Perkuat Pemimpin Sosial dan Lingkungan, Akademi Ini Hadir Jawab Kesenjangan Pelatihan

Bimo Aria Fundrika

Senin, 07 Juli 2025 | 15:16 WIB
Perkuat Pemimpin Sosial dan Lingkungan, Akademi Ini Hadir Jawab Kesenjangan Pelatihan
Ilustrasi presentasi. (pexels.com/fauxels)

Suara.com - Di tengah krisis iklim, degradasi lingkungan, dan meningkatnya ketimpangan sosial, para pemimpin di sektor sosial dan lingkungan di Indonesia menghadapi tantangan yang semakin kompleks.

Namun, banyak dari mereka belum mendapatkan dukungan yang sesuai untuk mengembangkan kapasitas kepemimpinan yang kontekstual dan berkelanjutan.

Hasil Training Needs Assessment (TNA) tahun 2024 mengungkap kesenjangan signifikan antara kebutuhan di lapangan dan jenis pelatihan yang tersedia.

Ilustrasi presentasi. [StartupStockPhotos/Pixabay]
Ilustrasi presentasi. [StartupStockPhotos/Pixabay]

Banyak pelatihan dianggap terlalu umum, tidak kontekstual, serta minim dalam membangun keterampilan adaptif seperti fleksibilitas, resiliensi, dan lifelong learning.

Hal ini membuat banyak penggerak pembangunan merasa tidak cukup siap untuk mengambil keputusan strategis di lapangan atau mendorong kolaborasi lintas sektor.

Merespons kebutuhan tersebut, Digdaya Selaras meluncurkan Akademi SaDaya—sebuah ekosistem pembelajaran daring dan luring yang dirancang untuk memperkuat kapasitas pemimpin sosial dan lingkungan di seluruh Indonesia.

Akademi ini secara resmi diluncurkan pada awal Juli 2025 dan dapat diakses melalui situs akademisadaya.digdayaselaras.id.

“Peluncuran Akademi SaDaya merupakan respons strategis dari mendengar dan mengobservasi rekan-rekan kami di sektor konservasi, riset, dan komunitas,” kata Sarilani Wirawan, Co-Founder dan Managing Director Digdaya Selaras.

“Kami ingin menyediakan ruang belajar yang mudah diakses, relevan, dan aplikatif.”

baca juga

Akademi SaDaya menggabungkan metode pembelajaran berbasis komunitas, coaching, mentoring, dan fasilitasi, agar peserta tidak hanya menerima materi tetapi juga membangun jejaring yang mendukung proses belajar jangka panjang.

Menurut Ade Yuliani, Co-Founder dan Business Development Director Digdaya Selaras, ekosistem ini didesain agar fleksibel, dapat diakses dari mana saja, dan menyesuaikan dengan konteks lokal peserta.

“Kami percaya teknologi harus dimanfaatkan untuk memperluas dampak. Akademi SaDaya adalah langkah nyata kami menjadikan belajar sebagai sarana memperkuat Indonesia.”

Program pelatihan batch pertama akan dimulai pada 4 Juli 2025, dengan kombinasi kelas gratis dan berbayar.

Selain kelas daring, Akademi SaDaya juga menghadirkan ruang interaksi tatap muka untuk mendorong diskusi kolektif, pertukaran praktik baik, serta membentuk komunitas belajar yang saling menguatkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Maudy Ayunda Bagikan Tips Mulai Gaya Hidup Sehat Sambil Jaga Lingkungan, Ini Caranya

Maudy Ayunda Bagikan Tips Mulai Gaya Hidup Sehat Sambil Jaga Lingkungan, Ini Caranya

Lifestyle | Senin, 07 Juli 2025 | 13:31 WIB

PLTSa Bakal Dibangun di TPA Samarinda

PLTSa Bakal Dibangun di TPA Samarinda

Foto | Senin, 07 Juli 2025 | 14:22 WIB

Aktivis Menuntut Perbankan Hentikan Pendanaan PLTU Batu Bara

Aktivis Menuntut Perbankan Hentikan Pendanaan PLTU Batu Bara

Foto | Jum'at, 04 Juli 2025 | 18:44 WIB

Terkini

Wajib Halal Oktober 2026 Bukan Lartas Impor, Kemendag Bilang Begini

Wajib Halal Oktober 2026 Bukan Lartas Impor, Kemendag Bilang Begini

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:46 WIB

5 Cara Menghilangkan Bau Ketiak di Baju yang Membandel, Praktis Modal Bahan Dapur

5 Cara Menghilangkan Bau Ketiak di Baju yang Membandel, Praktis Modal Bahan Dapur

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 16:44 WIB

Pertamina Dorong UMK Naik Kelas dan Siap Hadapi Buyer Global

Pertamina Dorong UMK Naik Kelas dan Siap Hadapi Buyer Global

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:44 WIB

Kondisi Emil Audero Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia Bikin Rayo Vallecano Lega

Kondisi Emil Audero Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia Bikin Rayo Vallecano Lega

Bola | Senin, 28 September 2026 | 16:43 WIB

Nandhur Srawung di Jogja: Ajang Jambore Nasional Pemilik Xpander se-Nusantara

Nandhur Srawung di Jogja: Ajang Jambore Nasional Pemilik Xpander se-Nusantara

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 16:40 WIB

VICI Borong Saham Asing, Bidik Target Ini

VICI Borong Saham Asing, Bidik Target Ini

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:39 WIB

Harga Bekas 3 Mobil Pabrikan Otomotif Jepang yang Sudah Disuntik Mati di Indonesia pada 2025

Harga Bekas 3 Mobil Pabrikan Otomotif Jepang yang Sudah Disuntik Mati di Indonesia pada 2025

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 16:35 WIB

Pakar Hukum Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Berubah Jadi Alat Politik

Pakar Hukum Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Berubah Jadi Alat Politik

News | Senin, 28 September 2026 | 16:34 WIB

Gibran Minta Hasil Investigasi Dugaan Keracunan MBG Batang Dibuka Transparan

Gibran Minta Hasil Investigasi Dugaan Keracunan MBG Batang Dibuka Transparan

News | Senin, 28 September 2026 | 16:31 WIB

SF Hariyanto Panggil Wabup Kampar Buntut Tegur Guru Viralkan Sekolah Tripleks

SF Hariyanto Panggil Wabup Kampar Buntut Tegur Guru Viralkan Sekolah Tripleks

Riau | Senin, 28 September 2026 | 16:31 WIB

×