Bikin Geger usai Ditemukan di Teh Celup, Ini Segudang Bahaya Mikroplastik bagi Tubuh

Yasinta Rahmawati

Sabtu, 29 Maret 2025 | 18:57 WIB
Bikin Geger usai Ditemukan di Teh Celup, Ini Segudang Bahaya Mikroplastik bagi Tubuh
Ilustrasi teh celup. (Shutterstock)

Suara.com - Penemuan kandungan mikroplastik di beberapa merek teh celup membuat publik geger.  Temuan tersebut diperoleh dari penelitian yang diselenggarakan oleh organisasi pemerhati lingkungan, Ecoton Foundation.

Berdasarkan apa yang ditemukan Ecoton Foundation, disebutkan bahwa ada kandungan fiber mikroplastik di beberapa merek teh celup ternama.

Fiber tersebut berupa polimer sintesis seperti Polietilen dan Nylon yang termasuk dalam jenis mikroplasitk.

Kandungan fiber tersebut diperuntukkan sebagai bahan pelapis teh celup agar tahan panas dan tak mudah rusak.

Sebagaimana yang diungkap oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI), kantong teh celup terbuat dari kertas kraft dengan bahan pelapis.

Lantas, apakah mikroplastik berbahaya bagi tubuh manusia sehingga membuat masyarakat geger? Seberapa bahaya mikroplastik jika ikut dikonsumsi?

Bahaya Mikroplastik bagi Tubuh

Menimbulkan alergi

Studi yang dilakukan oleh Plastic Health Coalition menemukan bahwa beberapa orang akan menunjukkan reaksi alergi ketika mengonsumsi makanan maupun minuman yang terpapar mikroplastik.

Tingkat keparahan reaksi alergi yang ditunjukkan tergantung dengan kondisi tubuh masing-masing orang yang terpapar.

Adapun beberapa gejala yang ditunjukkan dapat meliputi gejala ringan seperti bersin-bersin, hidung gatal, dan hidung tersumbat.

baca juga

Gejala juga dapat muncul di mata seperti mata gatal, mata merah, hingga mata berair.

Beberapa orang dengan kondisi tubuh tertentu bisa menunjukkan reaksi yang lebih parah seperti sesak dada, sesak napas, dan batuk-batuk.

Ada juga kasus gejala seperti pembengkakan bibir, lidah, atau bahkan seluruh wajah.

Ilustrasi limbah yang mengandung mikroplastik (Pexels/Magda Ehlers).
Ilustrasi limbah yang mengandung mikroplastik (Pexels/Magda Ehlers).

Merusak sel tubuh

Penelitian yang sama juga memperoleh temuan bahwa mikroplastik dapat merusak sel-sel penting di tubuh manusia.

Ketika tubuh terpapar oleh kandungan mikroplastik, maka akan terjadi perubahan hormon.

Perubahan hormon yang terjadi juga memicu kerusakan dinding sel-sel penting yang berujung pada kematian sel.

Adapun dalam kondisi yang lebih parah, kerusakan sel juga akan mengakibatkan kerusakan organ.

Metabolisme terganggu

Plastic Health Coalition lebih lanjut mendapatkan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa metabolisme tubuh dapat terganggu jika sudah terekspos mikroplastik.

Gangguan metabolisme tersebut mencakup perubahan sistem endokrin tubuh yang meliputi gangguan metabolisme.

Tubuh akan mengalami kendala kala terpapar kandungan mikriplastik.

Maka, tak heran jika paparan mikroplastik juga bisa membuat seseorang mengalami kenaikan berat badan secara mendadak.

Gangguan hormon

Gangguan sistem endokrin yang terjadi juga meliputi gangguan hormon.

Mikroplastik yang dicerna oleh tubuh akan masuk ke aliran darah dan mengganggu sistem hormon yang mengakibatkan berbagai perubahan dalam tubuh.

Jika sudah masuk aliran darah, mikroplastik akan mengganggu produksi hormon pada pria maupun wanita dan berujung ke masalah kesuburan.

Maka, tak salah jika ada anggapan di tengah-tengah publik yang menyebutkan bahwa seseorang bisa mandul ketika terpapar mikroplastik terlalu banyak.

Perubahan hormon yang terjadi juga mengakibatkan perubahan nafsu makan, gangguan tidur, perubahan dalam tekanan darah, masalah tumbuh kembang, hingga masalah seksualitas.

Ilustrasi teh celup (Freepik)
Ilustrasi teh celup (Freepik)

Picu kanker dalam tingkat paparan tertentu

Menurut News Medical Life Science, paparan mikroplastik dalam tubuh dengan tingkat yang sudah parah bisa mengakibatkan berbagai penyakit berbahaya.

Pertama, masuknya mikroplastik ke dalam sistem tubuh bisa memunculkan gangguan pendengaran dan juga sistem saraf.

Berkaca dengan poin sebelumnya, mikroplastik di dalam tubuh juga berakhir mengakibatkan gangguan reproduksi.

Paparan mirkoplastik dalam taraf yang parah juga dapat memicu pertumbuhan sel kanker.

Langkah BPOM perangi mikroplastik

Kasus temuan mikroplastik yang membuat publik geger akhirnya memicu respon dari BPOM untuk mengeluarkan Peraturan Kepala Badan POM Nomor HK.03.1.23.07.11.6664 tahun 2011 tentang Pengawasan Kemasan Pangan untuk membatasi kandungan berbahaya seperti mikroplastik.

Publik juga dapat melayangkan aduan terkait temuan bahan mikroplastik ke BPOM melalui Contact Center HALO BPOM 1-500-533, SMS 0812-1-9999-533, e-mail [email protected] atau Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) Balai Besar/Balai POM diseluruh Indonesia.

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hati-Hati! 5 Merek Teh Celup Favorit Ini Mengandung Mikroplastik

Hati-Hati! 5 Merek Teh Celup Favorit Ini Mengandung Mikroplastik

Lifestyle | Kamis, 27 Maret 2025 | 14:00 WIB

Teh Celup Lepas Miliaran Mikroplastik, Studi Terbaru Ungkap Bahayanya!

Teh Celup Lepas Miliaran Mikroplastik, Studi Terbaru Ungkap Bahayanya!

Lifestyle | Selasa, 31 Desember 2024 | 06:10 WIB

4 Racikan Es Teh untuk Jualan, Ikut Trending Topic Gegara Gus Miftah

4 Racikan Es Teh untuk Jualan, Ikut Trending Topic Gegara Gus Miftah

Lifestyle | Rabu, 04 Desember 2024 | 14:07 WIB

Terkini

BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026

BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026

Sumbar | Rabu, 16 September 2026 | 11:40 WIB

Kulit Bebas Breakout! 5 Low pH Cleanser Tea Tree yang Ramah Skin Barrier

Kulit Bebas Breakout! 5 Low pH Cleanser Tea Tree yang Ramah Skin Barrier

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 11:40 WIB

Arab Saudi Klaim Makkah Diserang Drone, Houthi Bantah: Itu Kebohongan Besar!

Arab Saudi Klaim Makkah Diserang Drone, Houthi Bantah: Itu Kebohongan Besar!

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:38 WIB

Israel Culik Jurnalis Perempuan Press TV di Dekat Betlehem

Israel Culik Jurnalis Perempuan Press TV di Dekat Betlehem

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:37 WIB

5 Rekomendasi Drakor Komedi Romantis Terbaru Paling Recommended Tahun Ini

5 Rekomendasi Drakor Komedi Romantis Terbaru Paling Recommended Tahun Ini

Entertainment | Rabu, 16 September 2026 | 11:33 WIB

Berapa Harga Somethinc Loose Powder? Tahan Minyak Sampai 16 Jam

Berapa Harga Somethinc Loose Powder? Tahan Minyak Sampai 16 Jam

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 11:31 WIB

Review Practical Magic: The Book of Magic: Saat Perempuan Menulis Takdirnya

Review Practical Magic: The Book of Magic: Saat Perempuan Menulis Takdirnya

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 11:28 WIB

Parfum Apa yang Wanginya Paling Enak? Ini 5 Rekomendasi Produknya di Minimarket

Parfum Apa yang Wanginya Paling Enak? Ini 5 Rekomendasi Produknya di Minimarket

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 11:27 WIB

Tiga Kali Jadi Tersangka KPK, Fahd A Rafiq Terancam Hukuman Maksimal sebagai Residivis

Tiga Kali Jadi Tersangka KPK, Fahd A Rafiq Terancam Hukuman Maksimal sebagai Residivis

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:27 WIB

OKI Kutuk Serangan Bom Drone ke Makkah, Kota Suci Umat Islam

OKI Kutuk Serangan Bom Drone ke Makkah, Kota Suci Umat Islam

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:27 WIB

×