IHSG Hari Ini Dibayangi Data Ekonomi, Cek Saham Rekomendasi dari Para Analis

M Nurhadi, Rina Anggraeni

Senin, 03 Agustus 2026 | 07:53 WIB
IHSG Hari Ini Dibayangi Data Ekonomi, Cek Saham Rekomendasi dari Para Analis
ARSIP-Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • IHSG diprediksi bergerak bervariasi dengan potensi penguatan terbatas pada Senin, 3 Agustus 2026.
  • Pergerakan pasar dibayangi sentimen geopolitik global serta penantian rilis indikator ekonomi nasional.
  • BNI Sekuritas mencatat IHSG akhir pekan lalu menguat 0,8 persen meski terjadi aksi jual asing.

Suara.com - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bakal bergerak bervariasi (mixed) dengan kecenderungan menguat pada perdagangan awal pekan, Senin (3/8/2026).

Meskipun memiliki peluang melanjutkan tren positif, pergerakan pasar saham domestik diprediksi akan berlangsung terbatas akibat dibayangi oleh sentimen geopolitik global serta penantian rilis indikator ekonomi nasional.

Para pelaku pasar diproyeksikan bakal mencermati dinamika gejolak politik di kawasan Timur Tengah yang kembali memanas, seraya memantau data inflasi dan Indeks Manufaktur (PMI) Indonesia periode Juli 2026 yang dijadwalkan rilis oleh otoritas terkait.

VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi, menjelaskan bahwa IHSG awal pekan ini memiliki ruang bergerak pada kisaran rentang support 6.170 dan resistance 6.295.

Berdasarkan pembacaan teknikal, indikator Relative Strength Index (RSI) mengindikasikan sinyal kenaikan, walaupun Moving Average Convergence Divergence (MACD) mulai menunjukkan grafik yang melandai.

"IHSG awal pekan kami perkirakan bergerak mixed cenderung menguat dalam rentang level support 6.170 dan resistance 6.295 dengan indikator RSI bergerak naik, meski MACD menunjukkan tren yang melandai," ujar Oktavianus.

Dari ranah global, ketidakpastian kembali meningkat menyusul memanasnya eskalasi hubungan antara Amerika Serikat dan Iran pascaklaim serangan terhadap kapal tanker yang melintas di Selat Hormuz.

Kondisi ini dikhawatirkan akan menekan aset-aset berisiko, yang ditandai dengan naiknya imbal hasil (yield) US Treasury tenor 10 tahun ke kisaran 4,74 persen.

Sementara dari dalam negeri, investor sedang mengantisipasi rilis data inflasi Juli 2026 yang diperkirakan berada di level 3,3 persen secara tahunan (year on year/yoy), serta data PMI Manufaktur Indonesia yang diproyeksikan naik ke level 47 walau masih tertahan di area kontraksi.

baca juga

"Kami melihat pasar akan merespons data tersebut dengan kecenderungan negatif," kata Oktavianus.

Perspektif senada disampaikan oleh Head of Retail Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana. Pihaknya menilai IHSG masih menyimpan potensi untuk bergerak menguat secara terbatas pada area support 6.180 dan resistance 6.268.

Menurut Herditya, fokus perhatian pelaku pasar hari ini akan tertuju pada publikasi laporan keuangan emiten kuartal II 2026, rilis neraca perdagangan, data inflasi, serta pergerakan nilai tukar rupiah yang berpotensi terus menguat.

Di sisi lain, laporan analisis dari BNI Sekuritas mencatat IHSG pada penutupan pekan lalu berhasil menguat 0,8 persen meskipun diwarnai aksi jual bersih (net sell) oleh investor asing sebesar kurang lebih Rp35 miliar.

Beberapa saham yang paling banyak dilepas oleh pemodal asing antara lain PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT United Tractors Tbk (UNTR), dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM).

BNI Sekuritas memproyeksikan IHSG berpeluang menguji area resistance kuat di kisaran 6.300 dengan batas support pada level 6.120–6.200. Namun, investor diingatkan untuk tetap waspada terhadap potensi koreksi susulan apabila indeks belum mampu menembus angka psikologis 6.300 tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Investor Asing Masih Kabur, Net Sell Tembus Rp72,98 Triliun Sepanjang 2026

Investor Asing Masih Kabur, Net Sell Tembus Rp72,98 Triliun Sepanjang 2026

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 10:11 WIB

Investor Asing Tarik Dana dari Pasar Saham Rp70,18 M di Sesi I, BUMI Jadi Sasaran

Investor Asing Tarik Dana dari Pasar Saham Rp70,18 M di Sesi I, BUMI Jadi Sasaran

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 14:24 WIB

IHSG Masih Perkasa di Level 6.200, Saham TINS Diincar

IHSG Masih Perkasa di Level 6.200, Saham TINS Diincar

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:21 WIB

IHSG Bergerak di Level 6.200 Pagi Ini, Saham TALF Terbang

IHSG Bergerak di Level 6.200 Pagi Ini, Saham TALF Terbang

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:19 WIB

Saham Teknologi Pimpin Rebound Wall Street, IHSG Bersiap Uji Resisten Kuat 6.300

Saham Teknologi Pimpin Rebound Wall Street, IHSG Bersiap Uji Resisten Kuat 6.300

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:28 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×