Estimasi Biaya Liburan ke Raja Ampat Seminggu ala Backpacker

Husna Rahmayunita

Jum'at, 06 Juni 2025 | 17:28 WIB
Estimasi Biaya Liburan ke Raja Ampat Seminggu ala Backpacker
Budget Liburan ke Raja Ampat Seminggu ala Backpacker (kkp.go.id)

Suara.com - Raja Ampat menjadi destinasi impian banyak orang yang ingin menikmati keindahan alam. Namun, liburan ke sana butuh perencanaan biaya yang matang agar perjalanan tetap nyaman. Ini dia hitung-hitungan budget liburan ke Raja Ampat selama seminggu ala backpacker.

Dengan keindahan lautnya yang luar biasa dan keanekaragaman hayati yang tak tertandingi, tempat ini masuk ke dalam wishlist banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Di balik keindahan alamnya, Raja Ampat kini dihadapkan pada ancaman serius dari operasi tambang nikel yang berpotensi menghancurkan lingkungan dan mengganggu keberlangsungan komunitas adat di wilayah tersebut.

Meski begitu, impian untuk menjelajahi Raja Ampat tetap tak pernah surut. Para backpacker pun mencari cara agar liburan selama seminggu di kawasan ini bisa tetap menyenangkan sekaligus hemat.

Simak rincian budget liburan ke Raja Ampat ala backpacker selama seminggu berikut ini.

Rincian Budget Liburan ke Raja Ampat Seminggu ala Backpacker

1. Transportasi

Untuk sampai ke Raja Ampat, wisatawan harus terbang dari Jakarta ke Sorong, Papua Barat, yang biasanya menghabiskan biaya sekitar Rp2.500.000 sampai Rp3.000.000 per penerbangan sekali jalan, sesuai maskapai dan jadwal pemesanan.

Dari Sorong, lanjut menggunakan kapal laut (fastboat atau ferry) menuju Waisai, ibu kota Raja Ampat, dengan biaya sekitar Rp130.000 sampai Rp280.000 dan waktu tempuh sekitar 2 jam. Fastboat yang lebih cepat bisa mencapai Rp1.000.000.

baca juga

Untuk berpindah antar pulau di Raja Ampat, biasanya wisatawan menyewa kapal motor. Harga sewa perahu memang tergolong tinggi, berkisar antara Rp8.000.000 hingga Rp13.000.000, tapi biaya ini bisa ditekan jika dibagi dengan 10 hingga 12 orang penumpang.

2. Akomodasi

Di Raja Ampat, tersedia berbagai jenis penginapan mulai dari homestay sederhana hingga resort kelas atas. Para backpacker biasanya memilih homestay dengan harga sekitar Rp200.000 hingga Rp500.000 per malam.

Jadi, untuk 7 malam, akomodasi bisa berkisar antara Rp1.400.000 sampai Rp3.500.000.

3. Tiket Masuk Raja Ampat

Setiap wisatawan wajib membayar Tarif Layanan Pemeliharaan Lingkungan (TLPT) sebagai kontribusi untuk menjaga kelestarian kawasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ramai Protes Tambang Nikel, Menhut Janji Tak Terbitkan PPKH Baru di Raja Ampat

Ramai Protes Tambang Nikel, Menhut Janji Tak Terbitkan PPKH Baru di Raja Ampat

News | Jum'at, 06 Juni 2025 | 16:10 WIB

Tambang Nikel di Raja Ampat, Resor Milik Nadine Chandrawinata Mulai Kena Dampak

Tambang Nikel di Raja Ampat, Resor Milik Nadine Chandrawinata Mulai Kena Dampak

Entertainment | Jum'at, 06 Juni 2025 | 16:44 WIB

Ernest Prakasa Ikut Sindir Pemerintah Imbas Tambang Nikel di Raja Ampat

Ernest Prakasa Ikut Sindir Pemerintah Imbas Tambang Nikel di Raja Ampat

Entertainment | Jum'at, 06 Juni 2025 | 15:05 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×