45 Kata-Kata Bijak Buddha Tentang Karma untuk Tuntunan Hidup

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Jum'at, 09 Mei 2025 | 08:34 WIB
45 Kata-Kata Bijak Buddha Tentang Karma untuk Tuntunan Hidup
kata-kata bijak buddha tentang karma (Freepik)

Suara.com - kata-kata bijak Buddha tentang karma jadi pencarian di Google jelang perayaan Hari Waisak. Dalam ajaran Buddha, karma bukanlah hukuman atau ganjaran, tetapi hukum sebab-akibat.

Apa pun yang Anda lakukan, baik atau buruk akan membuahkan hasil yang sepadan di waktu yang tepat. Kata-kata bijak Buddha tentang karma bukan hanya mengingatkan kita untuk berhati-hati dalam bertindak, tapi juga mengajarkan bahwa kehidupan adalah cerminan dari tindakan, niat, dan pikiran kita sendiri.

Berikut adalah beberapa kata-kata bijak Buddha tentang karma yang bisa Anda jadikan pengingat dan penuntun hidup.

  1. “Segala sesuatu muncul dari pikiran. Dengan pikiran, kita membentuk dunia.”
  2. “Karma adalah tindakan; bukan hasil. Hasil akan datang dengan sendirinya.”
  3. “Apa yang kita tanam, itulah yang akan kita tuai.”
  4. “Bagaikan bayangan yang tak pernah meninggalkan tubuh, begitu pula akibat dari perbuatan.”
  5. “Tak seorang pun bisa lolos dari hasil perbuatannya sendiri.”
  6. “Jika Anda ingin mengetahui masa depan Anda, lihatlah tindakan Anda hari ini.”
  7. “Perbuatan baik membawa kebahagiaan, perbuatan buruk membawa penderitaan.”
  8. “Pikiran adalah pendahulu dari segala sesuatu. Ia membentuk ucapan dan perbuatan.”
  9. “Orang bodoh yang berbuat jahat tidak menyadari bahwa dia sedang membuat luka untuk dirinya sendiri.”
  10. “Tidak ada pelarian dari karma, bahkan bagi yang bersembunyi di balik kebohongan.”
  11. “Kebajikan yang kecil pun membawa hasil. Jangan pernah meremehkan kebaikan.”
  12. “Berbuat baiklah tanpa mengharap balasan. Semesta yang akan mengatur segalanya.”
  13. “Penderitaan hari ini adalah bayangan dari pilihan kemarin.”
  14. “Tak ada doa yang bisa menghapus karma buruk, hanya perbuatan baik yang bisa menyeimbangkannya.”
  15. “Karma tidak punya tenggat waktu. Ia datang tepat ketika waktunya tiba.”
  16. “Bahkan niat adalah benih dari karma.”
  17. “Apa yang Anda lakukan terhadap orang lain akan kembali pada Anda, entah dalam bentuk yang sama atau berbeda.”
  18. “Kebaikan itu seperti gema: akan kembali padamu.”
  19. “Orang bijak memperbaiki dirinya lewat kesadaran, bukan lewat penyesalan.”
  20. “Bersabarlah dalam berbuat baik, karena hasilnya tidak datang seketika.”
  21. “Karma tidak memihak. Ia hanya menyeimbangkan.”
  22. “Kendalikan pikiran, maka Anda telah mengendalikan karma Anda.”
  23. “Tidak ada yang lebih kuat dari hukum sebab-akibat.”
  24. “Hidup ini bukan tentang keadilan instan, tetapi tentang keseimbangan abadi.”
  25. “Perbuatan kecil hari ini bisa berdampak besar di masa depan.”
  26. “Seseorang menjadi baik karena perbuatannya, bukan karena ucapannya.”
  27. “Apa pun yang Anda berikan pada dunia, akan kembali padamu dengan cara yang tak terduga.”
  28. “Berpikirlah sebelum bertindak. Pikiran adalah akar dari segalanya.”
  29. “Jangan menyakiti siapa pun jika Anda tak ingin disakiti suatu hari.”
  30. “Hanya dengan membakar benih karma buruk, seseorang bisa mencapai kedamaian.”
  31. “Hidup Anda adalah hasil dari pilihan Anda, bukan kebetulan.”
  32. “Menabur kemarahan akan menuai kesepian.”
  33. “Yang memberi dari hati akan menerima lebih dari yang dibayangkan.”
  34. “Karma buruk datang bukan untuk menghukum, tapi untuk mengajari.”
  35. “Jadilah penyebar cahaya, bukan bayangan.”
  36. “Perubahan terjadi ketika Anda menyadari bahwa Anda adalah penyebabnya.”
  37. “Kejujuran adalah investasi jangka panjang terbaik dalam hukum karma.”
  38. “Tindakan hari ini adalah nasib esok hari.”
  39. “Apa yang Anda benci dari orang lain, bisa jadi sedang tumbuh dalam diri Anda.”
  40. “Karma tidak lupa. Ia menunggu waktu yang tepat.”
  41. “Menolong orang lain adalah menolong diri sendiri secara tak langsung.”
  42. “Setiap langkah membawa jejak; setiap perbuatan meninggalkan jejak karma.”
  43. “Kebencian tidak bisa dipadamkan dengan kebencian, hanya dengan cinta kasih.”
  44. “Jika ingin masa depan yang cerah, tanam kebaikan dari sekarang.”
  45. “Jalan menuju kebebasan dimulai dari kesadaran atas tindakan sendiri.”

