Ini Beda Jumat Agung dan Paskah, Pahami Perbedaan dan Rangkaian Ibadahnya

Chyntia Sami Bhayangkara

Minggu, 13 April 2025 | 16:55 WIB
Ini Beda Jumat Agung dan Paskah, Pahami Perbedaan dan Rangkaian Ibadahnya
Beda jumat agung dan paskah (Freepik)

Suara.com - Jumat Agung dan Paskah adalah dua hari suci bagi umat Kristen. Meski terjadi dalam satu pekan, Jumat Agung dan Paskah ternyata punya makna berbeda. 

Berdasarkan SKB 3 Menteri, pada tahun 2025 ini, Jumat Agung akan jatuh pada tanggal 18 April 2025 sementara Paskah akan jatuh pada hari Minggu, 20 April 2025. Supaya bisa lebih memaknai keduanya, simak informasi berikut.

Perbedaan Jumat Agung dan Paskah

Meskipun keduanya merupakan bagian dari perayaan Paskah, Jumat Agung dan Paskah memiliki perbedaan pada peristiwa yang diperingati dan suasana yang meliputinya. Jumat Agung adalah hari peringatan akan penyaliban dan kematian Yesus Kristus di kayu salib.

Suasana pada hari Jumat cenderung khusyuk, penuh duka, dan refleksi atas pengorbanan Yesus. Umat Kristen mengenang penderitaan dan wafat-Nya sebagai bagian dari rencana keselamatan Allah bagi umat manusia.

Sebaliknya, Paskah adalah hari raya yang penuh sukacita dan kemenangan. Paskah merayakan kebangkitan Yesus Kristus dari kematian pada hari Minggu setelah penyaliban. Kebangkitan ini merupakan inti dari iman Kristen, melambangkan kemenangan atas dosa dan maut, serta harapan akan kehidupan kekal bagi para pengikut-Nya.

Makna Jumat Agung

Jumat Agung memiliki makna yang sangat mendalam bagi umat Kristen. Hari ini adalah pengingat akan pengorbanan terbesar dalam sejarah, di mana Yesus Kristus, diyakini sebagai Anak Allah, menyerahkan nyawa-Nya untuk menebus dosa umat manusia.

Kematian-Nya di kayu salib dilihat sebagai wujud kasih Allah yang tak terhingga kepada dunia. Umat Kristen merenungkan penderitaan fisik dan spiritual yang dialami Yesus, serta implikasi dari pengorbanan tersebut bagi keselamatan mereka. Ibadah pada Jumat Agung seringkali diisi dengan pembacaan kisah sengsara Yesus, penghormatan salib, dan suasana hening sebagai bentuk duka cita.

Makna Paskah

Paskah adalah puncak dari seluruh rangkaian perayaan Paskah. Kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati adalah fondasi utama dari iman Kristen.

Peristiwa ini membuktikan keilahian Yesus, mengalahkan kuasa dosa dan maut, serta memberikan harapan akan kebangkitan dan kehidupan kekal bagi siapa saja yang percaya kepada-Nya. Suasana Paskah dipenuhi dengan sukacita, pujian, dan ucapan syukur.

baca juga

Ibadah Paskah seringkali diwarnai dengan nyanyian-nyanyian kemenangan, pembacaan Kitab Suci tentang kebangkitan, dan perayaan Ekaristi sebagai wujud syukur atas karunia keselamatan.

Rangkaian Ibadah Paskah

Perayaan Paskah adalah rangkaian ibadah khidmat yang mencapai puncak pada Minggu Paskah, dikenal sebagai Pekan Suci. Ini membawa umat merenungkan karya penyelamatan Allah melalui Yesus Kristus.

Minggu Palma

Memperingati kedatangan Yesus ke Yerusalem, disambut dengan daun palem sebagai simbol kemenangan sebelum sengsara-Nya. Ibadah ini sering diwarnai pemberkatan dan pembagian daun palem.

Kamis Putih (Malam Perjamuan Terakhir)

Mengenang Perjamuan Terakhir Yesus bersama murid-murid, penetapan Ekaristi sebagai peringatan tubuh dan darah-Nya, serta perintah saling mengasihi yang dicontohkan dengan ritus pembasuhan kaki dalam beberapa tradisi.

Jumat Agung

Puncak duka, memperingati penyaliban dan kematian Yesus Kristus. Ibadah khusyuk diisi pembacaan kisah sengsara, doa syafaat, dan penghormatan salib. Ekaristi mungkin tidak dirayakan sebagai tanda duka.

Sabtu Suci (Malam Paskah)

Hari transisi, menanti kebangkitan Kristus. Malamnya, vigil agung Malam Paskah dirayakan dengan upacara cahaya, pembacaan kisah penyelamatan, pemberkatan air baptis, dan Ekaristi pertama setelah Prapaskah, melambangkan peralihan dari kegelapan menuju terang kebangkitan.

Minggu Paskah (Hari Raya Paskah)

Puncak sukacita merayakan kebangkitan Yesus, inti iman Kristen yang membuktikan kemenangan atas dosa dan maut, serta harapan kehidupan kekal. Ibadah penuh pujian dan syukur, pembacaan kisah kebangkitan, dan perayaan Ekaristi. Perayaan ini berlanjut selama beberapa minggu dalam masa Paskah.

Itulah penjelasan mengenai beda Jumat Agung  dan paskah yang harus dipahami.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inilah Warna Liturgi Jumat Agung dan Makna Mendalam di Baliknya

Inilah Warna Liturgi Jumat Agung dan Makna Mendalam di Baliknya

Lifestyle | Minggu, 13 April 2025 | 16:36 WIB

Siap-Siap Healing! Ini Jadwal Libur Paskah 2025 dan Potensi Cuti Tambahan

Siap-Siap Healing! Ini Jadwal Libur Paskah 2025 dan Potensi Cuti Tambahan

Lifestyle | Sabtu, 12 April 2025 | 20:44 WIB

Terkini

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:22 WIB

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Health | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:01 WIB

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:58 WIB

Massa Pendemo Bakar Barier Dekat Plaza UOB, Letusan Terdengar

Massa Pendemo Bakar Barier Dekat Plaza UOB, Letusan Terdengar

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:52 WIB

Romantis! Alpha Drive One Bahas Koneksi Emosional di Lagu Baru, Talk To Me

Romantis! Alpha Drive One Bahas Koneksi Emosional di Lagu Baru, Talk To Me

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Dea OnlyFans Ikut Demo Indonesia Sadar 28 Oktober: Selfie dengan Simbol Tiga Jari

Dea OnlyFans Ikut Demo Indonesia Sadar 28 Oktober: Selfie dengan Simbol Tiga Jari

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Tutup Jalan Slamet Riyadi, Aliansi Mahasiswa Soloraya Teriakkan 'Prabowo-Gibran Penuh Kegagalan!'

Tutup Jalan Slamet Riyadi, Aliansi Mahasiswa Soloraya Teriakkan 'Prabowo-Gibran Penuh Kegagalan!'

Surakarta | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:43 WIB

×