Regulasi Baru di Prancis Dorong Industri Fesyen Lebih Ramah Lingkungan

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Rabu, 18 Juni 2025 | 13:52 WIB
Regulasi Baru di Prancis Dorong Industri Fesyen Lebih Ramah Lingkungan
Ilustrasi Fast Fashion [pexels.com]

Suara.com - Prancis membuat langkah besar dalam upaya melindungi lingkungan dengan mengesahkan undang-undang baru yang bertujuan membatasi dampak negatif industri pakaian murah, atau yang dikenal sebagai fast fashion. Aturan ini menyasar merek-merek internasional seperti SHEIN dan Temu yang menjual pakaian dalam jumlah besar dengan harga sangat murah melalui toko daring.

Undang-undang ini disetujui oleh Senat Prancis pada 10 Juni 2025, dengan dukungan hampir seluruh anggota (337 suara setuju, hanya 1 menolak). Aturan ini dianggap sebagai yang pertama di antara negara ekonomi besar yang secara tegas menertibkan industri pakaian murah demi keberlanjutan lingkungan. Selanjutnya, aturan ini akan dibahas lebih lanjut oleh komite gabungan dan perlu disesuaikan dengan hukum Uni Eropa sebelum diterapkan secara penuh.

"Melihat posisi kuat Prancis melawan fast fashion merupakan sinyal kuat di masa ketika keberlanjutan seolah terlupakan akibat tekanan ekonomi untuk tumbuh," ujar Marco Longhin, Manajer Circularity Global di SHL Medical, melansir ESG News, Rabu (18/6/2025).

Pajak Lingkungan untuk Pakaian Murah

Salah satu poin utama dalam aturan ini adalah pemberlakuan pajak lingkungan (atau eco-tax) terhadap produk pakaian murah. Mulai 2025, setiap pakaian ultra-fast fashion yang dijual di Prancis akan dikenakan pajak tambahan sebesar 5 euro (sekitar Rp87.000). Pajak ini akan naik menjadi 10 euro pada 2030, atau setara dengan maksimal 50 persen dari harga asli pakaian tersebut.

Uang yang terkumpul dari pajak ini akan digunakan untuk mendukung industri fesyen lokal yang lebih ramah lingkungan. Selain itu, jika ada toko yang tidak memenuhi standar lingkungan minimum, mereka akan dikenakan sanksi tambahan minimal 10 euro per produk.

Langkah ini bertujuan untuk menekan jumlah pakaian yang dijual dengan harga sangat murah, yang sering kali cepat rusak dan akhirnya dibuang dalam waktu singkat. Data menunjukkan bahwa di Prancis, sekitar 35 potong pakaian dibuang setiap detik.

Larangan Iklan dan Promosi oleh Influencer

Tidak hanya mengenakan pajak, undang-undang ini juga melarang iklan untuk produk fast fashion, baik di media cetak, televisi, maupun media sosial. Termasuk pula larangan bagi influencer atau tokoh media sosial yang mempromosikan merek seperti SHEIN dan Temu.

Menurut Jean-François Longeot, Ketua Komite Pembangunan Berkelanjutan Senat Prancis, aturan ini dibuat “untuk menargetkan pemain industri yang mengabaikan dampak lingkungan dan sosial, tanpa merugikan pelaku usaha pakaian di Eropa.”

Semua toko pakaian juga diwajibkan untuk memberikan informasi terkait dampak lingkungan dari produk mereka. Informasi ini harus tersedia saat pembeli melakukan transaksi, termasuk data mengenai emisi karbon, penggunaan air, dan apakah bahan pakaian dapat didaur ulang atau tidak.

Sistem penilaian yang disebut eco-score akan digunakan untuk memberi nilai keberlanjutan pada setiap produk. Nilai ini juga akan memengaruhi besaran pajak. Merek yang produknya lebih ramah lingkungan akan dikenakan pajak lebih ringan, sedangkan yang berdampak besar pada lingkungan akan dikenakan pajak lebih tinggi.

“Kita memiliki pakaian yang cukup untuk enam generasi,” tulis Vojtech Vosecky, pendiri The Circular Economist, mengingatkan bahwa produksi pakaian saat ini sudah sangat berlebihan.

