Strategi Lengkap Melindungi Kulit saat Lari, Tabir Surya Saja Tidak Cukup

Yasinta Rahmawati Suara.Com
Senin, 28 April 2025 | 14:45 WIB
Strategi Lengkap Melindungi Kulit saat Lari, Tabir Surya Saja Tidak Cukup
Ilustrasi lari. (Pexels/Mentatdgt/funcrevidn)

Suara.com - Olahraga lari memang semakin diminati, baik di kalangan atlet maupun masyarakat umum. Hal ini didukung oleh berbagai faktor, seperti meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan, banyaknya event lari yang menarik, serta semakin mudahnya akses dan bergabung dengan komunitas lari.

Namun sebagai seorang pelari, kulit dapat terkena berbagai faktor yang dapat menyebabkan kerusakan dan iritasi, seperti paparan sinar matahari, angin, keringat, dan gesekan.

Penting untuk mengikuti beberapa kiat perlindungan kulit bagi pelari guna menghindari masalah kulit di kemudian hari. Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk melindungi kulit saat berlari.

Tips untuk Melindungi Kulit saat Berlari

1. Berlari lebih awal, atau berlari lebih lambat

Diketahui waktu terburuk untuk berjemur adalah tengah hari, dari sekitar pukul 10 pagi hingga 2 siang, saat matahari sedang tinggi. Sehingga lebih direkomendasikan untuk lari di pagi hari atau sore hari hingga malam hari untuk menghindari sinar matahari yang terik.

Ilustrasi Lari Pagi (Pexels.com/Tirachard Kumtanom)
Ilustrasi Lari Pagi (Pexels.com/Tirachard Kumtanom)

2. Oleskan tabir surya

Ini adalah hal yang wajib sebelum mulai lari di luar ruangan. Sebaiknya cari tabir surya atau sunscreen dengan formula anti-keringat yang tidak akan luntur. Oleskan tabir surya dengan SPF minimal 15, dan oleskan ulang jika Anda akan berada di luar ruangan selama lebih dari dua jam.

Penting juga untuk mengoleskan tabir surya sebelum mengenakan pakaian, jadi Anda menutupi area yang mungkin terpapar saat pakaian bergeser seiring gerakan.

3. Carilah sisi jalan yang teduh

Jika memungkinkan, pilih rute yang menyediakan banyak area teduh, seperti di bawah pepohonan atau di balik bangunan. Cara ini akan membantu Anda mengurangi paparan sinar matahari.

4. Kenakan topi dan kacamata hitam

Kombinasi aksesori ini dapat berfungsi sebagai pelindung matahari yang ampuh. Topi bertepi lebar akan melindungi bagian atas kepala, telinga, dan wajah. Sementara kacamata hitam kini sering kali dilengkapi dengan fitur pemblokiran sinar ultraviolet. Jadi tak ada salahnya untuk berlari menggunakan kacamata.

Ilustrasi Lari pagi (Pexels/Ketut Subiyanto)
Ilustrasi Lari pagi (Pexels/Ketut Subiyanto)

5. Jangan lewatkan tabir surya, meski lari hanya sebentar

Anda mungkin mengira kulit aman dari bahaya sinar matahari saat berlari cepat atau sebentar, tetapi ternyata tidak demikian. Hanya dalam waktu 15 menit, sinar matahari dapat menyebabkan kerusakan, meskipun tidak terlihat seperti kulit kecokelatan atau terbakar. Jadi jangan lewatkan tabir surya.

Baca Juga: "Energizing Tourism": Menyalakan Semangat Baru Wisata Indonesia Melalui Energi dan Gerak

6. Temui dokter kulit secara teratur

Seberapa pun baiknya perlindungan terhadap sinar matahari, jika Anda sering beraktivitas di luar ruangan, kemungkinan besar kulit akan rusak. Kunjungan rutin ke dokter kulit merupakan cara yang baik untuk mengukur kerusakan dan mengatasinya sebelum menjadi masalah besar.

Perawatan Kulit setelah Lari

Rutinitas perawatan kulit pasca-lari yang ideal tidak jauh berbeda dengan rutinitas malam sehari-hari. Hal penting yang perlu diingat setelah berlari adalah "mengisi ulang". Sama seperti organ tubuh lainnya, kulit membutuhkan nutrisi dan hidrasi.

"Awali dengan pembersih yang lembut dan ber-pH seimbang, lalu oleskan semprotan atau esens yang menghidrasi untuk segera menenangkan dan menyeimbangkan kembali kulit," kata Dokter Spesialis Kulit Kosmetik Dr Amiee Vyas, dikutip dari Irish Examiner.

"Lanjutkan dengan serum pelembap yang mengandung bahan-bahan seperti panthenol atau niacinamide, yang menenangkan dan mendukung lapisan kulit adan akhiri dengan pelembap ringan. Bahan-bahan seperti peptida, asam hialuronat, dan ceramide semuanya mengunci kelembapan yang membantu Anda mempertahankan hidrasi," sambungnya.

Eksfoliasi setelah lari panjang yang penuh keringat juga penting. Tetapi jika berlari setiap hari, Anda tentu tidak ingin melakukannya secara berlebihan dan memperburuk kondisi kulit. Karena itu sebaiknya gunakan AHA dan BHA sekali atau dua kali saja dalam seminggu akan menghilangkan sel-sel kulit mati dan mencegah kelebihan sebum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI