Hari Susu Sedunia: Konsumsi Susu Indonesia Tak Sampai Separuh Malaysia, Peternak Lokal Apa Kabar?

Nur Khotimah, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 04 Juni 2025 | 11:55 WIB
Hari Susu Sedunia: Konsumsi Susu Indonesia Tak Sampai Separuh Malaysia, Peternak Lokal Apa Kabar?
Ilustrasi susu. (Freepik)

Suara.com - Hari Susu Sedunia atau World Milk Day baru saja diperingati pada 1 Juni 2025 kemarin, tapi sayangnya di Indonesia konsumsi susu masih rendah dibanding negara tetangga. Padahal, jika kebiasaan minum susu ditingkatkan, maka bakal semakin memberdayakan petani lokal.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan konsumsi susu masyarakat Indonesia pada 2020 hanya mencapai 16,27 kilogram per tahun. Sedangkan negara tetangga seperti Malaysia nyaris 2 kali lipat, yakni 36,2 kilogram per tahun, dan Thailand 22,2 kilogram per tahun.

Minimnya kebiasaan minum susu inilah yang dinilai jadi sebab belum optimalnya pertumbuhan anak Indonesia. Ini karena susu mengandung nutrisi penting seperti protein hewani, kalsium, vitamin D, dan fosfor yang esensial bagi pertumbuhan tulang, perkembangan otak, serta menjaga imunitas tubuh.

Di sisi lain, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melalui Pedoman Gizi Seimbang menekankan pentingnya konsumsi protein hewani seperti daging, telur, ikan, ayam, hingga susu. Kecukupan protein ini sangat vital khususnya pada kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lansia. Sayangnya, akses terhadap susu berkualitas dan edukasi mengenai manfaatnya masih belum merata.

Ilustrasi susu (Pixabay.com/Imoflow)
Ilustrasi susu (Pixabay.com/Imoflow)

Laporan Global Nutrition Report 2021 menuliskan, Indonesia termasuk negara triple burden of malnutrition, yakni mengalami 3 masalah gizi sekaligus: gizi kurang, gizi lebih, dan kekurangan mikronutrien dalam satu populasi.

Salah satu bentuk kekurangan gizi kronis yang umum dijumpai adalah stunting, yang bisa dicegah dengan asupan gizi cukup sejak bayi—dimulai dari air susu ibu (ASI), dan setelahnya mendapat makanan pendamping ASI (MPASI) dengan komposisi tinggi protein dan lemak untuk perkembangan otak dan pertumbuhan badan.

Kajian dari Journal of Dairy Science menunjukkan bahwa konsumsi rutin susu selama masa pertumbuhan mampu memperbesar massa tulang puncak (peak bone mass), yang menjadi fondasi penting untuk mencegah osteoporosis di masa tua. Selain itu, susu juga membantu pembentukan sel darah merah dan mendukung fungsi kognitif anak.

Namun, tidak hanya dari sisi konsumsi yang perlu dibenahi. Dari segi produksi, Indonesia masih menghadapi tantangan besar. BPS mencatat bahwa hanya sekitar 22 persen kebutuhan susu nasional yang dipenuhi dari produksi dalam negeri, sedangkan sisanya bergantung pada impor.

Peringatan Hari Susu Sedunia di CFD Jakarta, Minggu (1/6/2025) (foto: istimewa)
Peringatan Hari Susu Sedunia di CFD Jakarta, Minggu (1/6/2025) (foto: istimewa)

Situasi ini menempatkan peternak lokal pada posisi yang lemah dalam rantai pasok, sekaligus menciptakan ketergantungan jangka panjang terhadap produk luar negeri. Ini juga yang menurut CEO Susu Mbok Darmi, Dhony Pratama, perlu peran aktif industri untuk memberdayakan peternak lokal.

Saat membagikan 1.000 cup susu segar Mbok Darmi gratis di Car Free Day Jakarta untuk memperingati Hari Susu Sedunia, Dhony mengatakan perbaikan gizi nasional tidak bisa dilepaskan dari peran pelaku industri yang proaktif.

