Tren Filler Mulai Redup, Apa Itu Biostimulator? Perawatan Awet Muda Mulai Diburu

Nur Khotimah, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 18 Juni 2025 | 13:09 WIB
Tren Filler Mulai Redup, Apa Itu Biostimulator? Perawatan Awet Muda Mulai Diburu
Ilustrasi treatment kecantikan. (Pexels/Engin Akyurt)

Suara.com - Tren perawatan kecantikan datang dan pergi, termasuk dalam dua tahun belakangan tindakan filler kurang diminati. Kini masyarakat mulai beralih pada perawatan collagen stimulator sebagai antiaging atau anti penuaan.

Fakta ini dibenarkan oleh Dokter Estetika dr. Mathelda Weni Haryanti, M.Kes (AAM). Ia mengatakan penurunan tren perawatan filler terjadi karena minimnya edukasi dan prosedur tidak tepat bahkan dilakukan oleh non dokter.

"Ya memang di dua tahun terakhir ini banyak pasien-pasien saya takut filler. Sebetulnya filler itu tidak menakutkan, yang penting satu, produk yang kita injeksikan sebagai dokter itu jelas," ujar dr. Mathelda dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (15/6/2025).

Lebih lanjut dr. Mathelda mengatakan tak jarang filler disuntikkan oleh non dokter di tempat yang tidak tepat. Apalagi ada bagian di kulit tertentu yang memiliki ketebalan lebih tipis, seperti di bawah mata hingga di bagian garis senyum samping mata. Ditambah ada produk filler tertentu yang tidak sesuai disuntikkan di bagian wajah lain.

Dokter Estetika, dr. Mathelda Weni Haryanti, M.Kes (AAM) di Jakarta (Suara.com/Dini Afrianti)
Dokter Estetika, dr. Mathelda Weni Haryanti, M.Kes (AAM) di Jakarta (Suara.com/Dini Afrianti)

"Dokter yang menginjeksikan itu berkompetensi sehingga dia tahu, oh kalau di bawah mata itu yang disuntikkan di layer ini, ya kalau di garis senyum disuntikkan di layer ini, memakai produk ini," paparnya.

Di saat terjadinya penurunan minat pada filler, justru terjadi peningkatan tren perawatan collagen stimulator yang dipercaya bisa mengembalikan volume atau kekenyalan wajah secara alami, dengan merangsang terbentuknya kolagen.

Kolagen adalah protein alami dalam tubuh yang menyusun kulit, tulang, otot, tendon, dan ligamen. Komponen ini juga jadi pondasi utama yang memberikan struktur dan kekuatan pada tulang, urat, kulit, dan jaringan ikat.

Tapi sayangnya menurut dr. Mathelda, seiring bertambahnya usia, produksi kolagen tubuh akan menurun seiring bertambahnya usia. Kondisi inilah yang menyebabkan di atas usia 30 tahun beberapa orang sudah mulai memiliki keriput hingga wajah mengendur, karena kolagen alias "isi" dari kulit tidak penuh seperti sebelumnya.

Hasilnya, collagen stimulator yang bekerja dengan cara merangsang produksi alami kolagen tubuh kian diminati. Dalam dunia kecantikan, collagen stimulator bisa juga dilakukan dengan metode biostimulator.

baca juga

Biostimulator adalah perawatan non-invasif yang mampu memperbaiki kulit kendur secara maksimal tanpa rasa sakit, iritasi, dan efek samping. Menariknya, produk biostimulator seperti Ultracol yang dilakukan melalui proses injeksi atau suntikan, hasilnya akan terlihat baik dalam waktu satu minggu.

Namun setelah satu minggu berlalu memang kekencangan kulit akan menurun, tapi setelah satu bulan kulit bekerja memproduksi kolagen, hasilnya kecantikan dan kekencangan kulit terlihat lebih alami, dibanding filler yang bekerja langsung mengisi bagian tertentu wajah.

"Kulit tampak lebih sehat dan muda. Jadi garis halus dan kerutan jadi lebih baik. Volume wajah juga akan lebih natural. Sampai hari setelah tindakan hari ini akan bagus, lalu satu minggu kulit akan turun, tapi dalam satu bulan akan bagus secara alami," ujar Dermatologist, dr. Dikky Prawiratama, M.Sc, Sp.DVE yang saat itu mempresentasikan hasil biostimulator Ultracol pada pasiennya.

Fakta ini juga dibenarkan dr. Mathelda, yang menjelaskan kinerja biostimulator secara umum memang tidak bisa memberikan hasil instan seperti filler. Tapi perlu waktu menunggu tubuh memproduksi kolagennya sendiri.

"Jadi dia disuntikkan, dia menunggu 6 hingga 8 bulan untuk badan memproduksi kolagennya sendiri, alami. Hasilnya itu nggak langsung instan, butuh waktu 6 hingga 8 bulan," jelas dr. Mathelda.

Fakta pergeseran tren perawatan kecantikan dari filler menjadi biostimulator juga dibenarkan Dermatologis sekaligus Perintis Teknik Tarik Benang di Korea, Dr. Kwon Han Jin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Intip Treatment Luna Maya Sebelum Pernikahan, Kulit Jadi Terlihat Lebih Awet Muda

Intip Treatment Luna Maya Sebelum Pernikahan, Kulit Jadi Terlihat Lebih Awet Muda

Health | Kamis, 12 Juni 2025 | 16:27 WIB

5 Rekomendasi Serum Bulu Mata Terbaik untuk Memanjangkan dan Menebalkan

5 Rekomendasi Serum Bulu Mata Terbaik untuk Memanjangkan dan Menebalkan

Lifestyle | Kamis, 12 Juni 2025 | 12:06 WIB

5 Rekomendasi Minyak Zaitun Terbaik: Skincare Alami, Bikin Kulit Sehat dan Glowing

5 Rekomendasi Minyak Zaitun Terbaik: Skincare Alami, Bikin Kulit Sehat dan Glowing

Lifestyle | Kamis, 12 Juni 2025 | 11:55 WIB

Terkini

Review Sepeda Gunung Polygon Xtrada 5, Cek Kelebihan dan Kekurangannya di Sini

Review Sepeda Gunung Polygon Xtrada 5, Cek Kelebihan dan Kekurangannya di Sini

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:31 WIB

Ole Romeny Cetak Gol, Pelatih PSV Murka dengan Kelakuan Pemain Keturunan Indonesia

Ole Romeny Cetak Gol, Pelatih PSV Murka dengan Kelakuan Pemain Keturunan Indonesia

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:30 WIB

Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera

Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera

Riau | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:17 WIB

Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti

Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135

Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14 WIB

Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:08 WIB

6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya

6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun

Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo

Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo

Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:00 WIB

×