Lebaran di Pangandaran, 5 Tradisi Unik yang Bikin Kangen Kampung Halaman

Muhammad Ilham Baktora

Jum'at, 28 Maret 2025 | 13:58 WIB
Lebaran di Pangandaran, 5 Tradisi Unik yang Bikin Kangen Kampung Halaman
Prosesi hajat laut, tradisi unik di Pangandaran, Jawa Barat yang masih dilakukan. (Twitter)

3. Munggahan di Pantai Madasari

Menjelang bulan Ramadan, masyarakat Pangandaran memiliki tradisi munggahan, yaitu berkumpul bersama keluarga atau teman untuk makan bersama sebagai bentuk syukur dan persiapan memasuki bulan suci.

Pantai Madasari yang ada di Pangandaran, Jawa Barat. (Twitter)
Pantai Madasari yang ada di Pangandaran, Jawa Barat. (Twitter)

Salah satu lokasi favorit untuk munggahan adalah Pantai Madasari di Kecamatan Cimerak.

Meskipun bukan termasuk dalam rangkaian tradisi Lebaran, munggahan menjadi bagian tak terpisahkan dari rangkaian perayaan yang dilakukan masyarakat Pangandaran dalam menyambut dan menjalani bulan Ramadan hingga Idul Fitri.

4. Hajat Laut

Meskipun tidak secara langsung terkait dengan Lebaran, tradisi Hajat Laut merupakan salah satu warisan budaya yang masih dijaga oleh masyarakat nelayan di Pangandaran.

Upacara ini merupakan ungkapan syukur atas hasil laut yang melimpah dan permohonan keselamatan bagi para nelayan.

Beberapa orang tampak bersiap untuk melarung ke laut. (Twitter)
Beberapa orang tampak bersiap untuk melarung ke laut. (Twitter)

Hajat Laut biasanya diselenggarakan setiap tahun pada bulan-bulan tertentu yang dianggap sakral.

Tradisi ini menggambarkan hubungan harmonis antara manusia dan alam serta menjadi daya tarik wisata budaya yang unik di Pangandaran.

baca juga

5. Konsumsi Ketupat sebagai Simbol Lebaran

Seperti halnya di banyak daerah lain di Indonesia, masyarakat Pangandaran juga memiliki tradisi mengonsumsi ketupat saat Lebaran.

Ketupat, yang terbuat dari beras yang dimasak dalam anyaman daun kelapa muda, melambangkan permintaan maaf dan penyucian diri.

Tradisi ini diyakini diperkenalkan oleh Sunan Kalijaga pada abad ke-15 sebagai simbol pengakuan atas kesalahan dan harapan untuk kembali suci setelah menjalani ibadah puasa Ramadan.

Melalui berbagai tradisi tersebut, masyarakat Pangandaran tidak hanya merayakan Lebaran sebagai momen keagamaan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk mempererat tali silaturahmi, melestarikan budaya lokal, dan mengungkapkan rasa syukur atas berkah yang diterima.

Keberagaman tradisi ini mencerminkan kekayaan budaya Indonesia yang patut dijaga dan dilestarikan oleh generasi penerus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wapres Gibran: Perbedaan Itu Mendewasakan dan Menyatukan Kita

Wapres Gibran: Perbedaan Itu Mendewasakan dan Menyatukan Kita

News | Jum'at, 28 Maret 2025 | 13:43 WIB

Hingga Jumat Pagi, Sudah 60 Persen dari 2,1 Juta Kendaraan Pemudik Tinggalkan Jakarta

Hingga Jumat Pagi, Sudah 60 Persen dari 2,1 Juta Kendaraan Pemudik Tinggalkan Jakarta

News | Jum'at, 28 Maret 2025 | 13:14 WIB

Sahur atau Buka Puasa di Bahu Jalan Tol saat Mudik Lebaran Bahaya! Ini Alternatif Amannya

Sahur atau Buka Puasa di Bahu Jalan Tol saat Mudik Lebaran Bahaya! Ini Alternatif Amannya

News | Jum'at, 28 Maret 2025 | 13:06 WIB

Terkini

Alasan Nabila Gardena Mendadak Viral, Benarkah Terseret Isu Korupsi BUMN?

Alasan Nabila Gardena Mendadak Viral, Benarkah Terseret Isu Korupsi BUMN?

Entertainment | Minggu, 26 Juli 2026 | 17:03 WIB

Hasto Wanti-wanti Demokrasi Bisa Mati Tanpa Kudeta Militer, Tanda-tanda Mulai Terlihat

Hasto Wanti-wanti Demokrasi Bisa Mati Tanpa Kudeta Militer, Tanda-tanda Mulai Terlihat

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:48 WIB

Pramono Ancam Cabut Izin Swasta yang Timbun Sampah Ilegal di Jakarta

Pramono Ancam Cabut Izin Swasta yang Timbun Sampah Ilegal di Jakarta

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:47 WIB

Yusril Minta Polda Jabar Tingkatkan Patroli Usai Polemik Sayembara Tangkap Begal

Yusril Minta Polda Jabar Tingkatkan Patroli Usai Polemik Sayembara Tangkap Begal

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:39 WIB

Evolusi Konten GRWM: Dari Sekadar Tutorial Makeup Menjadi Ruang Curhat Paling Relatabel

Evolusi Konten GRWM: Dari Sekadar Tutorial Makeup Menjadi Ruang Curhat Paling Relatabel

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:35 WIB

Cak Imin Ajak Semua Parpol Revisi 108 UU demi Wujudkan Prabowonomics

Cak Imin Ajak Semua Parpol Revisi 108 UU demi Wujudkan Prabowonomics

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:28 WIB

10 Cara Menggunakan AC Inverter agar Listrik Tetap Hemat

10 Cara Menggunakan AC Inverter agar Listrik Tetap Hemat

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:20 WIB

BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove

BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove

Jawa Tengah | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:19 WIB

Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang

Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang

Batam | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:15 WIB

BRI Peduli Libatkan Petani Lokal Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove

BRI Peduli Libatkan Petani Lokal Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove

Jogja | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:11 WIB

×