Beton Berpori, Solusi Atasi Limpasan Air dan Optimalkan Ruang Terbuka Hijau

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 11 Juni 2025 | 10:31 WIB
Beton Berpori, Solusi Atasi Limpasan Air dan Optimalkan Ruang Terbuka Hijau
Ilustrasi Ruang Terbuka Hijau (unsplash/marciano clark)

Suara.com - Di tengah tantangan krisis iklim dan urbanisasi yang cepat, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) hadir dengan solusi konstruktif, yakni ThruCrete, beton berpori berdaya serap tinggi.

Produk ini ditawarkan sebagai alternatif inovatif untuk mengatasi limpasan air hujan (surface run-off) dan mendukung fungsi resapan di Ruang Terbuka Hijau (RTH).

“Ruang Terbuka Hijau memainkan peranan penting dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya sebagai wilayah resapan untuk konservasi sumber daya air,” ujar Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, seperti dikutip dari ANTARA, baru-baru ini. 

RTH bukan hanya tempat rekreasi, tapi juga ekosistem hidup yang membantu kota bertahan dari ancaman banjir dan kekeringan. Di sinilah ThruCrete menunjukkan relevansinya.

Menjawab Tantangan Kota Berkelanjutan

Solusi beton berpori SIG, ThruCrete, diaplikasikan pada Taman Pandang Istana di kawasan Monas, Jakarta, untuk mendukung Ruang Terbuka Hijau. ANTARA/HO-SIG
Solusi beton berpori SIG, ThruCrete, diaplikasikan pada Taman Pandang Istana di kawasan Monas, Jakarta, untuk mendukung Ruang Terbuka Hijau. ANTARA/HO-SIG

Vita menjelaskan bahwa kota yang berkelanjutan ditandai dengan pengelolaan air yang baik. Artinya, kota mampu menyerap dan menyimpan air hujan agar ketersediaan air tetap terjaga. Ini sekaligus mengurangi risiko lingkungan seperti banjir yang kerap terjadi di wilayah padat penduduk.

Beton berpori seperti ThruCrete bukan teknologi baru secara global. Namun, implementasinya di Indonesia masih terbatas. SIG ingin mengubah itu.

“Beton berpori merupakan solusi bahan bangunan inovatif yang ramah lingkungan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia,” jelas Vita.

Dengan kemampuan menyerap air lebih dari 250 liter per meter persegi per menit, ThruCrete mampu memindahkan air hujan langsung ke dalam tanah.

baca juga

Ini sesuai dengan program Koefisien Dasar Hijau (KDH) 30 persen zero run-off, yang bertujuan mengurangi genangan air dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Sudah Diterapkan di Berbagai Lokasi Strategis

Langkah SIG tidak berhenti pada konsep. Solusi ini sudah diterapkan di banyak area publik strategis. Di Jakarta, ThruCrete digunakan dalam proyek revitalisasi jalur pedestrian di Gelora Bung Karno, kawasan Kebayoran Baru seperti Blok M, Barito, dan Melawai, hingga area sekitar Masjid Istiqlal.

Pengaplikasian juga meluas ke beberapa RTH seperti di Lebak Bulus, Bambu Apus, Panglima Polim, Lubang Buaya, Pasar Minggu, Pondok Labu, dan Kramat Jati.

Tak hanya di ibu kota. Di Bandung, ThruCrete memperkuat resapan air di RTH Tegalega. Di Depok, solusi ini memperkuat struktur dan daya serap di Alun-Alun Kota. Bahkan di Jawa Timur, beton berpori ini digunakan untuk taxiway shoulder Bandara Juanda, Sidoarjo—wilayah yang sempat terdampak banjir akibat limpasan air di area tersebut.

Beton berpori bukan hanya soal drainase. Di balik materialnya, tersimpan harapan akan kota yang lebih aman, nyaman, dan manusiawi.

“Pengaplikasian solusi beton inovatif tidak hanya memberikan dampak positif terhadap konservasi lingkungan, tetapi juga mendorong terciptanya ruang publik yang aman dan nyaman bagi masyarakat,” kata Vita.

ThruCrete juga diproduksi menggunakan semen hijau dari SIG. Emisi karbonnya 38 persen lebih rendah dibanding semen konvensional. Ini berarti setiap meter persegi ThruCrete yang dipasang adalah kontribusi langsung untuk menekan jejak karbon dan melindungi bumi.

Vita menegaskan bahwa SIG tidak hanya fokus pada mutu dan kualitas produk, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan dan sosial. “Sebagai perusahaan BUMN penyedia solusi bahan bangunan terdepan di Indonesia, SIG selalu siap untuk mendukung derap pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.”

Inisiatif seperti ThruCrete memberi gambaran nyata bahwa pembangunan dan konservasi bukan dua hal yang bertentangan. Dengan teknologi yang tepat dan visi jangka panjang, kota bisa tumbuh tanpa mengorbankan alam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Sekadar Tempat Rekreasi, Hutan Kota Juga Bisa Jadi Solusi Cerdas Atasi Banjir

Bukan Sekadar Tempat Rekreasi, Hutan Kota Juga Bisa Jadi Solusi Cerdas Atasi Banjir

News | Selasa, 27 Mei 2025 | 11:09 WIB

Konflik Ruang Yogyakarta antara Uang dan Warisan

Konflik Ruang Yogyakarta antara Uang dan Warisan

Your Say | Senin, 05 Mei 2025 | 07:10 WIB

Bird Sanctuary PIK2: Oase Hijau di Tengah Pesatnya Pembangunan Pesisir Jakarta

Bird Sanctuary PIK2: Oase Hijau di Tengah Pesatnya Pembangunan Pesisir Jakarta

Lifestyle | Rabu, 19 Februari 2025 | 11:52 WIB

Terkini

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?

Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang

Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:39 WIB

PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas

PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji

Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang

Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:12 WIB

×