Namun, aturan ini juga menuai kritik. Beberapa merek besar dari Eropa seperti Zara, H&M, dan Kiabi tidak dikenakan larangan iklan dan pajak tambahan seperti SHEIN atau Temu. Mereka tetap harus mematuhi aturan transparansi, tetapi pengecualian ini dipandang sebagai bentuk perlindungan ekonomi alih-alih kepedulian terhadap lingkungan.

Kelompok pemerhati lingkungan menilai perlakuan berbeda ini bisa melemahkan dampak keseluruhan dari undang-undang tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Open Dumping ke Sanitary Landfill: Cirebon Tata Ulang Sistem Pembuangan Sampah

Dari Open Dumping ke Sanitary Landfill: Cirebon Tata Ulang Sistem Pembuangan Sampah

News | Sabtu, 14 Juni 2025 | 20:21 WIB

5 Mobil Listrik Murah untuk Daerah Pegunungan: Tangguh dan Kuat Tanjakan, Harga Mulai Rp200 Jutaan

5 Mobil Listrik Murah untuk Daerah Pegunungan: Tangguh dan Kuat Tanjakan, Harga Mulai Rp200 Jutaan

Otomotif | Jum'at, 13 Juni 2025 | 15:27 WIB

Membangun Transportasi Hijau dan Berkelanjutan: Peluang Kolaborasi dari ICI 2025

Membangun Transportasi Hijau dan Berkelanjutan: Peluang Kolaborasi dari ICI 2025

News | Kamis, 12 Juni 2025 | 14:04 WIB

Terkini

5 Bedak Padat yang Bisa Refill, Hemat dan Praktis Tanpa Beli Kemasan Baru

5 Bedak Padat yang Bisa Refill, Hemat dan Praktis Tanpa Beli Kemasan Baru

Lifestyle | Senin, 04 Mei 2026 | 09:49 WIB

Gak Perlu Mahal! Ini 3 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong

Gak Perlu Mahal! Ini 3 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong

Lifestyle | Senin, 04 Mei 2026 | 07:15 WIB

3 Shio yang Paling Beruntung Minggu Ini 4-10 Mei 2026, Pintu Kesuksesan Terbuka Lebar

3 Shio yang Paling Beruntung Minggu Ini 4-10 Mei 2026, Pintu Kesuksesan Terbuka Lebar

Lifestyle | Senin, 04 Mei 2026 | 07:05 WIB

Terpopuler: 5 Serum Malam Hempas Flek Hitam Usia 50, Parfum Aroma Mint untuk Cuaca Panas

Terpopuler: 5 Serum Malam Hempas Flek Hitam Usia 50, Parfum Aroma Mint untuk Cuaca Panas

Lifestyle | Senin, 04 Mei 2026 | 06:50 WIB

Super Kawaii! Koleksi Kaus Monchhichi Ini Siap Bikin Gaya Santai Makin Gemas

Super Kawaii! Koleksi Kaus Monchhichi Ini Siap Bikin Gaya Santai Makin Gemas

Lifestyle | Minggu, 03 Mei 2026 | 23:10 WIB

Alasan Thai Milk Tea dan Brown Sugar Milk Kini Jadi Favorit di Kalangan Anak Muda

Alasan Thai Milk Tea dan Brown Sugar Milk Kini Jadi Favorit di Kalangan Anak Muda

Lifestyle | Minggu, 03 Mei 2026 | 22:49 WIB

Gusti Bhre Suguhkan Royal Dinner Mangkunegaran 2026: Sajian Kuliner Mewah Sarat Filosofi

Gusti Bhre Suguhkan Royal Dinner Mangkunegaran 2026: Sajian Kuliner Mewah Sarat Filosofi

Lifestyle | Minggu, 03 Mei 2026 | 22:28 WIB

Lifestyle Hub Baru di Gading Serpong, Hunian dan Kawasan Komersial yang Terintegrasi

Lifestyle Hub Baru di Gading Serpong, Hunian dan Kawasan Komersial yang Terintegrasi

Lifestyle | Minggu, 03 Mei 2026 | 22:18 WIB

4 Shio Paling Hoki 4 Mei 2026, Peluang Karier dan Rezeki Melesat

4 Shio Paling Hoki 4 Mei 2026, Peluang Karier dan Rezeki Melesat

Lifestyle | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:45 WIB

Urutan Skincare Glad2Glow Pagi dan Malam untuk Wajah Glowing

Urutan Skincare Glad2Glow Pagi dan Malam untuk Wajah Glowing

Lifestyle | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:15 WIB