AI Bakal Ubah Peta Dunia Kerja, Ini 3 Tahapan Evolusinya Menurut Pakar

Yasinta Rahmawati, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 20 Juni 2025 | 20:00 WIB
AI Bakal Ubah Peta Dunia Kerja, Ini 3 Tahapan Evolusinya Menurut Pakar
ilustrasi laman artificial intelligence (Unsplash.com/@jupp)

Suara.com - Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) sudah jadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Mulai dari rekomendasi konten di media sosial, chatbot di aplikasi perbankan, hingga konsultasi pasien dan dokter. Namun di balik kemudahannya, AI memicu perubahan besar di dunia kerja hingga bidang pendidikan.

Dekan Fakultas Artificial Intelligence Universitas Pelita Harapan (FAI UPH), Dr. Rizaldi Sistiabudi, mengatakan perubahan karena AI tak bisa dihindari.

Ia juga menilai perkembangan AI akan melewati tiga tahap besar perubahan di masyarakat dan dunia kerja, yaitu Artificial Narrow Intelligence (ANI), Artificial General Intelligence (AGI), dan Artificial Super Intelligence (ASI).

1. Artificial Narrow Intelligence (ANI): AI sebagai alat bantu spesifik

Di tahap ini, AI digunakan untuk melakukan tugas-tugas tertentu yang spesifik, seperti mengenali wajah, menganalisis data, atau mengatur jadwal secara otomatis. AI jenis ini sudah banyak diterapkan dalam berbagai aplikasi sehari-hari.

“Contohnya seperti rekomendasi video di TikTok, asisten virtual seperti Siri, hingga teknologi deteksi fraud pada transaksi perbankan,” ujar Rizaldi dalam seminar Exclusive Insight into UPH’s AI Program yang diikuti lebih dari 700 siswa SMA beberapa waktu lalu.

Menurut Rizaldi, AI pada tahap ini bekerja berdasarkan pola yang telah dipelajarinya. Tapi menariknya, AI tidak punya kesadaran atau pemahaman di luar tugas spesifiknya.

Ilustrasi artificial intelligence (AI). (Pexels)
Ilustrasi artificial intelligence (AI). (Pexels)

2. Artificial General Intelligence (AGI): AI bekerja sama dengan manusia

Tahap berikutnya ketika AI mampu memahami, belajar, dan mengadaptasi informasi layaknya manusia. Dalam fase AGI, kecerdasan buatan bisa bekerja lintas bidang bahkan bisa mendukung pengambilan keputusan kompleks bersama manusia.

baca juga

“Bayangkan dokter yang dibantu AI untuk mendiagnosis penyakit berdasarkan rekam medis dan data genetik pasien. AI tidak menggantikan dokter, tapi mempercepat dan meningkatkan akurasi pengambilan keputusan,” jelasnya.

Fase AGI dianggap sebagai titik krusial karena akan mengubah cara kerja lintas sektor dari bidang keuangan, kesehatan, manufaktur, hingga pendidikan. Para ahli meyakini bahwa AGI akan meningkatkan kolaborasi antara manusia dan mesin secara optimal.

3. Artificial Super Intelligence (ASI): saat AI melampaui kemampuan manusia

ASI menjadi fase yang paling futuristik dan kontroversial. Dalam tahap ini, AI diprediksi memiliki kecerdasan yang melampaui manusia dalam segala bidang, termasuk kreativitas, pengambilan keputusan strategis, hingga emosi buatan.

“ASI bisa menjadi game changer dalam sejarah peradaban manusia,” kata Rizaldi.

Namun Rizaldi juga mengingatkan, perkembangan menuju ASI harus disertai dengan pengawasan ketat, pengaturan etika, dan pemahaman menyeluruh tentang dampaknya terhadap manusia dan lingkungan sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SPMB 2025 Dinilai Diskriminatif, JPPI: Pemerintah Lupa Hak Semua Anak atas Pendidikan

SPMB 2025 Dinilai Diskriminatif, JPPI: Pemerintah Lupa Hak Semua Anak atas Pendidikan

News | Jum'at, 20 Juni 2025 | 16:32 WIB

Debat Terbuka IKAPRAMA: Membangun Komunitas Alumni yang Solid, Inklusif, dan Kolaboratif

Debat Terbuka IKAPRAMA: Membangun Komunitas Alumni yang Solid, Inklusif, dan Kolaboratif

Lifestyle | Jum'at, 20 Juni 2025 | 12:31 WIB

Riset: Orang Indonesia Ogah Belanja Pakai AI, Lebih Pilih Manusia

Riset: Orang Indonesia Ogah Belanja Pakai AI, Lebih Pilih Manusia

Tekno | Kamis, 19 Juni 2025 | 18:52 WIB

Terkini

4 Calming Sheet Mask Korea Penyelamat Atasi Wajah yang Mudah Kemerahan

4 Calming Sheet Mask Korea Penyelamat Atasi Wajah yang Mudah Kemerahan

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 12:40 WIB

Honda PCX 160 ABS vs Yamaha NMAX Turbo, Mending Pilih Mana? Intip Simulasi Kreditnya

Honda PCX 160 ABS vs Yamaha NMAX Turbo, Mending Pilih Mana? Intip Simulasi Kreditnya

Otomotif | Minggu, 08 November 2026 | 12:38 WIB

Urutan Zodiak yang Paling Sering Ganti Archive Foto Feeds IG Pas Berantem

Urutan Zodiak yang Paling Sering Ganti Archive Foto Feeds IG Pas Berantem

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 12:35 WIB

Usut Korupsi ATR/BPN, KPK Bidik Proses Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan

Usut Korupsi ATR/BPN, KPK Bidik Proses Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan

Bekaci | Minggu, 08 November 2026 | 12:26 WIB

Kawal Hilirisasi dan Kedaulatan Mineral, MIND ID Gandeng KPK Integrasikan WBS

Kawal Hilirisasi dan Kedaulatan Mineral, MIND ID Gandeng KPK Integrasikan WBS

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 12:21 WIB

Lantik 125 Pengurus, Ketum APKLI Sebut Penyadapan Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tak Stabil

Lantik 125 Pengurus, Ketum APKLI Sebut Penyadapan Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tak Stabil

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:19 WIB

Kerusuhan Tatura-Nunu Tewaskan Warga, Wali Kota Palu Minta Polisi Usut Dalang

Kerusuhan Tatura-Nunu Tewaskan Warga, Wali Kota Palu Minta Polisi Usut Dalang

Sulsel | Minggu, 08 November 2026 | 12:15 WIB

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi Sekolah Rakyat, Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi Sekolah Rakyat, Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:10 WIB

Seni Mengenang dan Mengikhlaskan dalam Drama The Rainbow in Our Memory

Seni Mengenang dan Mengikhlaskan dalam Drama The Rainbow in Our Memory

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 12:10 WIB

Serukan Boikot Raffi Ahmad, Dulu Prabowo-Gibran Endorse Artis Tapi Kini Rakyat Kecewa

Serukan Boikot Raffi Ahmad, Dulu Prabowo-Gibran Endorse Artis Tapi Kini Rakyat Kecewa

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:05 WIB

×