Penetapan Hari Waisak di Indonesia

Pemerintah Indonesia secara resmi mengakui agama Buddha sebagai salah satu agama yang sah di negara ini pada tahun 1954. Seiring waktu, Hari Waisak kemudian ditetapkan sebagai hari libur nasional melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri pada tahun 1983, bersama dengan hari raya keagamaan lainnya seperti Idul Fitri dan Natal.

Tanggal perayaan Waisak setiap tahun tidak tetap karena mengikuti perhitungan kalender lunar Buddhis. Di Indonesia, penetapan tanggal Hari Raya Waisak ditentukan oleh organisasi-organisasi keagamaan Buddha, seperti Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI) dan Majelis Agama Buddha Theravda Indonesia (MAGABUDHI).

Perhitungan dilakukan berdasarkan purnama sidhi, yaitu bulan purnama pada bulan Waisak. Setelah tanggal ditetapkan, pemerintah akan mencantumkannya dalam kalender nasional sebagai hari libur nasional.

Pada tahun 2025, Hari Raya Waisak jatuh pada hari Senin, 12 Mei 2025 dan telah ditetapkan sebagai hari libur nasional. Sementara itu, hari Selasa, 13 Mei 2025 telah ditetapkan sebagai cuti bersama.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Riwayat Hidup Siddhartha Gautama, Jejak Sang Buddha Menuju Pencerahan

Riwayat Hidup Siddhartha Gautama, Jejak Sang Buddha Menuju Pencerahan

News | Kamis, 08 Mei 2025 | 20:39 WIB

40 Kata-kata Quotes Waisak 2025 Ini Bikin Status Medsosmu Lebih Bermakna

40 Kata-kata Quotes Waisak 2025 Ini Bikin Status Medsosmu Lebih Bermakna

Lifestyle | Kamis, 08 Mei 2025 | 17:14 WIB

35 Link Twibbon Hari Waisak 2025 Gratis dengan Desain Kekinian, Sebarkan Kedamaian!

35 Link Twibbon Hari Waisak 2025 Gratis dengan Desain Kekinian, Sebarkan Kedamaian!

Lifestyle | Rabu, 07 Mei 2025 | 21:18 WIB

Terkini

Lipstik Orange Cocok untuk Kulit Apa? Ini 5 Pilihan yang Murah dan Bagus

Lipstik Orange Cocok untuk Kulit Apa? Ini 5 Pilihan yang Murah dan Bagus

Lifestyle | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:05 WIB

6 Shio Paling Beruntung pada Rabu 13 Mei 2026, Ada Shio Babi dan Kuda

6 Shio Paling Beruntung pada Rabu 13 Mei 2026, Ada Shio Babi dan Kuda

Lifestyle | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:39 WIB

Urutan Basic Skincare Wardah untuk Kulit Berjerawat, Wajah Jadi Bersih dan Sehat

Urutan Basic Skincare Wardah untuk Kulit Berjerawat, Wajah Jadi Bersih dan Sehat

Lifestyle | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:10 WIB

Organisasi Jepang Gelar Sayembara Cari Rumah Angker di Indonesia, Siapkan Imbalan Rp50 Juta

Organisasi Jepang Gelar Sayembara Cari Rumah Angker di Indonesia, Siapkan Imbalan Rp50 Juta

Lifestyle | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:52 WIB

Zulfan Hasdiansyah Bagikan Wawasan di Middle East Youth Summit 2026

Zulfan Hasdiansyah Bagikan Wawasan di Middle East Youth Summit 2026

Lifestyle | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:29 WIB

YBB Umumkan Pemenang Middle East Youth Summit 2026 di Makkah

YBB Umumkan Pemenang Middle East Youth Summit 2026 di Makkah

Lifestyle | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:42 WIB

Dialami Ayu Aulia, Benarkah Aborsi Bisa Sebabkan Wanita Kehilangan Rahim?

Dialami Ayu Aulia, Benarkah Aborsi Bisa Sebabkan Wanita Kehilangan Rahim?

Lifestyle | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:29 WIB

Di Tengah Penatnya Jakarta, Nyanyi Bareng Jakarta Bangun Komplek Digital untuk Saling Terhubung

Di Tengah Penatnya Jakarta, Nyanyi Bareng Jakarta Bangun Komplek Digital untuk Saling Terhubung

Lifestyle | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:02 WIB

Intip Harta Kekayaan Bupati Bintan Roby Kurniawan, Pejabat Muda dengan Kekayaan Fantastis

Intip Harta Kekayaan Bupati Bintan Roby Kurniawan, Pejabat Muda dengan Kekayaan Fantastis

Lifestyle | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:50 WIB

7 Ciri-Ciri Bupati R yang Pernah Menghamili Ayu Aulia sampai Kehilangan Rahim

7 Ciri-Ciri Bupati R yang Pernah Menghamili Ayu Aulia sampai Kehilangan Rahim

Lifestyle | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:08 WIB