Belajar dari Titiek Puspa, Bangun Usaha Katering hingga Sukses Puluhan Tahun

Husna Rahmayunita

Jum'at, 11 April 2025 | 13:23 WIB
Belajar dari Titiek Puspa, Bangun Usaha Katering hingga Sukses Puluhan Tahun
Titiek Puspa dengan usaha Puspa Catering. [Instagram/@puspacatering]

Suara.com - Selain dikenal sebagai seniman legendaris, Titiek Puspa merupakan seorang pengusaha kuliner. Titiek memiliki usaha katering yang diberi nama Puspa Catering.

Bisnis ini didirikan oleh Titiek Puspa dan adik-adiknya pada 1984. Sampai saat ini, usaha yang berumur 40 tahun lebih itu tetap eksis melayani customer.

Menariknya, kepiawaian Titiek Puspa mengelola usaha katering tidak didapat dari sekolah khusus masak. Pencipta lagu "Kupu-kupu Malam" ini belajar dari saudara-saudaranya yang memiliki pengalaman di bidang kuliner.

Menilik situs resmi, Puspa Catering menyediakan berbagai makanan bermutu dengn pelayanan selevel hotel berbintang. Macam-macam menu yang ditawarkan dijamin kualitasnya dan memiliki cita rasa yang eksklusif.

Puspa Catering bisa dipesan sesuai permintaan untuk acara pribadi maupun formal seperti pernikahan. Tak hanya masakan Nusantara, usaha ini juga menyediakan menu mancanegara seperti China, Jepang dan Eropa. Cara penyajiannya pun bervariasi, bisa snack box, aneka jajan pasar, boks, menu dalam gubug (stall) hingga prasmanan (bufet).

Titiek Puspa meninggal dunia dalam usia 87 tahun. [Dok. Istimewa]
Titiek Puspa meninggal dunia dalam usia 87 tahun. [Dok. Istimewa]

Semua dijamin kualitas rasa, penampakan serta pelayanannya, sehingga Puspa Catering pun kerap diandalkan dalam acara perorangan maupun kelompok.

Pelanggan bisnis keluarga Titiek Puspa ini berasal dari berbagai kalangan mulai dari organisasi kemasyarakatan, perusahaan BUMN, swasta, instansi pemerintah hingga Istana Negara.

Titiek Puspa sempat membongkar rahasia di balik kesuksesan usaha kateringnya. Wanita kelahiran 1 November 1937 tersebut menekankan sejumlah aspek.

Bukan hanya soal cita rasa, namun Titiek Puspa juga mementingkan relasi antara pemilik dan pegawai serta sikap jujur dalam melayani.

baca juga

1. Jujur

Titiek Puspa meninggal dunia, apakah TitIek Puspa keturunan cina.
Titiek Puspa meninggal dunia, apakah TitIek Puspa keturunan cina.

Sebagai pelaku usaha, Titiek Puspa mengingatkan tentang kesadaran diri. Kesempatan dalam membuka bisnis yang diberikan oleh Sang Pencipta harus dijaga sebaik dan sejujur mungkin.

"Supaya awet (bisnisnya), saya pesan kepada adik-adik dan pegawai 'Jangan satu sendok pun, kamu ambil milik orang lain'. Jadi misalnya ada pesan 10 ya 10, 1000 ya 1000," ujarnya dikutip dari wawancara YouTube Net Entertainment pada 2014.

2. Jaga hubungan baik dengan pegawai

Titiek Puspa percaya, kesuksesan yang didapat bukan karena pemilik namun juga pegawai yang membantu menjalankan usaha. Maka dari itu, perlu saling menghargai satu sama lain.

"Dengan para pegawai kita kumpul, waktu kumpul ya kita bercanda, foto-foto, makan bareng. Jadi mereka seperti ada di rumah sendiri, saling menghormati," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dwi Andhika Rindu Pelukan dan Kritik Khas Titiek Puspa: Eyang Seperti Keluarga Sendiri

Dwi Andhika Rindu Pelukan dan Kritik Khas Titiek Puspa: Eyang Seperti Keluarga Sendiri

Entertainment | Jum'at, 11 April 2025 | 13:13 WIB

Menkraf Riefky Kenang Titiek Puspa: Seniman Abadi Bagi Industri Kreatif!

Menkraf Riefky Kenang Titiek Puspa: Seniman Abadi Bagi Industri Kreatif!

News | Jum'at, 11 April 2025 | 13:05 WIB

Pesan Titiek Puspa Saat Kris Dayanti Terjun ke Dunia Politik

Pesan Titiek Puspa Saat Kris Dayanti Terjun ke Dunia Politik

Entertainment | Jum'at, 11 April 2025 | 12:56 WIB

Terkini

Jelajah Rasa Sambil Menikmati Pemandangan Jakarta di Langit Nusantara

Jelajah Rasa Sambil Menikmati Pemandangan Jakarta di Langit Nusantara

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:16 WIB

Acara Anti-Hoaks Berujung Bumerang, Raffi Ahmad Dituding Lakukan Pencitraan Lewat Massa Settingan

Acara Anti-Hoaks Berujung Bumerang, Raffi Ahmad Dituding Lakukan Pencitraan Lewat Massa Settingan

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:11 WIB

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:57 WIB

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:41 WIB

×