Suara.com - Air zamzam masih menjadi salah satu pilihan oleh-oleh paling populer bagi jemaah haji maupun umrah. Tahukah kalian bagaimana cara memilih air zamzam asli sebagai oleh-oleh haji?
Banyak orang ingin membawakan air zamzam sebagai hadiah spiritual dan simbol keberkahan bagi keluarga dan kerabat di Tanah Air.
Namun, karena tingginya permintaan, tidak sedikit oknum yang memanfaatkan situasi ini dengan menjual air zamzam palsu.
Maka dari itu, penting untuk memahami cara memilih air zamzam asli sebagai oleh-oleh, agar kamu tidak tertipu saat membelinya.
Asal-usul air zamzam berasal dari kisah mulia dalam sejarah nabi dalam agama Islam. Air ini muncul pertama kali saat Siti Hajar, istri dari Nabi Ibrahim AS, berlari-lari kecil antara bukit Shafa dan Marwah demi mencari air untuk anaknya, Nabi Ismail AS yang saat itu masih bayi.
Atas izin Allah, muncullah air dari bawah kaki Nabi Ismail. Kata "zamzam" sendiri diambil dari bahasa Arab yang berarti “berkumpul” karena air ini muncul secara terus-menerus dari sumber mata air yang sama hingga sekarang.
Cara Memilih Air Zamzam Asli sebagai Oleh-Oleh

Sayangnya, seiring berjalannya waktu, beredar pula air zamzam tiruan yang dikemas menyerupai aslinya.
Hal ini tentu sangat merugikan konsumen yang ingin membawa oleh-oleh berkualitas dan penuh makna.
Oleh karena itu, berikut beberapa cara dan ciri yang bisa kamu perhatikan saat memilih air zamzam asli agar tidak keliru saat membelinya:
Baca Juga: Aturan Membawa Air Zamzam ke Indonesia Sebagai Oleh-Oleh, Jangan Sembarangan!
1. Tidak Menghasilkan Busa Saat Dikocok
Ciri pertama dan paling mudah dilakukan adalah dengan mengocok air zamzam dalam kemasan galon atau botolnya.
Air zamzam yang asli tidak akan berbusa meskipun dikocok cukup keras.
Jika kamu menemukan air zamzam yang berbuih saat dikocok, kemungkinan besar itu bukan air zamzam yang murni.
2. Periksa Penjual dan Kemasan Produk
Ciri lain dari air zamzam asli adalah kemasan yang menunjukkan kredibilitas.
Biasanya, air zamzam yang sah berasal dari Arab Saudi akan memiliki label bertuliskan bahasa Arab.
Selain itu, kotak atau dus kemasannya juga sering kali disertai boarding pass atau stiker dari bandara Arab Saudi sebagai tanda bahwa barang tersebut benar-benar dibawa langsung dari Tanah Suci.
Hindari membeli dari penjual yang tidak jelas asal-usulnya.
Biasanya oknum penjual air zamzam palsu menggunakan sistem hit and run, yaitu tiba-tiba muncul menawarkan produk dan segera pergi setelah transaksi.
Mereka juga biasanya enggan menjelaskan secara detail mengenai produknya jika ditanya lebih jauh.
3. Warna Tetap Jernih dalam Waktu Lama
Cara memilih air zamzam asli sebagai oleh-oleh haji yang berikutnya adalah dari segi daya tahan dan kejernihannya.
Air zamzam asli memiliki ketahanan yang sangat baik terhadap waktu.
Bahkan jika disimpan dalam jangka waktu 5 hingga 10 tahun, air ini tidak akan berubah warna ataupun bau.
Sebaliknya, air palsu biasanya akan berubah menjadi keruh dan berbau tidak sedap dalam waktu 1 hingga 2 bulan saja.
4. Memiliki Rasa yang Khas
Air zamzam dikenal memiliki cita rasa yang unik, berbeda dari air mineral biasa.
Teksturnya terasa lebih berat dan sedikit getir saat ditelan, karena kandungan mineral dan tingkat pH-nya cukup tinggi.
Aroma dan rasanya sangat khas sehingga mudah dikenali bagi mereka yang pernah mencicipinya langsung dari sumber aslinya.
5. Gunakan Alat TDS Meter untuk Mengukur Keaslian
Jika kamu masih ragu, kamu bisa menggunakan alat pengukur TDS (Total Dissolved Solids) untuk memastikan keaslian air zamzam.
TDS digunakan untuk mengukur jumlah zat padat yang terlarut dalam air, satuannya PPM (part per million).
Air minum biasa memiliki TDS antara 10-100 PPM, sedangkan air zamzam asli memiliki angka sekitar 500 PPM.
Hal ini menandakan tingginya kandungan mineral di dalamnya. Alat ini bisa dibeli dengan mudah di berbagai marketplace online.
6. Harga Cenderung Lebih Mahal
Harga juga bisa menjadi indikator keaslian. Air zamzam asli umumnya dijual dengan harga relatif tinggi, yaitu sekitar Rp 400.000 hingga Rp 500.000 per 5 liter.
Jika kamu menemukan air zamzam dijual dengan harga sangat murah, misalnya Rp 150.000 hingga Rp 200.000, maka besar kemungkinan produk tersebut bukanlah zamzam asli.
Jangan sampai oleh-oleh yang niatnya untuk membawa keberkahan justru malah mengecewakan karena tertipu produk palsu.
Pastikan selalu membeli dari penjual yang terpercaya dan memeriksa semua ciri keaslian sebelum memutuskan untuk membeli.
Dengan mengetahui cara memilih air zamzam asli sebagai oleh-oleh, kamu bisa lebih bijak dan berhati-hati dalam membeli.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama