Tren Pernikahan Masa Depan: Generasi Muda Pilih Undangan Digital Demi Bumi yang Lebih Baik

M. Reza Sulaiman

Jum'at, 20 Juni 2025 | 14:13 WIB
Tren Pernikahan Masa Depan: Generasi Muda Pilih Undangan Digital Demi Bumi yang Lebih Baik
Ilustrasi pernikahan. [Pixabay]

Suara.com - Di tengah meningkatnya kesadaran akan krisis iklim global, berbagai upaya untuk mengurangi jejak karbon terus bermunculan, termasuk dari sektor yang kerap luput dari sorotan: pernikahan.

Viding, platform digitalisasi pernikahan asal Indonesia, baru-baru ini mengumumkan kontribusinya dalam upaya pengurangan emisi karbon melalui penggunaan undangan digital.

Sejak diluncurkan pada 7 Maret 2021, fitur undangan digital Viding telah digunakan oleh lebih dari 36 ribu pasangan, dengan total lebih dari 2,4 juta undangan terkirim secara digital hingga Juni 2025. Berdasarkan kajian lembaga lingkungan seperti Environmental Paper Network dan Carbon Trust, satu undangan fisik rata-rata menghasilkan 140 gram karbon dioksida ekuivalen (COe), dari proses produksi kertas, pencetakan, hingga distribusi.

Dengan mengalihkan proses tersebut ke format digital, Viding berhasil menghindari setidaknya 312 ton COe emisi karbon. Jumlah ini setara dengan menanam lebih dari 14.800 pohon, dengan asumsi satu pohon menyerap sekitar 21 kg COe per tahun.

“Sejak awal, kami membayangkan Viding sebagai One Stop Platform Digitalisasi Pernikahan, bukan hanya untuk efisiensi teknis, tetapi juga sebagai solusi sosial dan lingkungan. Undangan digital adalah bukti nyata bahwa momen sakral bisa dirayakan tanpa meninggalkan jejak karbon,” ujar Alki Adi Joyo Diharjo (Joy), CEO Viding, dalam keterangannya ditulis Jumat (20/6/2025).

Joy menambahkan bahwa tren ini didorong oleh meningkatnya kesadaran generasi muda terhadap isu keberlanjutan. “Kami ingin setiap pasangan bukan hanya merasa dimudahkan secara teknis, tapi juga merasakan kepuasan emosional karena turut berkontribusi terhadap bumi,” jelasnya.

Viding kini juga menyediakan fitur tambahan seperti buku tamu digital, live streaming yang didukung AI generatif, serta Carbon Saved Tracker—yang memungkinkan pasangan memantau secara real-time emisi karbon yang berhasil mereka hemat.

Menurut Joy, keberlanjutan bukan sekadar nilai tambah, tetapi sudah menjadi bagian dari DNA Viding. “Kami ingin menjadikan jejak karbon yang dihindari ini sebagai kebanggaan bersama. Ini bukan sekadar angka, ini adalah bagian dari cerita cinta yang berkelanjutan,” katanya.

Banyak pasangan juga merasakan manfaat langsung dari penggunaan undangan digital, tidak hanya dari sisi lingkungan, tetapi juga efisiensi logistik dan biaya.

baca juga

“Kami senang karena tidak perlu lagi mencetak ratusan undangan dan mengirimkannya satu-satu. Semuanya cukup dengan satu klik, dan kami juga merasa berkontribusi mengurangi limbah,” ujar Rizki Maulana, salah satu pengguna Viding dari Semarang.

Menuju Pernikahan yang Lebih Ramah Lingkungan

Penggunaan undangan digital hanyalah satu dari sekian langkah kecil yang bisa diambil untuk membuat pernikahan menjadi lebih ramah lingkungan. Beberapa ide lain yang mulai diterapkan di berbagai negara termasuk:

  1. Dekorasi berbahan daur ulang atau tanaman hidup yang bisa ditanam kembali;
  2. Catering lokal dengan bahan musiman untuk mengurangi jejak karbon dari logistik makanan;
  3. Souvenir ramah lingkungan, seperti produk daur ulang atau barang yang dapat digunakan kembali (reusable);
  4. Gaun atau jas sewa untuk mengurangi konsumsi tekstil baru;
  5. Pengelolaan limbah acara, seperti memilah sampah organik dan anorganik, serta penggunaan peralatan makan non-plastik.

Jika digabungkan, langkah-langkah ini dapat mengurangi dampak lingkungan dari perayaan pernikahan, yang umumnya menghasilkan limbah cukup besar dalam waktu singkat.

Dengan pendekatan digital dan kesadaran kolektif, Viding membuktikan bahwa transformasi menuju pernikahan berkelanjutan bukanlah hal mustahil. Justru, solusi seperti ini bisa menjadi standar baru dalam merayakan momen sakral tanpa mengorbankan masa depan bumi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dewa 19 Ramaikan Acara Ngunduh Mantu, Al Ghazali Kurang Puas Tak Ada Once Mekel

Dewa 19 Ramaikan Acara Ngunduh Mantu, Al Ghazali Kurang Puas Tak Ada Once Mekel

Entertainment | Jum'at, 20 Juni 2025 | 13:45 WIB

Ahmad Dhani Sebenarnya Malas Hadiri Resepsi Al Ghazali Bikinan Maia Estianty

Ahmad Dhani Sebenarnya Malas Hadiri Resepsi Al Ghazali Bikinan Maia Estianty

Entertainment | Jum'at, 20 Juni 2025 | 11:46 WIB

Peneliti Sebut Okra Bisa Jadi Senjata Baru Lawan Mikroplastik, Bagaaimana Caranya?

Peneliti Sebut Okra Bisa Jadi Senjata Baru Lawan Mikroplastik, Bagaaimana Caranya?

Lifestyle | Jum'at, 20 Juni 2025 | 11:41 WIB

Terkini

Bukan Cuma Data yang Dicuri, Kejahatan Siber Kini Bisa Menguras Tabungan

Bukan Cuma Data yang Dicuri, Kejahatan Siber Kini Bisa Menguras Tabungan

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:49 WIB

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

×