Dilema Gen Z, Peduli Isu Lingkungan tapi Masih Kecanduan Fast Fashion

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 27 Mei 2025 | 15:48 WIB
Dilema Gen Z, Peduli Isu Lingkungan tapi Masih Kecanduan Fast Fashion
Sejumlah aktivis saat menggelar aksi unjuk rasa terkait krisis iklim di Kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Jumat (3/3/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Kesadaran akan berbagai permasalahan lingkungan kini semakin tumbuh di tengah masyarakat. Isu-isu seperti krisis iklim, kerusakan lingkungan, dan pemanasan global mulai menarik perhatian masyarakat luas, termasuk gen Z.

Gen Z sering kali dianggap sebagai generasi yang melek terhadap isu lingkungan. Kepedulian ini hadir dari paparan informasi yang mereka akses lewat media sosial setiap harinya.

Melalui platform media sosial, gen Z pun berani menyuarakan berbagai isu sosial dan lingkungan. Namun, di balik kepedulian dan vokalnya mereka tentang isu tersebut, gen Z dihadapkan pada sebuah dilema, yaitu kecanduan fast fashion.

Menurut laporan dari platform pakaian bekas ThredUp pada tahun 2022, sepertiga dari gen Z mengatakan bahwa mereka kecanduan dengan fast fashion.

Sejumlah peserta membawa poster saat aksi krisis iklim di depan Kantor KPU, Jakarta, Jumat (3/11/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
Sejumlah peserta membawa poster saat aksi krisis iklim di depan Kantor KPU, Jakarta, Jumat (3/11/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Fast fashion adalah industri mode yang memproduksi pakaian dengan harga murah dan sesuai tren terbaru. Tak sekadar murah, proses produksinya juga dilakukan dengan cepat, sehingga dapat menimbulkan banyak dampak negatif bagi lingkungan seperti penumpukan limbah tekstil hingga pencemaran air.

Sayangnya, meskipun gen Z dikenal peduli terhadap isu lingkungan, banyak dari mereka yang tetap memilih untuk membeli pakaian fast fashion yang murah dan kekinian. Tekanan untuk tampil modis di media sosial menjadi pendorong bagi gen Z untuk terus membeli pakaian baru, seperti untuk konten “outfit of the day” di Instagram atau TikTok.

Dikutip dari Fashion United, perusahaan ultra fast fashion seperti Shein dan Temu jadi salah satu pemicunya.

Shein yang dikenal sebagai brand fast fashion asal China menawarkan pakaian yang selalu mengikuti tren terkini. Hal ini membuat banyak anak muda tergoda untuk tampil modis, tanpa mempertimbangkan dampaknya terhadap lingkungan.

Dengan harga pakaian yang lebih terjangkau dan diskon yang diberikan, tak heran jika Shein menjadi salah satu brand fesyen paling populer di dunia

baca juga

Laporan dari ThredUp tersebut mencatat bahwa sebanyak 72 persen mahasiswa gen Z telah membeli pakaian fast fashion dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Bahkan, dua dari lima orang mengaku membeli pakaian yang kemungkinan hanya akan dipakai sekali saja.

Tak hanya itu, separuh dari gen Z rutin menonton konten haul fast fashion setiap minggu, dan sebanyak 40 persen orang membuka situs fast fashion setiap harinya.

Situasi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara nilai dan tindakan. Gen Z memang mendukung keberlanjutan, namun tetap membeli pakaian fast fashion yang merusak lingkungan.

Kesadaran akan dampak negatif bagi lingkungan mengurangi niat pembelian

Menurut penelitian oleh Zimand-Sheiner dan Lissitsa pada tahun 2024, ketika gen Z diberikan informasi tentang dampak buruk Shein terhadap lingkungan, banyak dari mereka yang merasa kecewa oleh brand tersebut. Akibatnya, minat mereka untuk membeli produk dari Shein menurun.

Hal serupa juga ditemukan dari laporan ThredUp, yang menunjukkan bahwa sekitar 65 persen gen Z ingin mulai berbelanja pakaian yang lebih ramah lingkungan di tahun ini.

