Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning

Vania Rossa

Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:43 WIB
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
Ilustrasi kawasan pemakaman Muslim Insira Memorial Park. (Dok. Ist)
baca 10 detik
  • Insira Memorial Park resmi beroperasi di wilayah Jabodetabek untuk menjawab tingginya kebutuhan lahan pemakaman Muslim yang tertata.
  • Pembangunan tahap awal mencakup area seluas 30 hektare yang menyediakan berbagai fasilitas pendukung serta layanan pemakaman 24 jam.
  • Masyarakat mulai menyiapkan lahan pemakaman sejak dini sebagai bentuk perencanaan hidup agar meringankan beban keluarga saat masa duka.

Suara.com - Membahas perencanaan akhir hayat mungkin masih dianggap tabu oleh sebagian orang. Padahal, semakin banyak keluarga yang mulai melihatnya sebagai bagian dari perencanaan hidup, layaknya menyiapkan dana pendidikan, asuransi, atau dana pensiun.

Salah satu hal yang mulai dipersiapkan sejak dini adalah ketersediaan lahan pemakaman. Langkah ini dinilai dapat mengurangi beban keluarga ketika menghadapi masa duka, sekaligus memberikan kepastian mengenai lokasi pemakaman yang sesuai dengan kebutuhan dan keyakinan.

Fenomena tersebut juga dipengaruhi oleh semakin terbatasnya lahan pemakaman, terutama di kawasan perkotaan seperti Jakarta dan sekitarnya. Kondisi ini membuat sebagian masyarakat memilih menyiapkan tempat peristirahatan terakhir jauh sebelum benar-benar dibutuhkan.

Melihat kebutuhan tersebut, Insira Memorial Park resmi memasuki tahap operasional setelah menyelesaikan pembangunan klaster pertamanya. Kawasan pemakaman Muslim ini kini telah melayani kebutuhan pemakaman at need, yakni layanan yang digunakan saat kedukaan terjadi.

Direktur Utama Insira Memorial Park, Nugrohadi Yuwono, mengatakan kesiapan operasional tersebut ditandai dengan dimulainya serah terima sertifikat kepemilikan kepada pelanggan.

"Saat ini perkembangan Insira Memorial Park sudah memasuki tahap operasional. Cluster pertama telah selesai dan resmi dapat difungsikan, sehingga layanan pemakaman at need sudah dapat dilaksanakan di area ini," ujarnya.

Menurut Nugrohadi, sertifikat yang diterima pelanggan tidak hanya menjadi bukti kepemilikan dan hak pemanfaatan lahan, tetapi juga memberikan kepastian legalitas serta layanan perawatan area makam.

Ia menambahkan, pengembangan tahap awal kawasan ini mencakup area seluas lebih dari 30 hektare dan masih berpotensi diperluas hingga sekitar 100 hektare untuk menjawab kebutuhan lahan pemakaman Muslim di wilayah Jabodetabek.

"Ekspansi ini kami siapkan untuk menjawab tingginya kebutuhan masyarakat akan lahan pemakaman Muslim yang tertata dan sesuai syariat, khususnya di wilayah Jabodetabek," kata Nugrohadi.

baca juga

Tak hanya menyediakan area pemakaman, kawasan ini juga dirancang dengan berbagai fasilitas pendukung seperti masjid, musala, lounge, restoran, area bermain anak, jalur pejalan kaki yang ramah lansia dan penyandang disabilitas, serta layanan pemakaman yang beroperasi selama 24 jam.

Bagi sebagian pelanggan, keputusan membeli lahan pemakaman bukan didorong rasa pesimistis, melainkan bentuk kepedulian terhadap keluarga yang ditinggalkan.

Tri Endah Handayani, salah satu pelanggan Insira Memorial Park, mengaku ingin memastikan anak-anaknya tidak kesulitan mencari lokasi pemakaman ketika waktunya tiba.

"Saya pengen di akhir hidup saya sudah menyiapkan tempat yang layak. Jadi anak-anak sudah tahu tempatnya dan saya juga tidak terlalu menyusahkan mereka nantinya," katanya.

Hal senada disampaikan Arbianti. Ia mengaku sejak lama ingin menyiapkan area pemakaman keluarga sebagai bagian dari perencanaan masa depan. Selain lokasi yang mudah dijangkau, akses menuju kawasan juga menjadi pertimbangan penting agar keluarga dapat lebih mudah berziarah.

Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan jangka panjang, mempersiapkan kebutuhan akhir hayat perlahan mulai dipandang sebagai bagian dari tanggung jawab kepada keluarga. Meski masih jarang dibicarakan, langkah tersebut kini menjadi salah satu bentuk antisipasi agar orang-orang terdekat tidak perlu menghadapi beban tambahan di tengah suasana kehilangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prosesi Pemakaman Viral, Pelayat Disuguhkan Aksi Penari Berpakaian Minim

Prosesi Pemakaman Viral, Pelayat Disuguhkan Aksi Penari Berpakaian Minim

Entertainment | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:27 WIB

Biar Nggak Mubazir, Ayah Vidi Aldiano Ungkap Bakal Bagikan Baju Almarhum Putranya

Biar Nggak Mubazir, Ayah Vidi Aldiano Ungkap Bakal Bagikan Baju Almarhum Putranya

Video | Rabu, 01 April 2026 | 18:00 WIB

Buka Lahan Pemakaman Baru, Pemkot Jakbar Relokasi 128 KK

Buka Lahan Pemakaman Baru, Pemkot Jakbar Relokasi 128 KK

Foto | Rabu, 01 April 2026 | 06:00 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×