Waspada! Daftar Produk Pangan Olahan Ini Terbukti Mengandung Babi menurut BPJPH

Nur Khotimah

Selasa, 22 April 2025 | 13:27 WIB
Waspada! Daftar Produk Pangan Olahan Ini Terbukti Mengandung Babi menurut BPJPH
Haikal Hassan usai dilantik sebagai Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) di Istana Negara. (Suara.com/Novian)

2. Corniche Marshmallow Rasa Apel Bentuk Teddy

Sama seperti Corniche Fluffy Jelly Marshmallow, Corniche Marshmallow Rasa Apel Bentuk Teddy juga merupakan produksi perusahaan Filipina yang diimpor ke Indonesia oleh PT Dimanik Multi Sukses.

3. ChompChomp Car Mallow

Sesuai namanya, ChompChomp Car Mallow adalah produk marshmallow bentuk mobil. Produk ini berasal dari perusahaan Tiongkok bernama Shandong Qingzhou Erko Foodstuffs Co., Ltd. dan masuk ke Indonesia setelah diimpor oleh PT Catur Global Sukses. Sama seperti dua produk sebelumnya, ChompChomp Car Mallow juga sebenarnya telah mengantongi izin edar BPOM dan sertifikasi halal BPJPH.

4. ChompChomp Flower Mallow

ChompChomp Flower Mallow diproduksi oleh Shandong Qingzhou Erko Foodstuffs Co., Ltd, Tiongkok dan masuk ke Indonesia berkat impor PT Catur Global Sukses.

5. ChompChomp Marshmallow Bentuk Tabung

Lagi-lagi produk Shandong Qingzhou Erko Foodstuffs Co., Ltd yang diimpor oleh PT Catur Global Sukses masuk ke dalam daftar pangan olahan yang mengandung unsur babi berdasarkan temuan BPJPH. Produk yang satu ini juga telah memiliki izin edar dan label halal BPJPH. Karena terbukti unsur babi, produk ini pun akan segera ditarik dari pasaran.

6. Hakiki Gelatin

baca juga

Hakiki Gelatin adalah bahan tambahan pangan pembentuk gel yang diproduksi oleh PT Hakiki Donarta. Kendati telah mengantongi izin edar dan label halal, nyatanya hasil laboratorium menunjukkan bahwa Hakiki Gelatin mengandung unsur babi.

7. Larbee - TYL Marshmallow Isi Selai Vanila

Larbee - TYL Marshmallow Isi Selai Vanila adalah buatan perusahaan Tiongkok bernama Labixiaoxin (Fujian) Foods Industrial. Produk Larbee masuk Indonesia usai diimpor oleh perusahaan Budi Indo Perkasa. Ini merupakan merek produk pangan olahan terakhir yang mengantongi izin edar dan label halal tapi terbukti mengandung unsur babi.

8. AAA Marshmallow Rasa Jeruk

AAA Marshmallow Rasa Jeruk diproduksi oleh Chaozhou Chaoan District Yongye Foods Co., Ltd dan diimpor oleh PT Aneka Anugrah Abadi. Jajanan ini baru mengantongi izin edar, tapi masih belum mendapatkan sertifikat halal.

9. SWEETME Marshmallow Rasa Cokelat

Produk terakhir yang terbukti mengandung unsur babi adalah SWEETME Marshmallow Rasa Cokelat. Lagi-lagi, produk tersebut berasal dari perusahaan Tingkok, yakni Fujian Jianmin Food Co., Ltd. Di Indonesia, produk ini dipasarkan oleh perusahaan Brother Food Indonesia.

Demikian daftar nama produk pangan olahan yang terbukti mengandung unsur babi menurut temuan BPJPH. Lebih waspada lagi ya ketika membeli makanan di pasaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Produk Skincare Pemutih Wajah Recommended Bersertifikat BPOM

7 Produk Skincare Pemutih Wajah Recommended Bersertifikat BPOM

Lifestyle | Senin, 21 April 2025 | 12:35 WIB

BPOM Indonesia: Peran, Tugas, dan Kontribusinya dalam Menjaga Kesehatan Masyarakat

BPOM Indonesia: Peran, Tugas, dan Kontribusinya dalam Menjaga Kesehatan Masyarakat

Bisnis | Jum'at, 04 April 2025 | 13:28 WIB

Waspada Hoaks! BPOM Tegaskan Pabrik Kosmetik Ratansha Tidak Ditutup

Waspada Hoaks! BPOM Tegaskan Pabrik Kosmetik Ratansha Tidak Ditutup

Lifestyle | Minggu, 23 Maret 2025 | 17:06 WIB

Terkini

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:25 WIB

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 07:18 WIB

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 07:15 WIB

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 07:05 WIB

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:03 WIB

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 07:00 WIB

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 06:58 WIB

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:57 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 06:56 WIB

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Jabar | Minggu, 13 September 2026 | 06:50 WIB

×