Mengapa Paus Fransiskus Dimakamkan dalam 3 Peti Mati? Ini Makna di Baliknya

Ruth Meliana | Suara.com

Rabu, 23 April 2025 | 16:59 WIB
Mengapa Paus Fransiskus Dimakamkan dalam 3 Peti Mati? Ini Makna di Baliknya
Proses pemakaman Paus Fransiskus (YouTube/Vatican)

Suara.com - Keputusan Paus Fransiskus untuk menyederhanakan upacara pemakamannya, termasuk memutus tradisi dimakamkan dalam tiga peti mati terpisah, menarik perhatian pada salah satu adat pemakaman paling ikonik di Vatikan.

Ritual tiga peti mati yang berakar pada tradisi selama berabad-abad, melambangkan kesucian dan otoritas kepausan. Namun, Fransiskus, sesuai dengan penolakannya yang sudah lama terhadap keagungan kepausan, menyetujui ritus baru tahun lalu yang menghapuskan praktik tersebut sepenuhnya. 

Meski Paus Fransiskus telah menyetujui keputusan untuk menghapuskan praktik ritual tiga peti mati yang telah berakar sejak berabad-abad yang lalu ini, hal tersebut tetap memantik rasa penasaran orang-orang tentang alasan mengapa Paus dimakamkan dalam 3 peti mati. 

Latar belakang Paus dimakamkan dalam tiga peti mati

Proses pemakaman Paus Fransiskus (YouTube/Vatican)
Proses pemakaman Paus Fransiskus (YouTube/Vatican)

Selama beberapa generasi, tradisi Vatikan menetapkan bahwa para Paus harus dimakamkan dalam satu set tiga peti mati. Peti mati pertama terbuat dari kayu cemara yang melambangkan kerendahan hati dan kefanaan.

Peti mati kedua terbuat dari timah untuk mengawetkan jenazah dan mencegah kerusakan. Dan peti mati terakhir dibuat dari kayu ek luar yang mencerminkan martabat dan kekuatan.

Ritual pemakaman berlapis tiga ini merupakan simbol dari peran ganda Paus sebagai gembala spiritual dan tokoh global. Dalam kematian, simbolisme tersebut menyampaikan penghormatan yang mendalam, dan bagi beberapa kritikus, hal tersebut mencerminkan aura kekuasaan yang tak terbantahkan.

Perubahan tradisi dan alasannya

Proses pemakaman Paus Fransiskus (YouTube/Vatican)
Proses pemakaman Paus Fransiskus (YouTube/Vatican)

Pada tahun 2024, Paus Fransiskus menyetujui reformasi tata cara pemakaman dalam "Ordo Exsequiarum Romani Pontificis," atau "Ritus Pemakaman bagi Paus Roma," dengan menyederhanakan beberapa elemen. Di antaranya: membuang peti mati rangkap tiga dan menggantinya dengan pemakaman yang lebih sederhana menggunakan peti mati kayu dengan bagian dalam seng.

Monsignor Diego Ravelli, pemimpin upacara liturgi Vatikan, menjelaskan bahwa reformasi tersebut dimaksudkan untuk lebih menekankan bahwa pemakaman Paus Roma adalah pemakaman seorang gembala dan murid Kristus, bukan pemakaman seorang manusia berkuasa di dunia ini.

Paus Fransiskus juga menghapus persyaratan agar jenazahnya disemayamkan di atas tandu tinggi saat disemayamkan di Basilika Santo Petrus, dan memilih cara yang lebih sederhana untuk disemayamkan langsung di hadapan bangku-bangku gereja, disertai lilin Paskah.

Keputusan Paus Fransiskus untuk meninggalkan upacara pemakaman tradisional sesuai dengan pola yang lebih luas yang telah mendefinisikan kepausannya.

Sejak terpilih pada tahun 2013, Jesuit Argentina itu telah menjauhi kemewahan. Ia tinggal di wisma tamu Santa Marta di Vatikan alih-alih di Istana Apostolik.

