Fresh Graduate Wajib Tahu, Alasan Soft Skill Sekarang Lebih Penting dari Sekadar Nilai di Transkrip

M. Reza Sulaiman

Kamis, 22 Mei 2025 | 21:43 WIB
Fresh Graduate Wajib Tahu, Alasan Soft Skill Sekarang Lebih Penting dari Sekadar Nilai di Transkrip
Ilustrasi wisuda (Unsplash)

Suara.com - Dalam dunia kerja yang semakin kompetitif, pengalaman akademik yang gemilang saja tidak lagi cukup.

Lebih dari sekadar nilai, kemampuan beradaptasi, kepemimpinan, dan kemauan untuk berkolaborasi yang diasah di ranah non-akademik, justru menjadi penentu keberhasilan di lingkungan profesional.

Laman resmi University of the People, Amerika Serikat, menjabarkan saat ini dunia kerja menuntut individu yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh dan memiliki soft skill yang mumpuni.

Keterlibatan dalam berbagai kegiatan di luar perkuliahan menjadi "laboratorium" nyata untuk mengembangkan kemampuan tersebut.

Dari sini, seseorang dapat belajar mengatasi tantangan, berinteraksi dengan beragam individu, hingga mengasah kepedulian terhadap sesama – kualitas-kualitas yang tak ternilai dan sangat dibutuhkan dalam menjalani profesi di masa depan.

Wisuda UPH 2025 dengan tema A Mind of Excellence. (Dok. UPH)
Wisuda UPH 2025 dengan tema A Mind of Excellence. (Dok. UPH)

Hal ini dibuktikan oleh Josephus Regaldo Lake, lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan (UPH), yang menyita perhatian dalam momen Wisuda UPH 2025 berkat rekam jejaknya dalam kegiatan non-akademik.

Josephus dinobatkan sebagai peraih Student Engagement Program (SEP) Point tertinggi di kampus utama UPH, dengan total 10.909 poin. Bukan sekadar angka, capaian ini mencerminkan dedikasinya dalam berbagai kegiatan sosial dan pengabdian kepada masyarakat selama masa kuliah.

Baginya, pengalaman ini bukan sekadar pelengkap, melainkan fondasi penting dalam membentuk karakter seorang profesional, khususnya dalam dunia medis.

“Jangan takut untuk eksplorasi. Ikuti berbagai kegiatan yang akan sangat bermanfaat ketika kita memasuki dunia kerja. Semua pengalaman itu akan membentuk kita menjadi pribadi yang lebih siap dan tangguh,” pesan Josephus, dalam keterangan resmi Wisuda UPH 2025 yang diterima Suara.com, Kamis (22/5/2025).

baca juga

Testimoni Josephus menjadi relevan di tengah arus kebutuhan industri yang kini tidak hanya mencari kandidat dengan nilai akademik tinggi, tetapi juga mereka yang memiliki soft skill unggul, kepedulian sosial, serta kemampuan beradaptasi dalam tim lintas disiplin.

Keterlibatannya dalam berbagai program sosial telah membentuk sensitivitas dan empatinya—dua kualitas yang esensial bagi seorang dokter, dan pada dasarnya bagi siapa pun yang ingin bekerja dengan manusia, bukan hanya untuk sistem.

Bagi Josephus, kuliah bukan hanya soal teori dan praktikum, tetapi juga soal belajar menjadi manusia yang lebih utuh.

Wisuda UPH 2025 yang digelar pada 15–16 Mei di Grand Chapel Kampus Lippo Village, Tangerang, mengusung tema “A Mind of Excellence” dan melepas 1.921 lulusan dari berbagai jenjang dan fakultas.

Dalam acara tersebut, selain merayakan keberhasilan akademik, UPH juga menegaskan pentingnya pengembangan karakter dan integritas sebagai bekal utama menghadapi dunia kerja yang sarat tantangan.

Rektor UPH, Dr. (Hon.) Jonathan L. Parapak, M.Eng.Sc., menyampaikan kebanggaannya terhadap lulusan UPH yang menunjukkan prestasi tidak hanya di ruang kelas, tetapi juga di masyarakat luas.

