Pecel Masuk 10 Besar Salad Terbaik Dunia, Ada Sejarah Panjang di Balik Kesederhanaannya

Yasinta Rahmawati

Senin, 21 April 2025 | 17:33 WIB
Pecel Masuk 10 Besar Salad Terbaik Dunia, Ada Sejarah Panjang di Balik Kesederhanaannya
Ilustrasi pecel. (TasteAtlas)

Suara.com - Pecel, sajian sederhana yang mudah ditemukan di warung kaki lima, rupanya mendapat pengakuan internasional dengan masuk dalam daftar salad terbaik dunia versi TasteAtlas.

Diakses pada Senin (21/4/2025), pecel menempati posisi ke tujuh dalam daftar salad terbaik versia dunia. Pecel di sini adalah hidangan berupa kombinasi sayuran rebus yang disiram saus kacang.

Saus tersebut terbuat dari kacang tanah panggang dan rempah-rempah yang biasanya meliputi cabai, gula aren, bawang putih, air asam jawa, terasi, daun jeruk purut, garam, kencur, dan jahe. Saus kacang itu memberikan cita rasa manis dan pedas.

Untuk sayurnya sendiri umumnya terdiri dari kacang panjang, tauge, kangkung, daun singkong, daun pepaya hingga kol.

Namun tahukah kamu, di balik kesederhanaannya pecel menyimpan sejarah panjang yang menarik untuk ditelusuri, lho. Berikut ulasannya.

Ilustrasi Pecel Suarabaya. (instagram @surabayafoodies/sarahkamal)
Ilustrasi Pecel Suarabaya. (instagram @surabayafoodies/sarahkamal)

Jejak Sejarah Pecel, Sudah Ada Sejak Abad ke-9

Pecel bukanlah makanan baru dalam khazanah kuliner Nusantara. Catatan sejarah menunjukkan bahwa pecel telah dikenal sejak abad ke-9 Masehi, pada masa Kerajaan Mataram Kuno di bawah pemerintahan Raja Rakai Watukura Dyah Balitung. Dalam naskah Kakawin Ramayana, pecel disebut sebagai hidangan yang terdiri dari sayuran yang disiapkan dalam bambu panas, kemudian disajikan dengan perasan jeruk.

Selain itu, Prasasti Taji Ponorogo (901 M) dan Prasasti Siman dari Kediri (943 M) juga mencatat keberadaan pecel. Dalam prasasti tersebut, kata "pecel" merujuk pada teknik mengolah makanan dengan cara ditumbuk atau diperas.

Di sisi lain, pecel juga tercatat dalam Serat Centhini yang ditulis pada awal abad ke-19. Dalam serat itu terdapat banyak deskripsi makanan dan kebiasaan masyarakat Jawa, termasuk tentang pecel.

Pecel digambarkan sebagai salah satu makanan rakyat yang umum disantap sehari-hari, terutama oleh para pejalan dan masyarakat pedesaan.

baca juga

Serat Centhini mencatat bagaimana pecel disiapkan: menggunakan berbagai jenis sayuran seperti bayam, kenikir, dan daun pepaya, yang kemudian disiram dengan sambal kacang yang diulek halus. Ini memperkuat bahwa bentuk pecel yang dikenal sekarang adalah warisan kuliner yang berakar kuat dalam keseharian masyarakat Jawa.

Karena itu, tak heran bila setiap daerah di Jawa memiliki ciri khas pecel tersendiri. Di Yogyakarta, pecel disajikan dengan tempe dan tahu bacem. Di Madiun, pecel dikenal dengan tambahan kembang turi dan sambal kacang yang lebih pedas. Sementara di Solo, terdapat varian "pecel ndeso" yang menggunakan sambal wijen hitam.

Beragam Jenis Salad di Indonesia, Tak Cuma Pecel

Indonesia memiliki kekayaan kuliner yang luar biasa, termasuk beragam jenis salad tradisional yang menggugah selera. Selain pecel, berikut adalah beberapa salad khas Indonesia yang patut dicoba.

