Wisuda SMK Ala Universitas Viral Jadi Sorotan: Guru Sampai Pakai Kalung Rektor?

Dinda Rachmawati

Selasa, 13 Mei 2025 | 15:48 WIB
Wisuda SMK Ala Universitas Viral Jadi Sorotan: Guru Sampai Pakai Kalung Rektor?
Viral Wisuda SMK di Purwokerto: Gunakan Kalung Kehormatan Seperti Guru Besar (TikTok)

Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan pelaksanaan wisuda siswa SMK di Purwokerto mendadak viral di media sosial. Video tersebut diunggah oleh akun X @randomable_ dan memperlihatkan suasana wisuda Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Citra Bangsa Mandiri yang menyerupai wisuda perguruan tinggi.

Dalam video yang tersebar, terlihat para siswa mengenakan toga lengkap dengan prosesi pindah kuncir. Tidak hanya itu, kepala sekolah dan para guru juga tampak mengenakan atribut khusus berupa kalung kehormatam yang biasa digunakan dalam upacara akademik perguruan tinggi seperti wisuda sarjana atau pengukuhan guru besar.

Kalung tersebut diketahui merupakan simbol kehormatan yang biasanya dikenakan oleh pejabat struktural di lingkungan perguruan tinggi, seperti rektor, wakil rektor, ketua senat, dan sekretaris senat.

Penggunaan kalung ini secara umum dilakukan dalam acara akademik resmi sebagai bentuk penghormatan terhadap posisi tertentu dalam struktur universitas.

“Ini dunia pendidikan pada kenapa yaa?? Kenapa semakin kesini semakin banyak hal-hal yang di luar konteks? Ternyata tidak hanya muridnya yang cosplay jadi mahasiswa. Guru dan bahkan kepseknya juga cosplay jadi rektor dan jajarannya," bunyi unggahan yang kembali diposting akun tersebut, sepertu Suara.com kutip pada Selasa (13/5/2025).

Ia juga menambahkan, “Mulai dari hal kecil yaitu atribut selempang yang diambil, lalu sekarang mahasiswa perpisahan layaknya wisudawan, dan yang paling gong adalah gurunya cosplay jadi guru besar menggunakan kalung kehormatan.”

Masih dalam unggahan tersebut, disebutkan juga harapan agar simbol-simbol pendidikan tinggi tidak digunakan di luar jenjang yang semestinya. “Tolonglah Kementerian Pendidikan dan jajarannya. Mohon diperhatikan dan kembalikan sakralnya simbol pendidikan tinggi,” tulisnya.

Video ini kemudian memicu berbagai komentar dari pengguna media sosial. Beberapa cuitan netizen yang menanggapi peristiwa ini antara lain:

@and**** menulis, “Supaya murid2nya ngga perlu S1 lg kaya’nya.”

baca juga

@diy**** mencuit, “Setelah melihat ini, ga heran kualitas pendidikan di Konoha jeblok, yg bergerak dibidangnya aja kaga tau filosofi, dlu ngurus skripsi pasti pake joki.”

@mr_h**** memberikan sudut pandang berbeda, “Pandangan guru dari sisi yang berbeda mungkin agar siswa/i yang tidak bisa melanjutkan kuliah juga bisa merasakan suasana wisuda.”

@khu**** menuliskan, “Begini lah kalo negara gak ada aturan yg jelas..semua seenak2 nya. Semua rusak karena pembiaran.”

Prosesi wisuda tersebut memperlihatkan semua siswa mengenakan toga dan mengikuti tradisi pindah kuncir dari kiri ke kanan. Pindah kuncir biasanya dilakukan oleh lulusan sarjana sebagai tanda kelulusan setelah menyelesaikan studi di perguruan tinggi.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak SMK Citra Bangsa Mandiri atau dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi terkait penggunaan atribut seperti kalung jabatan dan prosesi wisuda bergaya perguruan tinggi di lingkungan sekolah menengah.

Kalung kehormatan yang digunakan oleh para guru dalam prosesi tersebut biasanya merupakan simbol formal dalam lingkungan universitas dan memiliki makna jabatan struktural tertentu.

Penggunaannya dalam acara wisuda perguruan tinggi secara umum hanya dilakukan oleh pimpinan perguruan tinggi dan pejabat senat akademik.

Fenomena ini kemudian menjadi bahan diskusi di berbagai platform media sosial. Sebagian netizen membagikan ulang video tersebut, menambahkan komentar, dan mempertanyakan tujuan serta dampaknya terhadap pemahaman publik tentang simbol-simbol akademik yang seharusnya bersifat terbatas pada lingkungan universitas.

Peristiwa ini juga memunculkan pertanyaan di kalangan warganet mengenai perlunya pedoman atau regulasi yang lebih jelas dalam pelaksanaan wisuda di sekolah menengah, khususnya yang berkaitan dengan penggunaan atribut akademik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berapa Biaya SNBT 2025? Cek Rincian Lengkap dan Jadwal Terbarunya

Berapa Biaya SNBT 2025? Cek Rincian Lengkap dan Jadwal Terbarunya

Lifestyle | Jum'at, 02 Mei 2025 | 13:10 WIB

Wisuda TK hingga SMA: Mencipta Kenangan Terakhir atau Sekadar Gengsi?

Wisuda TK hingga SMA: Mencipta Kenangan Terakhir atau Sekadar Gengsi?

Your Say | Selasa, 29 April 2025 | 10:40 WIB

Aura Cinta Sekolah di Mana? Viral usai Berani Kritik Dedi Mulyadi soal Larangan Wisuda

Aura Cinta Sekolah di Mana? Viral usai Berani Kritik Dedi Mulyadi soal Larangan Wisuda

Lifestyle | Senin, 28 April 2025 | 18:03 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×