Ironi Dugaan Pelecehan Dokter Residen pada Keluarga Pasien, Dibius Demi Lancarkan Aksi

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Rabu, 09 April 2025 | 12:17 WIB
Ironi Dugaan Pelecehan Dokter Residen pada Keluarga Pasien, Dibius Demi Lancarkan Aksi
Ilustrasi pelecehan (Freepik)

Suara.com - Media sosial dihebohkan dengan dugaan terjadinya pelecehan seksual terhadap penunggu pasien di rumah sakit. Pelecehan itu diduga dilakukan oleh dokter residen Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi.

Kabar itu salah satunya diunggah dalam akun x @txtdarijasputih dan akun Instagram @ppdsgramm.

Kronologi

Akun X @txtdarijasputih mengnggah tangkapan layar yang berisi pesan singkat menyangkut oknum residen PDDS Fakultas Kedokteran (FK) di salah satu perguruan tinggi ternama Tanah Air. Residen itu diduga membuat korban tak sadarkan diri dengan akses obat bius yang mereka miliki.

“Assalamualaikum dok, izin saya mendapat informasi bahwa ada 2 Residen Anestesi PPDS FK (sensor) melakukan pemerkos**n kepada penunggu pasien dengan menggunakan obat bius,” tulis isi pesan yang diunggah.

Pada unggahan akun X tersebut juga melampirkan kronologi sementara di mana korban merupakan anak seorang pasien yang dirawat di ICU.

Ayah dari korban yang merupakan pasien ICU disebut membutuhkan tranfusi darah. Kemudian pelaku menawarkan agar korban (anak pasien yang merupakan perempuan) diperiksa untuk melihat kecocokan darah dengan sang ayah (crossmatch).

Korban kemudian dibawa ke gedung MCHC rumah sakit lantai 7 di mana gedung tersebut baru dan kosong.

"Di lantai 7, korban disuruh ganti baju pakai baju pasien. Terus dipasang akses IV," tulisan dalam tangkapan layar tersebut.

baca juga

Pasien diduga tak mengerti prosedur untuk pemeriksaan sehingga menuruti instruksi sang pelaku yang merupakan residen. Kemudian pasien diduga disuntik midazolam, sebuah induksi anastesi yang membuat tak sadarkan diri.

Kronologi residen lecehkan keluarga pasien (X)
Kronologi residen lecehkan keluarga pasien (X)

Usai korban tak sadarkan diri, pelaku melancarkan aksinya untuk melecehkannya.

Pelaku menunggu korban sadar setelah diduga melecehkannya. Korban disebut baru sadar sekitar jam 4 atau 5 pagi dengan jalan sempoyongan.

"Terus abis 'cross match' itu korban ngeluh sakit bukan hanya bekas akses IV tapi kemaluan juga sakit. Akhirnya si korban minta visum ke Spog. Ketahuanlah ada bekas sperma," tulisan dalam tangkapan layar.

"Terus di MHCH lantai 7 itu juga setelah dicek, ada bekas sperma bercecer-cecer di lantai. Besoknya MCHC 7 dipasang police line," tandasnya.

Pelaku Sudah Diamankan

Adik korban sempat speak up menganai kejadian nahas yang dialami sang kakak. Hal ini disampaikan oleh Dokter Spesialis Konservasi Gigi UGM, drg. Mirza Mangku Anom melalui akun Instagramnya.

Pada unggahan di akun Instagrammnya, dokter Mirza turut memviralkan kasus residen tersebut. Ia kemudian mendapat pesan dari adik korban di mana tangkapan layar pesan diunggah di Instagram Story.

Unggahan dokter Mirza (Instagram)
Unggahan dokter Mirza (Instagram)

"Dok, makasih banyak sudah speakup, saya adik dari korban karena selama ini saya mau sepak up tidak bisa, terima kasih," pesan adik korban.