“Kami mengutus para lulusan untuk menjadi pemimpin yang berintegritas dan berdampak,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala LLDIKTI Wilayah III, Tri Munanto, S.E., M.Ak., mengingatkan bahwa di tengah transformasi digital, karakter manusia tetap menjadi pembeda utama.

“Jangan pernah berhenti belajar. Dunia membutuhkan pribadi yang tidak hanya cakap secara teknologi, tetapi juga memiliki hati untuk menginspirasi,” pesannya.

Dalam dunia kerja modern, pengalaman organisasi, kepemimpinan, hingga kegiatan sosial bukan lagi sekadar “nilai tambah”, tetapi menjadi faktor penentu. Josephus Regaldo Lake membuktikan bahwa mahasiswa aktif yang terlibat di luar kelas justru mendapatkan pembelajaran paling nyata tentang kepemimpinan, empati, dan daya juang.

Di tengah euforia wisuda, testimoni Josephus adalah pengingat bagi para lulusan muda Indonesia: jangan hanya mengejar ijazah, tetapi juga carilah pengalaman yang akan membentuk jati dirimu. Sebab dunia kerja menilai bukan hanya dari apa yang kamu ketahui, tetapi juga dari siapa kamu sebenarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Di Balik Tren Quiet Quitting: Tanda Karyawan Lelah atau Perusahaan Gagal?

Di Balik Tren Quiet Quitting: Tanda Karyawan Lelah atau Perusahaan Gagal?

Your Say | Rabu, 21 Mei 2025 | 19:17 WIB

Deretan Momen Viral Dedi Mulyadi, Sekolah Barak Hingga Vasektomi

Deretan Momen Viral Dedi Mulyadi, Sekolah Barak Hingga Vasektomi

News | Rabu, 21 Mei 2025 | 15:52 WIB

30 Contoh Soal TPA Masuk SMA Lengkap dengan Kunci Jawabannya

30 Contoh Soal TPA Masuk SMA Lengkap dengan Kunci Jawabannya

Lifestyle | Selasa, 20 Mei 2025 | 15:47 WIB

Terkini

Saya Kira Saya Malas, Ternyata Otak Saya Disetel Ulang untuk Gagal Fokus

Saya Kira Saya Malas, Ternyata Otak Saya Disetel Ulang untuk Gagal Fokus

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:25 WIB

Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival

Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:22 WIB

Sassuolo Terpuruk Tanpa Jay Idzes, Pertahanan Bobol 16 Gol dalam 8 Laga

Sassuolo Terpuruk Tanpa Jay Idzes, Pertahanan Bobol 16 Gol dalam 8 Laga

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:21 WIB

Mees Hilgers Comeback Usai 520 Hari, Pelatih Heerenveen Langsung Beri Tantangan

Mees Hilgers Comeback Usai 520 Hari, Pelatih Heerenveen Langsung Beri Tantangan

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:14 WIB

Pertamina Bidik Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat dan Bensin Hijau

Pertamina Bidik Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat dan Bensin Hijau

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:11 WIB

Uang Jadi Tolak Ukur Memperlakukan Manusia di Buku Crazy Rich Asians

Uang Jadi Tolak Ukur Memperlakukan Manusia di Buku Crazy Rich Asians

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Pembalut Dikenakan PPN, Negara Tak Etis Pajaki Kebutuhan Dasar Perempuan

Pembalut Dikenakan PPN, Negara Tak Etis Pajaki Kebutuhan Dasar Perempuan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Coach Justin Soroti Peran AXIS Nation Cup dalam Lahirkan Talenta Futsal Muda

Coach Justin Soroti Peran AXIS Nation Cup dalam Lahirkan Talenta Futsal Muda

Sport | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:03 WIB

Raffi Ahmad Cuci Tangan, Siapa Donatur Massa Bayaran Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI?

Raffi Ahmad Cuci Tangan, Siapa Donatur Massa Bayaran Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI?

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Wacana Pajak Pembalut Tuai Kecaman, Dianggap Abaikan Hak Dasar Wanita

Wacana Pajak Pembalut Tuai Kecaman, Dianggap Abaikan Hak Dasar Wanita

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:00 WIB

×