Artinya, generasi muda cenderung menghindari untuk membeli pakaian dari brand seperti Shein jika mereka telah mengetahui cara kerjanya yang merusak lingkungan.

Hal ini menunjukkan bahwa transparansi dan tersedianya informasi yang dapat dipercaya mengenai dampak dari fast fashion sangat penting untuk membantu generasi muda membuat pilihan dengan kesadaran penuh.

Namun, kesadaran saja tidak akan cukup. Perubahan hanya akan terjadi jika disertai dengan tindakan nyata dalam mengubah kebiasaan konsumsi. Dengan kata lain, kesadaran juga perlu dilengkapi dengan perubahan perilaku.

Penulis: Kayla Riasya Salsabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gaya Hidup Zero Waste Makin Ngetren di Kalangan Gen Z dan Milenial, Apa Saja Manfaatnya?

Gaya Hidup Zero Waste Makin Ngetren di Kalangan Gen Z dan Milenial, Apa Saja Manfaatnya?

Lifestyle | Senin, 26 Mei 2025 | 16:49 WIB

Gen Z Cemas Hadapi Krisis Iklim, Kolaborasi Lintas Generasi Jadi Kunci Solusi

Gen Z Cemas Hadapi Krisis Iklim, Kolaborasi Lintas Generasi Jadi Kunci Solusi

Lifestyle | Senin, 26 Mei 2025 | 11:18 WIB

12 Gaya Hidup Hemat ala Zaman Dulu yang Kini Diterapkan Gen Z, Apa Saja?

12 Gaya Hidup Hemat ala Zaman Dulu yang Kini Diterapkan Gen Z, Apa Saja?

Lifestyle | Minggu, 25 Mei 2025 | 19:02 WIB

Terkini

Nasib Tragis WNI Muhammad Taufiq Eks Sopir Taksi yang Jadi Tentara Bayaran Rusia

Nasib Tragis WNI Muhammad Taufiq Eks Sopir Taksi yang Jadi Tentara Bayaran Rusia

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Catat Tanggalnya! Ini Hari Paling Beruntung Tiap Zodiak di Bulan November

Catat Tanggalnya! Ini Hari Paling Beruntung Tiap Zodiak di Bulan November

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:15 WIB

4 Minyak Perontok Bulu Ketiak, Aman untuk Kulit Sensitif dan Bebas Iritasi

4 Minyak Perontok Bulu Ketiak, Aman untuk Kulit Sensitif dan Bebas Iritasi

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:15 WIB

MA Putuskan Suket Ijazah Gibran Tak Sah, PKB Sebut Jadi Rujukan Utama Sikap Politik DPR

MA Putuskan Suket Ijazah Gibran Tak Sah, PKB Sebut Jadi Rujukan Utama Sikap Politik DPR

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Sinopsis Kokkai, Drama Jepang Dibintangi Takahashi Fumiya dan Tanaka Min

Sinopsis Kokkai, Drama Jepang Dibintangi Takahashi Fumiya dan Tanaka Min

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Dari Uang Saku hingga Persoalan Sosial, Begini Cara Anak Belajar Mengambil Keputusan

Dari Uang Saku hingga Persoalan Sosial, Begini Cara Anak Belajar Mengambil Keputusan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Foto AI Prabowo Naik Whoosh Viral, Bos Humas KCIC Eva Chairunisa Tuai Sorotan

Foto AI Prabowo Naik Whoosh Viral, Bos Humas KCIC Eva Chairunisa Tuai Sorotan

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Masalah Struktural Tidak Bisa Diselesaikan dengan Nasihat Individual

Masalah Struktural Tidak Bisa Diselesaikan dengan Nasihat Individual

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Intip Harga Innova Reborn Diesel Bekas: MPV 7-Seater Favorit Kini Setara Brio Baru

Intip Harga Innova Reborn Diesel Bekas: MPV 7-Seater Favorit Kini Setara Brio Baru

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:49 WIB

5 Sabun Cuci Muka Wardah NMF yang Cocok untuk Kulit Wajah Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

5 Sabun Cuci Muka Wardah NMF yang Cocok untuk Kulit Wajah Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:45 WIB

×