Biasanya, lethok disajikan dengan nasi hangat, lodeh, atau sebagai pelengkap ketupat.
2. Sego Tiwul
Meskipun lebih dikenal sebagai makanan pokok masyarakat pedesaan, Sego Tiwul juga kerap hadir saat Lebaran, terutama di keluarga yang ingin menghadirkan nuansa tradisional.
Sego tiwul terbuat dari singkong yang dikeringkan (gaplek), kemudian ditumbuk halus dan dikukus hingga mengembang.
Bahan utama:
Gaplek (singkong kering)
Air secukupnya
Kelapa parut (sebagai pelengkap)
Gula kelapa atau gula pasir (opsional)
Sego tiwul biasanya disajikan dengan lauk seperti sayur lodeh, urap, atau bahkan sambal lethok untuk menambah cita rasa khas Ngawi.
3. Ledre Pisang
![Buah Pisang.[freepik/KamranAydinov]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/08/22/23248-buah-pisangfreepikkamranaydinov.jpg)
Ledre merupakan camilan khas Ngawi yang sering disajikan saat Lebaran sebagai teman minum teh atau kopi.
Kue ini memiliki tekstur renyah dan rasa manis legit dari pisang raja yang menjadi bahan utamanya.
Bahan utama:
Pisang raja matang
Tepung beras
Gula pasir
Santan
Garam
Ledre dibuat dengan cara mencampur semua bahan hingga membentuk adonan cair, kemudian dipanggang tipis di atas wajan datar.
Hasil akhirnya berupa kue tipis yang renyah dan wangi dengan rasa manis alami dari pisang.
4. Sayur Lodeh Khas Ngawi

Sayur lodeh hampir selalu hadir dalam perayaan Lebaran di Ngawi, baik sebagai teman ketupat atau nasi. Namun, yang membedakan sayur lodeh khas Ngawi adalah penggunaan kluwih (sejenis buah yang mirip nangka muda) dan santan yang lebih kental, sehingga memberikan cita rasa lebih gurih dan pekat.
Bahan utama:
Kluwih atau nangka muda
Terong
Labu siam
Santan kental
Cabai merah dan cabai hijau
Bumbu dapur seperti bawang merah, bawang putih, lengkuas, dan daun salam.
Sayur lodeh khas Ngawi ini memiliki rasa yang gurih, sedikit pedas, dan berpadu sempurna dengan ketupat atau sego tiwul.
Kuliner khas Lebaran di Ngawi memang memiliki cita rasa yang khas dan kaya akan rempah.
Dari sambal lethok yang menggugah selera, sego tiwul yang autentik, ledre yang renyah, hingga sayur lodeh khas dengan kluwih, semuanya menjadi bagian dari tradisi yang terus lestari.
Bagi perantau asal Ngawi, mencicipi kuliner ini saat Lebaran bisa menjadi cara untuk mengenang kampung halaman.
Jadi, jika berkesempatan merayakan Lebaran di Ngawi, jangan lewatkan untuk menikmati sajian khas ini.