) pada Sabtu (22/3/2025) dengan dugaan tindak pidana berdasarkan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Sosok yang menyebut dirinya sebagai Pemburu Kuliner Palembang menilai Willie Salim telah mencoreng nama daerahnya dengan konten rendang hilang.

baca juga

"Mohon ditindak sebenar-benarnya, seusai hukum yang ada di Indonesia," ucapnya ditilik dari postingan @rondoot.

2. DPP Gencar

Organisasi DPP Gencar juga turut melaporkan Willie Salim ke polisi. Mereka satu suara dengan Rondoot, mengecam aksi Willie yang dianggap telah membuat kegaduhan.

"Konten yang dibuat oleh WS telah memicu ujaran kebencian terhadap masyarakat Palembang. Banyak komentar negatif yang mendiskreditkan warga kami. Kami tidak bisa tinggal diam,” ujar Pengacara Idazril Tanjung yang mewakili tim hukum DPP Gencar.

3. Ryan Gumay Lawfirm

Konten Willie Salim juga disoal oleh kantor hukum Ryan Gumay Lawfirm. Pimpinan Ryan Gumay Lawfirm, Muhammad Gustryan merasa keberatan dengan konten rendang hilang yang dibuat Willie.

Sebagai warga asli Palembang memutuskan untuk melapor ke polisi. Tindakan ini dilakukan untuk memberikan efek jera sekaligus menjadi pelajaran untuk kreator konten lain agar bersikap lebih bijak.

Niat Bikin Konten Masak Rendang di Palembang, Daging 200 kg Willie Salim Hilang Diserbu Warga (Instagram)
Niat Bikin Konten Masak Rendang di Palembang, Daging 200 kg Willie Salim Hilang Diserbu Warga (Instagram)

Sebelum dilaporkan ke polisi, Willie Salim juga disentil sejumlah figur publik mulai dari Helmy Yahya, Fenita Arie, Chef Arnold hingga Bobon Santoso.

Helmy Yahya yang merupakan artis asli Palembang mengkritik Willie yang membuat konten dengan membawa nama daerah tanpa mempertimbangkan dampak sosial yang terjadi. Sedangkan Chef Arnold dan Bobon Santoso juga memberikan pandangannya.

Sebagai juru masak berpengalaman, Chef Arnold menegaskan masak dalam jumlah besar bukan perkara gampang. Hanya orang-orang tertentu yang bisa mengeksekusinya.

"Masak dalam jumlah besar itu tidak mudah. Harus ada tim yang solid, perencanaan waktu yang matang, hingga sistem pembagian makanan agar tidak terjadi kekacauan," cuitnya di X.

"Masa percaya 200 kg daging bisa jadi rendang dalam tiga jam? Akhirnya, malah warga yang jadi bahan konten dengan cara seperti ini," sambungnya.

Kolase Bobon Santoso dan Willie Salim (Kolase Instagram).
Kolase Bobon Santoso dan Willie Salim (Kolase Instagram).

Sementara itu, Bobon Santoso yang rutin membuat konten masak besar mengaku menemukan kejanggalan setelah melihat video Willie Salim.

"Kalau benar-benar terorganisir dengan baik, kejadian seperti ini tidak akan terjadi. Ini dampak kalau niatnya hanya demi konten, bukan dari hati. Buat masyarakat kota Palembang sabar ya," tukasnya di Story Instagram.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Terima Nama Palembang Tercoreng Gegara Willie Salim, Richard Lee Ikutan Bikin Acara Masak Besar

Tak Terima Nama Palembang Tercoreng Gegara Willie Salim, Richard Lee Ikutan Bikin Acara Masak Besar

Entertainment | Senin, 24 Maret 2025 | 11:18 WIB

Wali Kota Palembang Minta Maaf kepada Willie Salim, Warganet Beri Beragam Respons

Wali Kota Palembang Minta Maaf kepada Willie Salim, Warganet Beri Beragam Respons

Entertainment | Minggu, 23 Maret 2025 | 19:26 WIB

Asli Palembang, Hard Gumay Kecam Willie Salim Terkait Konten Masak Rendang

Asli Palembang, Hard Gumay Kecam Willie Salim Terkait Konten Masak Rendang

Entertainment | Minggu, 23 Maret 2025 | 19:46 WIB

Terkini

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Riau | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:37 WIB

×