"Kami percaya bahwa meningkatkan konsumsi susu tidak hanya berdampak pada kesehatan individu, tetapi juga mendukung kesejahteraan peternak lokal yang menjadi tulang punggung produksi susu segar di Indonesia," ujar Dhony.

Di tempat yang sama, Ketua Komnas Perlindungan Anak, Agustinus Sirait, mengatakan seharusnya susu jadi bagian tidak terpisahkan dari hak anak atas pangan gratis. Ia juga turut memberikan edukasi kesehatan bersama komunitas-komunitas muda seperti Teman Baru dan Join Dong di momen CFD Jakarta tersebut.

"Anak-anak berhak atas gizi yang memadai. Susu segar adalah salah satu komponen penting, dan akses terhadapnya harus diperluas melalui sinergi lintas sektor," tegas Agustinus.

Adapun beberapa daerah Indonesia dengan 'lumbung' peternak lokal terbanyak yakni Jawa Tengah dan Jawa Timur, yang seharusnya bisa mendapat perhatian lebih dari pemerintah dan industri. Harus dipastikan susu dan hasil ternak lokal terserap dengan baik di masyarakat dengan harga yang layak dan terbaik dibanding susu dan produk ternak impor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Promo Susu dan Perlengkapan Balita di Indomaret Hari Ini 3 Juni 2025, Dapatkan Harga Spesial!

Promo Susu dan Perlengkapan Balita di Indomaret Hari Ini 3 Juni 2025, Dapatkan Harga Spesial!

Bisnis | Selasa, 03 Juni 2025 | 11:49 WIB

Kepala BGN Klaim Minum Susu 2 Liter Bikin Tinggi, Dokter Anak: Risiko Obesitas!

Kepala BGN Klaim Minum Susu 2 Liter Bikin Tinggi, Dokter Anak: Risiko Obesitas!

Health | Selasa, 03 Juni 2025 | 10:59 WIB

Promo Alfamart Hari Ini 2 Juni 2025 Bikin Susu Favorit Jadi Lebih Murah, Belanja Hemat Anti Boncos

Promo Alfamart Hari Ini 2 Juni 2025 Bikin Susu Favorit Jadi Lebih Murah, Belanja Hemat Anti Boncos

Bisnis | Senin, 02 Juni 2025 | 11:56 WIB

Terkini

Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning

Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:43 WIB

Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang

Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:38 WIB

Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring

Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:31 WIB

Rahasia Skin Prep Jennifer Coppen Jelang Pernikahan, Kulit Glowing dari Siraman hingga Resepsi

Rahasia Skin Prep Jennifer Coppen Jelang Pernikahan, Kulit Glowing dari Siraman hingga Resepsi

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:59 WIB

House of Amartha Perusahaan Apa? Bisnis Thariq Halilintar yang Handle Pernikahan Justin Hubner

House of Amartha Perusahaan Apa? Bisnis Thariq Halilintar yang Handle Pernikahan Justin Hubner

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:43 WIB

5 Cara Mencuci Sepatu Putih yang Menguning, Bisa Pakai Bahan-bahan di Rumah

5 Cara Mencuci Sepatu Putih yang Menguning, Bisa Pakai Bahan-bahan di Rumah

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:00 WIB

Resmi Nikahi Jennifer Coppen, Justin Hubner Keturunan Mana?

Resmi Nikahi Jennifer Coppen, Justin Hubner Keturunan Mana?

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:41 WIB

Parfum Aroma Gourmand Itu Seperti Apa? Ini 3 Rekomendasi Produk yang Wanginya Awet

Parfum Aroma Gourmand Itu Seperti Apa? Ini 3 Rekomendasi Produk yang Wanginya Awet

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:35 WIB

Kenapa Jennifer Coppen Akad Nikah Pakai Binti Ibunya? Begini Hukumnya dalam Islam

Kenapa Jennifer Coppen Akad Nikah Pakai Binti Ibunya? Begini Hukumnya dalam Islam

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:27 WIB

6 Shio Paling Beruntung Pada 14 Juni 2026, Temukan Peluang Baru di Akhir Pekan Ini

6 Shio Paling Beruntung Pada 14 Juni 2026, Temukan Peluang Baru di Akhir Pekan Ini

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:05 WIB