"Betul kronologinya seperti itu, bahkan polsi menemukan dua kresesk di tempat kejadian yang di mana satu kreseknya ada obat bius dan lain lain, dan ada kondom yang ada isi (sperma), dan 1 kresek tidak ada kondom melainkan obat bius dll," imbuhnya.

Polisi menduga ada korban lain, pasalnya ada kresek lain yang sudah lama di simpan di lantai tempat kejadian.

Kakak dari korban juga sempat turut berkirim pesan dengan dokter Mirza. Sang kakak menyebut pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib dan sudah masuk ke gelar perkara. Sementara ayah korban yang merupakan pasien sudah meninggal tanggal 28 Maret lalu.

Korban sendiri merupakan anak kedua dari tiga bersaudara yang merupakan perempuan semua. Baik kakak mau pun adik korban sudah ikut speak up melalui media sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Detektif Absen Hadiri Mediasi, Kasus dengan Richard Lee di Polres Jaksel Berlanjut

Dokter Detektif Absen Hadiri Mediasi, Kasus dengan Richard Lee di Polres Jaksel Berlanjut

Entertainment | Rabu, 09 April 2025 | 11:17 WIB

Heboh Pelecehan saat Mudik, Ini Tips Buat Wanita Menghadapi Predator Seks di Transportasi Umum

Heboh Pelecehan saat Mudik, Ini Tips Buat Wanita Menghadapi Predator Seks di Transportasi Umum

Lifestyle | Selasa, 08 April 2025 | 18:17 WIB

Kanker Masih Jadi Tantangan, Perlu Pendekatan Personal dan Terukur untuk Tangani Pasien

Kanker Masih Jadi Tantangan, Perlu Pendekatan Personal dan Terukur untuk Tangani Pasien

Health | Selasa, 08 April 2025 | 16:28 WIB

Terkini

Bentuk Satgas Khusus, Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Bikin Desa Untung

Bentuk Satgas Khusus, Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Bikin Desa Untung

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 16:28 WIB

Tayang Oktober, Drakor Final Table Bagikan Keseruan Pembacaan Naskah

Tayang Oktober, Drakor Final Table Bagikan Keseruan Pembacaan Naskah

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 16:20 WIB

Purbaya Pastikan Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Ditanggung APBN 2 Tahun

Purbaya Pastikan Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Ditanggung APBN 2 Tahun

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 16:17 WIB

Asal Bakar Rumput, 80 Hektare Hutan Produksi di Kolaka Timur Ludes

Asal Bakar Rumput, 80 Hektare Hutan Produksi di Kolaka Timur Ludes

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 16:14 WIB

Sunscreen Skin Aqua Tutup Putih Bisa Bikin Cerah? Cek Klaim dan Ulasan Penggunanya

Sunscreen Skin Aqua Tutup Putih Bisa Bikin Cerah? Cek Klaim dan Ulasan Penggunanya

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 16:05 WIB

2 Polisi Gadungan Diduga Aniaya Warga hingga Tewas Ditangkap

2 Polisi Gadungan Diduga Aniaya Warga hingga Tewas Ditangkap

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 15:59 WIB

Basarnas Palu Siagakan KN SAR Baladewa Cari Kapal Virgo Transport Hilang

Basarnas Palu Siagakan KN SAR Baladewa Cari Kapal Virgo Transport Hilang

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:54 WIB

Stop Sikap Overproud: Pejabat Bukan Raja, Kenapa Masih Disambut Berlebihan?

Stop Sikap Overproud: Pejabat Bukan Raja, Kenapa Masih Disambut Berlebihan?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 15:50 WIB

Pembukaan MTQ Nasional XXXI, Gubernur Khofifah Dukung Kafilah Jatim untuk Berikan Hasil Gemilang

Pembukaan MTQ Nasional XXXI, Gubernur Khofifah Dukung Kafilah Jatim untuk Berikan Hasil Gemilang

Jatim | Minggu, 13 September 2026 | 15:47 WIB

Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana

Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 15:31 WIB

×