Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik

Husna Rahmayunita, Dinda Rachmawati

Kamis, 03 April 2025 | 09:24 WIB
Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
Pekerja menyelesaikan pembangunan bagian luar Masjid Al Jabbar di Cimincrang, Bandung, Jawa Barat, Selasa (6/12/2022). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Suara.com - Pembangunan Masjid Raya Al Jabbar di Kota Bandung kembali menjadi sorotan setelah Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi, mengungkap adanya beban utang dalam proyek ini. 

Dalam sebuah unggahan di media sosialnya, Dedi Mulyadi bersama tim transisi Pemprov Jabar membahas sumber dana pembangunan masjid megah yang dibangun pada masa pemerintahan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Biaya Fantastis dan Sumber Dana

Masjid yang berdiri di atas tanah seluas 25,99 hektare ini menghabiskan anggaran mencapai Rp1,2 triliun. Salah satu hal yang mengejutkan publik adalah fakta bahwa sebagian anggaran tersebut berasal dari pinjaman dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). 

Menurut informasi yang diungkap Dedi, total pinjaman PEN untuk proyek ini mencapai Rp3,4 triliun, dibagi ke dalam dua termin. Termin pertama sebesar Rp2,2 triliun kini sudah memasuki tahun keempat masa cicilan.

Sementara itu, termin kedua sebesar Rp1,2 triliun baru akan selesai dibayar pada tahun 2029. Dengan skema pembayaran yang ada, Pemprov Jabar harus mencicil sebesar Rp 566 miliar per tahun hingga 2028, dengan sisa cicilan terakhir Rp211 miliar pada 2029.

"Oh jadi Al Jabbar itu dibangun dari dana pinjaman?," tanya Dedi Mulyadi seperti dikutip akun Instagram @bandungunfold pada Kamis (3/4/2025).

"Total utang pokok utangnya Rp3,4 T dibagikan 2 termin," jelas seorang pria dalam video.

Tidak hanya soal utang, biaya pemeliharaan Masjid Al Jabbar juga tak kalah mengejutkan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyebut bahwa biaya pemeliharaan masjid ini mencapai Rp 42 miliar per tahun.

baca juga

"Biaya pemeliharaan per tahunnya Masjid Al Jabbar berapa?," tanya Dedi Mulyadi lagi.

"Al Jabbar itu ada di Rp42 miliar," jawab orang tersebut lagi.

Angka ini pun menuai banyak kritik, baik dari masyarakat maupun warganet di media sosial.

Reaksi Publik dan Kritik Netizen

Setelah fakta-fakta ini terungkap, banyak netizen yang mempertanyakan kebijakan pembangunan masjid dengan dana pinjaman. 

Beberapa komentar di media sosial mencerminkan keresahan masyarakat terhadap proyek ini.

Masjid Al Jabbar. (Suara.com/Dini Afrianti)
Masjid Al Jabbar. (Suara.com/Dini Afrianti)

"Indonesia sumpah semua sakit, rumah Allah dibangun dengan pinjaman riba kah? Dan itu Rp 42 Miliar per tahun, Allahuakbar!," tulis salah satu netizen.

"Memberi makan orang yang kelaparan jauh lebih baik daripada membangun 1000 masjid. Ngerti sekarang? Ngerti dong, Rp 42 miliar bisa buat makan fakir miskin 20 tahun," komentar pengguna lain.

"Saya Muslim, dan saya rasa tidak ada urgensinya membangun masjid sampai triliunan di Jabar, karena setiap RW sudah ada masjid yang memadai. Perawatan pertahun bisa untuk membangun ruang kelas baru," kata seorang netizen.

"Bagus ini informasi, jadi ketahuan belangnya pemrakarsa masjid yang sebenarnya tidak terlalu penting. Lebih baik merenovasi sekolah atau puskesmas daripada menghabiskan uang untuk proyek seperti ini," tambah yang lainnya.

Pertimbangan Prioritas Pembangunan

Pembangunan masjid yang megah memang dapat menjadi ikon keagamaan dan wisata religi. Namun, ketika sumber dananya berasal dari utang yang harus dibayar dalam jangka panjang, timbul pertanyaan apakah proyek ini benar-benar mendesak dibandingkan kebutuhan lain seperti infrastruktur pendidikan dan kesehatan.

Dedi Mulyadi sendiri menyoroti bahwa beban keuangan yang harus ditanggung Pemprov Jabar ke depannya cukup besar. Dengan anggaran yang sangat besar ini, sebagian masyarakat menilai bahwa dana tersebut lebih baik digunakan untuk keperluan yang lebih mendesak, seperti renovasi sekolah, puskesmas, atau peningkatan kesejahteraan masyarakat yang masih berjuang secara ekonomi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Jabar yang Taat Pajak Jangan Iri karena Tak Dapat Pemutihan, Dedi Mulyadi Siapkan Surprise

Warga Jabar yang Taat Pajak Jangan Iri karena Tak Dapat Pemutihan, Dedi Mulyadi Siapkan Surprise

News | Rabu, 02 April 2025 | 21:47 WIB

Soal Kades Klapanunggal Palak THR, Dedi Mulyadi Geram: Sama dengan Preman, Harus Diproses Hukum

Soal Kades Klapanunggal Palak THR, Dedi Mulyadi Geram: Sama dengan Preman, Harus Diproses Hukum

News | Rabu, 02 April 2025 | 16:49 WIB

Blunder Izinkan Mudik Pakai Mobil Dinas, Dedi Mulyadi Panggil Wali Kota Depok 8 April

Blunder Izinkan Mudik Pakai Mobil Dinas, Dedi Mulyadi Panggil Wali Kota Depok 8 April

News | Rabu, 02 April 2025 | 16:27 WIB

Terkini

Review Film Apocalypse Z: New World, Sajikan Teror Zombie di Tanah Spanyol!

Review Film Apocalypse Z: New World, Sajikan Teror Zombie di Tanah Spanyol!

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 06:20 WIB

Apa Itu LIMS? Sistem yang Digunakan untuk Menyadap HP Prabowo, Ketahui Cara Kerjanya

Apa Itu LIMS? Sistem yang Digunakan untuk Menyadap HP Prabowo, Ketahui Cara Kerjanya

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 06:13 WIB

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

×