Hardiknas 2025: Saatnya Jadikan Pendidikan Siber Tanggung Jawab Bersama

Vania Rossa | Suara.com

Rabu, 30 April 2025 | 12:06 WIB
Hardiknas 2025: Saatnya Jadikan Pendidikan Siber Tanggung Jawab Bersama
Ilustrasi Pendidikan Siber (Freepik)

Suara.com - Setiap 2 Mei, bangsa Indonesia memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) sebagai momen untuk merenungkan arah, tujuan, dan tantangan pendidikan di tanah air. Di tengah transformasi digital yang makin pesat, tahun 2025 menjadi waktu yang tepat untuk menyoroti satu aspek krusial yang tak bisa lagi diabaikan: pendidikan siber.

Di era di mana anak-anak dan remaja tumbuh dalam dunia yang serba digital, kemampuan membaca, menulis, dan berhitung saja tak lagi cukup. Mereka juga perlu literasi digital, kecakapan etika daring, hingga kesadaran terhadap keamanan siber. Sayangnya, pendidikan siber di Indonesia masih belum merata, dan kerap dianggap sebagai tugas sampingan, bukan kebutuhan mendesak.

Faktanya, meski generasi muda saat ini melek digital, kemahiran mereka dengan teknologi tidak selalu melindungi mereka dari berbagai ancaman online yang terus berkembang. Mulai dari perundungan siber (cyberbullying), paparan konten berbahaya, hingga pengambilan data tanpa izin yang membuat pengguna muda semakin rentan.

Kemunculan teknologi GenAI dan deepfake semakin memperburuk masalah ini, dengan menciptakan cara-cara baru untuk meniru, memanipulasi, dan memperdaya pengguna muda secara online melalui sarana yang berbasis AI.

Seiring dengan semakin terintegrasinya teknologi pada kehidupan generasi muda, Hari Pendidikan Nasional menjadi momentum yang mengingatkan kita semua akan bahaya digital yang mereka hadapi serta tanggung jawab bersama untuk mendidik dan melindungi mereka.

Sebagai langkah signifikan dalam upaya melindungi anak-anak di ruang digital, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) baru-baru ini mengumumkan regulasi yang membatasi usia anak-anak untuk mengakses platform digital tertentu.

Aturan ini diresmikan dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dan Perlindungan Anak.

Meskipun intervensi kebijakan merupakan langkah maju yang penting, peraturan saja tidak cukup. Dalam menciptakan lingkungan digital yang lebih aman, diperlukan peran serta dari sektor publik, pendidik, industri swasta, dan orang tua.

“Lebih dari sekadar investasi teknologi, framework pendidikan siber yang komprehensif merupakan fondasi bagi ketahanan nasional dan kesejahteraan Indonesia di masa depan," ujar Adi Rusli, Country Manager, Indonesia, Palo Alto Networks.

Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, dengan menyadari kaitan yang erat antara literasi digital dan keamanan, Adi berpendapat bahwa kita juga perlu mewujudkan kolaborasi antara pemerintah, industri, lembaga pendidikan dan masyarakat.

Pendidikan dan kewaspadaan terhadap keamanan digital dan keselamatan menjadi sangat penting. Membekali generasi pelajar berikutnya dengan pengetahuan dan kurikulum keamanan siber yang komprehensif akan membantu mengatasi kesenjangan bakat di bidang keamanan siber.

"Melindungi pengguna muda memerlukan pendekatan terpadu terhadap pendidikan, kesadaran, dan pengembangan solusi yang efektif dan inklusif. Dengan memberdayakan orang tua, pendidik, dan generasi muda menggunakan perangkat dan pengetahuan yang tepat, kita dapat membantu mereka menjelajahi dunia digital dengan percaya diri dan aman,” tambahnya.

