Manfaat Makanan Pedas buat Kesehatan, Prabowo Saran Kurangi Makan Saat Harga Cabai Naik

Farah Nabilla, Elvariza Opita

Sabtu, 29 Maret 2025 | 14:49 WIB
Manfaat Makanan Pedas buat Kesehatan, Prabowo Saran Kurangi Makan Saat Harga Cabai Naik
Pedagang menata barang dagangannya di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Senin (29/1/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi kinerja pemerintahannya yang dinilai berhasil mengendalikan harga bahan pokok menjelang hari lebaran. Sebab biasanya harga dan ketersediaan bahan pangan mengalami fluktuasi yang tajam saat mendekati hari raya.

“Bahwa di saat bulan-bulan ini, apalagi menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, kondisi pangan kita aman. Kondisi pangan kita cukup terkendali. Saudara-saudara, ini jangan dianggap hal yang ringan,” kata Prabowo dalam rapat kabinet pada 21 Maret 2025.

Prabowo membandingkan situasi ini dengan tahun-tahun sebelumnya, di mana biasanya pemerintah ketar-ketir bila harus kembali melakukan impor bahan baku demi mencukupi kebutuhan masyarakat. Pasalnya jumlah penduduk Indonesia memang tidak bisa dikatakan sedikit, yakni mencapai hampir 300 juta jiwa dan merupakan yang terbesar ke-4 di dunia.

“Alhamdulillah tahun ini produksinya sangat baik dan saya monitor harga-harga sampai hari ini terkendali,” ujar Prabowo, seperti dikutip pada Sabtu (29/3/2025).

Namun Presiden ke-8 Indonesia itu tidak menampik, bahwa ada kenaikan harga di komoditas cabai rawit. Menyikapi hal itulah, Prabowo menyarankan agar masyarakat Indonesia mengurangi makan pedas.

“Mungkin harga cabai rawit yang agak naik beberapa saat yang lalu, mungkin sekarang mulai turun, ya? Tapi saran saya jangan terlalu banyak makan terlalu pedas. Saya waktu muda sukanya pedas sekali, sekarang dokter melarang saya makan terlalu pedas. Yang muda-muda silakan,” ucap Prabowo.

Terlepas dari apapun tujuan Prabowo menyarankan masyarakat Indonesia mengurangi makan pedas saat harga cabai rawit sedang naik, faktanya masakan-masakan di Tanah Air memang kaya akan bumbu dan rempah-rempah, tak terkecuali dengan tambahan pedasnya lombok.

Dalam ilmu biologi, pada dasarnya cabai adalah semacam buah beri karena kandungan biji di dalamnya. Namun tak dimakan begitu saja seperti kebanyakan buah, cabai biasanya diolah dalam sebuah masakan karena cita rasanya yang gurih dan pedas.

Ilustrasi cabai [Suara.com / Eviera Paramita Sandi]
Ilustrasi cabai [Suara.com / Eviera Paramita Sandi]

Tumbuhan cabai awam dijumpai di tempat-tempat beriklim hangat dan berasal dari genus capsicum. Terdapat banyak jenis cabai, baik dari yang rasanya ringan sampai yang sangat pedas. Lalu ada pula jenis seperti paprika yang lebih manis. Bentuk dan warna cabai juga beragam.

baca juga

Umumnya cabai dalam ukuran lebih besar tidak sepedas yang berukuran kecil. Namun selain memberikan tambahan cita rasa dan sensasi pedas pada masakan yang dibuat, cabai ternyata juga memiliki peran besar dalam kesehatan manusia.

Melansir laman NOURISH by WebMD, berikut ini adalah beberapa manfaat cabai untuk kesehatan:

Meningkatkan Imunitas Tubuh

Ilustrasi ciri-ciri sistem kekebalan tubuh melemah (Suara.com/Michelle Illona)
Ilustrasi ciri-ciri sistem kekebalan tubuh melemah (Suara.com/Michelle Illona)

Vitamin C adalah salah satu mineral paling penting untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan kekebalan tubuh. Cabai merupakan salah satu sumber vitamin C, bahkan kadarnya lebih tinggi ketimbang buah jeruk misalnya.

Memang vitamin C tidak bisa secara sepenuhnya mencegah timbulnya suatu penyakit, terutama karena infeksi. Namun vitamin C dapat membantu mengurangi gejala sehingga paparan penyakit pada tubuh juga tidak terlalu lama.

Mencegah Penyakit Jantung

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aset Negara di Tangan yang Salah? Kontroversi di Balik Peluncuran Danantara

Aset Negara di Tangan yang Salah? Kontroversi di Balik Peluncuran Danantara

Your Say | Sabtu, 29 Maret 2025 | 10:35 WIB

Rp30 Triliun Zakat: Benarkah Cukup untuk Hapus Kemiskinan Ekstrem?

Rp30 Triliun Zakat: Benarkah Cukup untuk Hapus Kemiskinan Ekstrem?

Your Say | Sabtu, 29 Maret 2025 | 07:35 WIB

Tema Ketahanan Pangan: Intip Hampers Lebaran 'Sehat' ala Prabowo Subianto

Tema Ketahanan Pangan: Intip Hampers Lebaran 'Sehat' ala Prabowo Subianto

Video | Sabtu, 29 Maret 2025 | 02:32 WIB

Terkini

Rekening Aktivis Diblokir, Bentuk Pola RepresiBaru Gerakan Rakyat

Rekening Aktivis Diblokir, Bentuk Pola RepresiBaru Gerakan Rakyat

Jogja | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Pengangguran Tinggi di Papua Picu Gerakan Sipil dan Instabilitas

Pengangguran Tinggi di Papua Picu Gerakan Sipil dan Instabilitas

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Kehilangan Binar Masa Kecil: Apakah Menjadi Dewasa Berarti Berhenti Bermimpi?

Kehilangan Binar Masa Kecil: Apakah Menjadi Dewasa Berarti Berhenti Bermimpi?

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Kucing Merah di Ujung Tanduk: Hutan Kalimantan Terus Kehilangan Penghuninya

Kucing Merah di Ujung Tanduk: Hutan Kalimantan Terus Kehilangan Penghuninya

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:40 WIB

Mata Uang Iran Ambruk, Tembus 2 Juta Rial per Dolar AS

Mata Uang Iran Ambruk, Tembus 2 Juta Rial per Dolar AS

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:33 WIB

Hotspot Sumsel Mendadak Turun Saat Prabowo Pimpin Rakor Karhutla, Benarkah Mulai Reda?

Hotspot Sumsel Mendadak Turun Saat Prabowo Pimpin Rakor Karhutla, Benarkah Mulai Reda?

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Bukan Cuma Penonton, Gus Yahya Ingin NU Jadi 'Active Player' di Isu Strategis Global

Bukan Cuma Penonton, Gus Yahya Ingin NU Jadi 'Active Player' di Isu Strategis Global

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Empat Hari, ISPA Capai 453 Kasus di Tengah Kabut Asap Riau

Empat Hari, ISPA Capai 453 Kasus di Tengah Kabut Asap Riau

Riau | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Api Kecil Bisa Jadi Bencana, Setop Bakar Lahan Selama El Nino Masih Sangat Kuat!

Api Kecil Bisa Jadi Bencana, Setop Bakar Lahan Selama El Nino Masih Sangat Kuat!

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:24 WIB

Jarak Bukan Halangan, BRImo Taiwan Hadir Dekatkan Layanan Perbankan untuk WNI

Jarak Bukan Halangan, BRImo Taiwan Hadir Dekatkan Layanan Perbankan untuk WNI

Bri | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:19 WIB

×