Terungkap! Ini Biang Kerok Harga Emas Terus Meroket di 2025, Lengkap dengan Harga Akhir Pekan

M. Reza Sulaiman

Minggu, 20 April 2025 | 09:08 WIB
Terungkap! Ini Biang Kerok Harga Emas Terus Meroket di 2025, Lengkap dengan Harga Akhir Pekan
Kenapa Harga Emas Naik Terus dan Harga Terbaru Akhir Pekan (Unsplash)

Suara.com - Memasuki akhir pekan, harga emas global dan lokal masih menunjukkan tren kenaikan yang signifikan. Hal ini salah satunya didorong oleh aksi borong emas dari bank sentral dunia serta beberapa faktor lain. Lantas kenapa harga emas naik terus? Ketahui pula harga terbaru akhir pekan ini.

Menurut informasi yang dihimpun dari situs resmi PT Pegadaian, harga emas batangan dari beberapa merek terpantau cenderung mengalami penurunan pada, Sabtu, 19 April 2025. Harga emas Antam ukuran satu gram dibanderol Rp1.965.000. Penurunan juga terjadi pada emas UBS, yang saat dipatok Rp 1.993.000 per gram.

Meskipun mengalami penurunan, namun harga emas ini termasuk masih tinggi. Momen ini sekaligus dimanfaatkan oleh investor atau kolektor emas untuk melakukan pembelian atau penjualan. Akan tetapi, tetap disarankan agar calon pembeli memperhatikan tren harga serta melakukan analisa terkait kebutuhan jangka panjang sebelum melakukan transaksi.

Bagi masyarakat yang ingin menjual kembali (buyback) kolekso emas Antam, perlu diingat bahwa untuk transaksi dengan nilai di atas Rp 10 juta, mak akan dikenakan pajak penghasilan (PPh) 22 sebesar 1,5 persen dengan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Tanpa NPWP, maka tarif pajaknya akan jauh lebih tinggi.

Penyebab Harga Emas Naik

Sebenarnya, ada beragam faktor yang mempengaruhi harga emas naik, berikut diantaranya:

1. Tarif yang ditetapkan oleh Trump

Melansir Financial Express, salah satu hal yang menyebabkan harga emas naik yakni karena pengumuman tarif Trump. Dimana ia membuat kebijakan tinggi dalam ekonomi global dan meningkatkan risiko resesi, terutama untuk Amerika Serikat (AS) sendiri.

Tak sampai disitu, memburuknya konflik perdagangan antara AS dan China juga membuat mbanyak orang memilih untuk membeli emas. Di tengah ketidakpastian dan risiko global, emas dianggap jadi aset yang paling dicari. Hal ini kemudian diyakini menjadi alasan mengapa harga emas terus naik.

baca juga

Emas memang menjadi salah satu kelas aset paling disukai dalam 2–3 tahun terakhir oleh bank sentral, industri, dana yang diperdagangkan di bursa global, hingga banyak investor. Tak hanya itu, beberapa analis memprakirakan jika saat harga emas mengalami kenaikan yang cukup tinggi, maka ada kemungkinan timbulnya aksi ambil untung secara berkala.

Meski demikian, prospek investasi jangka panjang tetap berlaku terhadap logam kuning tersebut.

2. Lonjakan Inflasi

Penyebab harga emas naik yaitu adanya kekhawatiran lonjakan inflasi yang didiskusikan dalam pertemuan FOMC Fed AS. Ketua Dewan Gubernur Federal Reserve AS, Jerome Powell, memperingatkan bahwa telah terjadi lonjakan inflasi setelah Trump mengumumkan tarif impor global.

Lonjakan tersebut diprediksi dapat menyebabkan suku bunga tetap tinggi dan akan bertahan lebih lama. Apabila hal itu terjadi, maka secara tidak langsung akan menyebabkan kenaikan harga emas.

Kekhawatiran akan inflasi global sepanjang 2025 ini tentu menjadi alasan kuat lain di balik kenaikan harga emas. Faktor-faktor seperti tarif perdagangan, pelemahan dolar, hingga gangguan pasokan membuat tekanan inflasi makin terasa di berbagai belahan dunia termasuk di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas di Pegadaian Kompak Turun, Antam Tetap di Atas Rp2 Juta

Harga Emas di Pegadaian Kompak Turun, Antam Tetap di Atas Rp2 Juta

News | Sabtu, 19 April 2025 | 09:30 WIB

Harga Emas Antam Akhir Pekan, Nyaris Rp2 Juta per Gram

Harga Emas Antam Akhir Pekan, Nyaris Rp2 Juta per Gram

News | Sabtu, 19 April 2025 | 09:02 WIB

Arti Kode Huruf Pada Emas, Penanda Level Kualitas Logam Mulia

Arti Kode Huruf Pada Emas, Penanda Level Kualitas Logam Mulia

Lifestyle | Jum'at, 18 April 2025 | 16:54 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×