Paus Fransiskus juga selalu mengendarai kendaraan sederhana. Ia sering menggambarkan dirinya sendiri sebagai "uskup Roma," dan reformasi pemakamannya memperkuat citra diri itu.

Sebelum wafat, Paus Fransiskus sudah memilih lokasi pemakaman di luar Vatikan, tepatnya di Basilika St. Mary Maggiore, tempat ia rutin berdoa di hadapan ikon "Salus Populi Romani" setelah perjalanan internasional. Fransiskus mengakui bahwa hal itu adalah pengabdiannya yang besar dalam salah satu wawancara tahun 2023 dengan penyiar Meksiko N+.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beda Sinopsis Conclave vs The Two Popes: Cetak Rekor Penonton usai Paus Fransiskus Wafat

Beda Sinopsis Conclave vs The Two Popes: Cetak Rekor Penonton usai Paus Fransiskus Wafat

Lifestyle | Rabu, 23 April 2025 | 16:34 WIB

Prabowo Kirim Tim Khusus ke Pemakaman Paus: Jokowi Jadi Utusan Utama!

Prabowo Kirim Tim Khusus ke Pemakaman Paus: Jokowi Jadi Utusan Utama!

Video | Rabu, 23 April 2025 | 15:02 WIB

Tak Cuma Jokowi, Tokoh Ini Juga Dipertimbangkan Jadi Utsus Khusus ke Pemakaman Paus Fransiskus

Tak Cuma Jokowi, Tokoh Ini Juga Dipertimbangkan Jadi Utsus Khusus ke Pemakaman Paus Fransiskus

News | Rabu, 23 April 2025 | 14:39 WIB

Prabowo Absen, Jokowi Bakal Diutus ke Pemakaman Paus Fransiskus, Apa Alasannya?

Prabowo Absen, Jokowi Bakal Diutus ke Pemakaman Paus Fransiskus, Apa Alasannya?

News | Rabu, 23 April 2025 | 13:56 WIB

Prabowo Utus Jokowi Hadiri Pemakaman Paus Fransiskus

Prabowo Utus Jokowi Hadiri Pemakaman Paus Fransiskus

News | Rabu, 23 April 2025 | 13:54 WIB

Sejarah Cincin Nelayan Paus Fransiskus, Ini Alasan Harus Dihancurkan Setelah Wafat

Sejarah Cincin Nelayan Paus Fransiskus, Ini Alasan Harus Dihancurkan Setelah Wafat

Lifestyle | Rabu, 23 April 2025 | 09:51 WIB

Terkini

5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang

5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:42 WIB

5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran

5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:37 WIB

Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya

Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:33 WIB

Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas

Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pakai Sunscreen Dulu atau Day Cream Dulu? Ini Urutan Skincare yang Benar

Pakai Sunscreen Dulu atau Day Cream Dulu? Ini Urutan Skincare yang Benar

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 21:05 WIB

Bacaan Niat Puasa Enam Hari di Bulan Syawal, Ini Waktu Terbaik dan Keutamaannya

Bacaan Niat Puasa Enam Hari di Bulan Syawal, Ini Waktu Terbaik dan Keutamaannya

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:50 WIB

Promo Nonton Bioskop Spesial Lebaran, Dapat Cashback hingga Beli 1 Gratis 1 Tiket

Promo Nonton Bioskop Spesial Lebaran, Dapat Cashback hingga Beli 1 Gratis 1 Tiket

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:46 WIB

7 Tips Bersih-Bersih Rumah setelah Mudik, Dijamin Langsung Rapi dalam Sehari

7 Tips Bersih-Bersih Rumah setelah Mudik, Dijamin Langsung Rapi dalam Sehari

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:39 WIB

Update Harga Sepatu Onitsuka Tiger Ori Terbaru 2026, Jangan sampai Tertipu Barang KW!

Update Harga Sepatu Onitsuka Tiger Ori Terbaru 2026, Jangan sampai Tertipu Barang KW!

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

6 Tips Diet setelah Lebaran agar Berat Badan Turun Tanpa Tersiksa

6 Tips Diet setelah Lebaran agar Berat Badan Turun Tanpa Tersiksa

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:54 WIB