Gado-gado. (Instagram/@intanjenny)
Gado-gado. (Instagram/@intanjenny)

Gado-Gado

Gado-gado merupakan salad yang terdiri dari campuran sayuran rebus, tahu, tempe, telur rebus, dan lontong, disiram dengan saus kacang yang kental dan manis. Hidangan ini populer di seluruh Indonesia dan sering dijadikan menu utama. Biasanya disajikan dengan kerupuk dan emping.

Lotek

Lotek mirip dengan gado-gado, namun saus kacangnya lebih manis dan kental. Sayuran yang digunakan biasanya direbus yang kemudian diaduk menjadi satu dengan sausnya. Hidangan ini sering disajikan dengan lontong atau nasi.

Urap

Urap adalah salad sayuran rebus yang dicampur dengan parutan kelapa berbumbu. Biasanya terdiri dari bayam, kacang panjang, dan tauge, memberikan rasa gurih dan sega

Karedok

Berbeda dengan pecel dan gado-gado, karedok menggunakan sayuran mentah seperti mentimun, kacang panjang, dan kol, yang disiram dengan sambal kacang segar. Hidangan ini berasal dari Jawa Barat dan menawarkan sensasi segar dan renyah.

Plecing Kangkung

Plecing kangkung adalah salad khas Lombok yang menggunakan kangkung rebus yang disiram dengan sambal tomat pedas. Biasanya disajikan dengan nasi dan lauk pauk lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Kuliner Khas Blora yang Sayang Dilewatkan, Mulai dari Pincuk Daun Jati hingga Nasi Kobong

5 Kuliner Khas Blora yang Sayang Dilewatkan, Mulai dari Pincuk Daun Jati hingga Nasi Kobong

Lifestyle | Kamis, 27 Maret 2025 | 15:43 WIB

Mengenal Sejarah Salad: Hidangan yang Disebut Firdaus Oiwobo sebagai Makanan Orang Kaya

Mengenal Sejarah Salad: Hidangan yang Disebut Firdaus Oiwobo sebagai Makanan Orang Kaya

Lifestyle | Rabu, 05 Maret 2025 | 19:00 WIB

Makna di Balik Yee Sang Makanan Khas Tahun Baru Imlek, Lebih dari Sekadar Salad Sayur

Makna di Balik Yee Sang Makanan Khas Tahun Baru Imlek, Lebih dari Sekadar Salad Sayur

Lifestyle | Senin, 20 Januari 2025 | 18:48 WIB

Terkini

BRI Dorong Inklusi Keuangan Lewat Holding UMi yang Genap Berusia 5 Tahun

BRI Dorong Inklusi Keuangan Lewat Holding UMi yang Genap Berusia 5 Tahun

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 11:41 WIB

Holding UMi Jadi Strategi BRI Perluas Akses Keuangan dan Pemberdayaan

Holding UMi Jadi Strategi BRI Perluas Akses Keuangan dan Pemberdayaan

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 11:41 WIB

33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi

33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi

Kaltim | Minggu, 13 September 2026 | 11:38 WIB

Lima Tahun Holding UMi, BRI Bangun Ekosistem Keuangan Terintegrasi

Lima Tahun Holding UMi, BRI Bangun Ekosistem Keuangan Terintegrasi

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 11:36 WIB

Apa Kandungan Moisturizer yang Harus Dihindari oleh Remaja? Ini 7 Jawabannya

Apa Kandungan Moisturizer yang Harus Dihindari oleh Remaja? Ini 7 Jawabannya

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 11:35 WIB

5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem UMKM

5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem UMKM

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 11:33 WIB

5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh

5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh

Jogja | Minggu, 13 September 2026 | 11:30 WIB

A Wild Last Boss Appeared! Season 2 Ungkap Karakter Baru dan Jadwal Tayang

A Wild Last Boss Appeared! Season 2 Ungkap Karakter Baru dan Jadwal Tayang

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 11:30 WIB

Lima Tahun Keberadaan Holding Ultra Mikro Mampu Mendorong UMKM Naik Kelas

Lima Tahun Keberadaan Holding Ultra Mikro Mampu Mendorong UMKM Naik Kelas

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 11:29 WIB

Bukan Cuma Ekonomi, Prabowo Didorong Bawa Isu Kesehatan dan Bencana di KTT BRICS

Bukan Cuma Ekonomi, Prabowo Didorong Bawa Isu Kesehatan dan Bencana di KTT BRICS

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:26 WIB

×