Suara.com - Rambut muncul uban sering menjadi momok untuk sebagian orang. Biasanya rambut beruban dapat mempengaruhi penampilan, mengurangi rasa percaya diri, hingga menimbulkan gatal.
Uban sebenarnya bukan sesuatu yang perlu ditakuti karena termasuk proses alami tubuh seiring usia bertambah, khususnya menginjak 30 tahun ke atas.
Meskipun begitu, tidak sedikit orang sudah tumbuh uban pada rambut sebelum usia 30 tahun. Hal tersebut berasal dari banyak sebab.
Ada banyak faktor yang menjadi penyebab, salah satu atau beberapa bagian rambut berubah warna menjadi putih.
Proses folikel
Folikel rambut bisa mengalami penuaan seiring berjalannya waktu, ditandai dengan adanya perubahan warna menjadi abu atau putih, sebagai penanda, adanya bagian helai rambut terakhir yang telah mati.
Kurang nutrisi
Saat tubuh kekurangan nutrisi penting, akan menimbulkan reaksi tertentu. Salah satunya rambut beruban, karena kebutuhan vitamin B6, B12, E belum tercukupi.
Genetik, gaya hidup dan kondisi medis tertentu
Seseorang yang mewarisi genetik mudah sekali beruban sebelum, biasanya akan ikut mengalami hal sama. Selain itu, punya kebiasaan merokok, sering stress, suka begadang, serta tidak cocok pakai produk perawatan rambut dapat menjadi pemicu utama.
Sedangkan individu dengan kondisi medis seperti: penyakit autoimun, gangguan kelenjar tiroid sangat rentan muncul uban.
Terlepas dari deretan faktor yang menjadi pemicu tersebut, kalau ingin rambut tidak cepat berubah warna, ada beberapa cara efektif untuk meminimalisir uban.
Cara Mengatasi Rambut Uban Tanpa Disemir

Kebutuhan vitamin dan mineral harus selalu terpenuhi
Rambut mudah tumbuh sering mengalami perbaikan dengan mengkonsumsi mineral yang cukup. Kandungan tersebut berasal dari makanan di sekeliling, antara lain: ikan, kacang-kacangan, buah, biji-bijian.
Sedangkan vitamin yang diperlukan, yaitu: vitamin A,D,E,B6,B12,Biotin. Semua elemen tersebut, ada pada brokoli, ubi, wortel, kubis, kacang almond dan lain-lain.
Hentikan merokok
Kebiasaan merokok bukan hanya bikin paru-paru, jantung serta organ lain terkena masalah serius, folikel rambut juga bisa ikut mengalami pengecilan dan kerusakan dini.
Meminimalkan penggunaan pewarna rambut
Hal lumrah saat muncul uban, seseorang akan mengecat rambut pakai jenis warna sama atau beda dengan aslinya. Meskipun begitu, sedapat mungkin dihindari.
Karena pewarna rambut, umumnya mengandung beberapa bahan kimia, tanpa perawatan benar, lambat laun punya efek serius terhadap melanin rambut.
Meminimalkan rambut dari pancaran sinar UV
Paparan sinar ultraviolet bukan hanya berpengaruh buruk terhadap kulit, tapi juga rambut. Terlalu lama atau sering terpapar, lambat laun mempercepat kerusakan rambut, seperti: warna mudah kusam, bercabang, uban cepat muncul.
Solusi terbaik, selalu menggunakan penutup rambut, antara lain: topi, syal, kerudung dan lainnya. Jika punya tipe rambut panjang, biasa memakai topi. Usahakan mengikat secara rapi, lalu dimasukkan seluruhnya ke dalam topi.
Rutin pakai minyak esensial
Daripada menyesal kemudian hari, rambut semakin sehat, saat rutin menggunakan minyak esensial dari bahan alami, bahkan bisa juga bikin sendiri. Contohnya seperti, minyak kelapa, minyak kemiri, minyak almond, jojoba.
Masing-masing memiliki fungsi penting untuk rambut. Mulai dari minyak almond yang mampu membuat warna lebih berkilau dan menunda uban muncul sebelum waktunya.
Minyak kemiri mampu menjaga warna hitam pada rambut, membuat lebih lebat dan sehat. Sedangkan minyak kelapa dapat menjaga keratin, rambut tidak mudah rontok serta anti kusam.
Itulah beberapa penyebab dan cara meminimalkan uban tumbuh cepat. Selamat mencoba.
Kontributor : Damayanti Kahyangan