Berikut adalah beberapa tips untuk membantu keluarga dan sekolah menciptakan pengalaman online yang aman:

Untuk Orang Tua dan Wali:

  1. Mengamankan perangkat: Pastikan semua perangkat diperbarui dengan software ter-update dan kata sandi unik yang kuat untuk melindungi diri dari ancaman siber.
  2. Menjadi panutan: : Tunjukkan perilaku online yang bertanggung jawab agar anak-anak terdorong untuk menerapkan praktik serupa.
  3. Ciptakan ruang digital yang aman: Letakkan komputer di area umum dan siapkan akun dengan akses terbatas untuk memastikan keamanan anak-anak saat menggunakan internet.
  4. Pantau perubahan yang tidak biasa dalam perilaku anak-anak: Waspadai pola-pola yang tidak biasa seperti peningkatan penggunaan perangkat, perubahan perilaku, atau penurunan aktivitas fisik harian yang signifikan.

Untuk Sekolah dan Pendidik:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

45 Ucapan Selamat Hardiknas 2025: Rayakan Semangat Belajar Sepanjang Hayat

45 Ucapan Selamat Hardiknas 2025: Rayakan Semangat Belajar Sepanjang Hayat

Lifestyle | Rabu, 30 April 2025 | 11:55 WIB

Teks Bacaan Doa Hardiknas 2025, Cocok untuk Upacara Bendera di Sekolah

Teks Bacaan Doa Hardiknas 2025, Cocok untuk Upacara Bendera di Sekolah

Lifestyle | Rabu, 30 April 2025 | 10:36 WIB

30 Quotes Hari Pendidikan Nasional 2025, Siap Dibagikan di Tanggal 2 Mei

30 Quotes Hari Pendidikan Nasional 2025, Siap Dibagikan di Tanggal 2 Mei

Lifestyle | Selasa, 29 April 2025 | 18:11 WIB

Terkini

Sering Terlihat 'Medok' Saat Pakai Blush? Ini Rahasia Pipi Merona Natural Ala Idol K-Pop

Sering Terlihat 'Medok' Saat Pakai Blush? Ini Rahasia Pipi Merona Natural Ala Idol K-Pop

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:31 WIB

Apa Itu Hantavirus? Virus Mematikan yang Renggut Nyawa Penumpang Kapal Pesiar

Apa Itu Hantavirus? Virus Mematikan yang Renggut Nyawa Penumpang Kapal Pesiar

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:13 WIB

Berapa Harga Sepatu Stradenine? Bukan Rp700 Ribuan,  Ini Faktanya

Berapa Harga Sepatu Stradenine? Bukan Rp700 Ribuan, Ini Faktanya

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:09 WIB

Ramalan 6 Shio Paling Hoki Hari Ini 5 Mei 2026, Keberuntungan di Depan Mata!

Ramalan 6 Shio Paling Hoki Hari Ini 5 Mei 2026, Keberuntungan di Depan Mata!

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:05 WIB

Stradenine Punya Siapa? Brand Lokal Bantah Terlibat Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat

Stradenine Punya Siapa? Brand Lokal Bantah Terlibat Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:42 WIB

Tren Fashion Berkelanjutan Kian Menguat, Gerakan Share The Style Ajak Masyarakat Berbagi

Tren Fashion Berkelanjutan Kian Menguat, Gerakan Share The Style Ajak Masyarakat Berbagi

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:20 WIB

Kisi-Kisi Resmi Soal Tes Manajer Koperasi Merah Putih 2026, Cek Materi yang Diujikan

Kisi-Kisi Resmi Soal Tes Manajer Koperasi Merah Putih 2026, Cek Materi yang Diujikan

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:05 WIB

Terpopuler: 5 Bedak Wardah Colorfit Warnanya Menyatu di Wajah, Rangkaian Skincare agar Bercahaya

Terpopuler: 5 Bedak Wardah Colorfit Warnanya Menyatu di Wajah, Rangkaian Skincare agar Bercahaya

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 06:50 WIB

5 Shio yang Beruntung pada 5 Mei 2026, Hidup Berubah Jadi Lebih Baik

5 Shio yang Beruntung pada 5 Mei 2026, Hidup Berubah Jadi Lebih Baik

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 06:20 WIB

4 Rekomendasi Sneakers Stradenine, Sepatu Lokal Asal Surabaya Harga Mulai Rp100 ribuan

4 Rekomendasi Sneakers Stradenine, Sepatu Lokal Asal Surabaya Harga Mulai Rp100 ribuan

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 05:45 WIB