Stop Lakukan 3 Kebiasaan Buruk Ini saat Ngobrol, Bisa Bikin Kamu Dianggap Kurang Cerdas!

Nur Khotimah, Dita Alvinasari

Rabu, 30 April 2025 | 12:21 WIB
Stop Lakukan 3 Kebiasaan Buruk Ini saat Ngobrol, Bisa Bikin Kamu Dianggap Kurang Cerdas!
Ilustrasi saat sedang mengobrol dengan orang lain (Unsplash/Adam Winger)

Suara.com - Komunikasi merupakan salah satu kemampuan penting yang harus dimiliki oleh seseorang untuk berinteraksi sosial sehari-hari dengan orang lain.

Bukan hanya perihal apa yang sedang dikatakan, akan tetapi juga soal bagaimana sebuah pesan dapat diterima dan dipahami oleh orang lain.

Kemampuan komunikasi ini begitu penting karena dapat membentuk persepsi orang lain terhadap kecerdasan dan kredibilitas diri sendiri.

Sayang, beberapa kebiasaan buruk tanpa disadari sering dilakukan saat mengobrol, sehingga dapat membuat seseorang terlihat kurang pintar di mata orang lain.

Lantas, apa saja kebiasaan buruk tersebut? Dikutip dari laman Your Tango pada Rabu (30/4/2025), berikut adalah 3 kebiasaan buruk saat mengobrol yang harus dihindari.

1. Menyela Pembicaraan

Ilustrasi saat sedang mengobrol dengan orang lain (Pexels/Polina Zimmerman)
Ilustrasi saat tiga orang sedang mengobrol bersama di sebuah ruangan tertutup (Pexels/Polina Zimmerman)

Kebiasaan menyela atau memotong pembicaraan orang lain dapat dinilai sebagai tindakan yang menjengkelkan dan tentu saja kurang sopan.

Tindakan ini bisa mengindikasikan kamu kurang tertarik dengan apa yang sedang disampaikan. Kamu juga bisa dianggap tidak menghargai lawan bicara kamu.

Orang lain mungkin akan menganggap kamu orang yang tidak sabaran, egois, atau bahkan kurang memiliki kemampuan untuk mendengarkan dengan baik.

baca juga

Selain itu, kebiasaan menyela atau memotong pembicaraan ini juga bisa mengindikasikan kamu kurang paham dengan topik yang sedang dibicarakan.

Dengan demikian, ada baiknya kamu menunggu lawan bicara selesai mengungkapkan apa yang ada di pikirannya. Setelah itu, barulah kamu boleh menimpali.

2. Mendominasi Cerita

Ilustrasi saat sedang mengobrol dengan orang lain (Freepik)
Ilustrasi saat tiga orang sahabat sedang mengobrol di ruang terbuka. Dua di antaranya tampak membawa laptop (Freepik)

Bersemangat saat bercerita tentang sesuatu memang wajar, tapi jika kamu menjadi terlalu mendominasi percakapan, kebisaan ini kurang baik.

Jika kamu terus-menerus mengarahkan pembicaraan hanya tentang diri kamu sendiri, orang lain bisa saja merasa diabaikan dan tidak dihargai.

Kebiasaan mendominasi cerita ini bisa memberikan kesan bahwa kamu kurang tertarik pada perspektif orang lain dan hanya fokus kepada diri sendiri.

Kebiasaan ini tentu tidak mencerminkan kecerdasan emosional yang baik dan bisa membuat kamu terlihat kurang peka terhadap situasi sosial.

Menurut psikolog Dave Smallen, berbagi cerita itu penting untuk membangun hubungan sosial, tapi perlu dipahami apa motivasi dari tindakan tersebut.

Jika bercerita karena hanya ingin mendapat pengakuan dan kekaguman, maka tindakan seperti ini justru dapat membuat orang lain merasa tidak dihargai.

Ketimbang langsung menimpali cerita orang lain dengan cerita kita sendiri, lebih baik mendengarkan apa yang sedang diceritakan lawan bicara.

3. Terlalu Cepat Mencari Sisi Positif (Bright-siding)

Ilustrasi saat sedang mengobrol dengan orang lain (Freepik)
Ilustrasi saat dua orang yang memiliki gap umur cukup jauh sedang mengobrol  di atas sofa (Freepik)

Mencari sisi positif dalam setiap situasi memang baik, tapi bright-siding yang berlebihan dan tidak tepat waktu bisa menjadi bumerang.

Saat orang lain sedang berbagi kesulitan atau perasaan negatif, respons yang terlalu cepat, misal memberikan solusi positif bukan langkah yang tepat.

Meremehkan masalah yang sedang diceritakan juga dapat membuat lawan bicara kamu merasa tidak didengarkan dan perasaannya tidak tervalidasi.

Meskipun kamu mungkin berniat baik, tindakan ini justru bisa diartikan sebagai sikap nirempati dan ketidakmampuan kamu dalam memahami emosi orang lain.

Mengubah kebiasaan membutuhkan kesadaran diri dan waktu yang tak singkat. Mulai sekarang, cobalah untuk lebih memperhatikan cara kamu berinteraksi dengan orang lain.

Jangan lupa memberikan ruang untuk lawan bicara kamu berbicara, dengarkan dengan seksama sebelum merespons ,dan cobalah untuk memahami perspektif mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rahasia Tampil Profesional di Era Modern: 5 Tips Fashion yang Wajib Kamu Tahu

Rahasia Tampil Profesional di Era Modern: 5 Tips Fashion yang Wajib Kamu Tahu

Lifestyle | Selasa, 29 April 2025 | 17:21 WIB

6 Tips Diet Aman & Efektif: Raih Berat Badan Ideal Tanpa Sengsara!

6 Tips Diet Aman & Efektif: Raih Berat Badan Ideal Tanpa Sengsara!

Health | Senin, 28 April 2025 | 18:15 WIB

Tips Dapatkan Dana Instan Kredivo, Cek Syarat Pinjaman Online Terbaru

Tips Dapatkan Dana Instan Kredivo, Cek Syarat Pinjaman Online Terbaru

Bisnis | Senin, 28 April 2025 | 16:12 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×