"Aura Farming" Gemparkan Dunia, Inilah Festival Perahu Dayung Lainnya yang Wajib Kamu Tahu!

Dinda Rachmawati

Senin, 14 Juli 2025 | 17:55 WIB
"Aura Farming" Gemparkan Dunia, Inilah Festival Perahu Dayung Lainnya yang Wajib Kamu Tahu!
 "Aura Farming" Gemparkan Dunia, Inilah Festival Perahu Dayung Lainnya yang Wajib Kamu Tahu!

Suara.com - Siapa sangka, dari sebuah sungai di pedalaman Riau, lahir sebuah fenomena global? Itulah yang terjadi dengan Pacu Jalur, tradisi balap perahu khas Kuantan Singingi yang baru-baru ini viral di media sosial. 

Sebuah video menampilkan seorang anak laki-laki berdiri penuh semangat di ujung perahu, gerakannya energik, penuh karisma, seolah menyalurkan “aura” untuk mendongkrak semangat timnya. 

Aksi ini menginspirasi tren global bertajuk “aura farming”, yang bahkan diikuti oleh para pesohor dunia. Namun lebih dari sekadar tren sesaat, momen viral ini menjadi jembatan emas untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia ke panggung internasional.

Dari Tradisi ke Tren Dunia

Pacu Jalur bukan tradisi baru. Sejarahnya dipercaya telah dimulai sejak abad ke-17 sebagai bentuk hiburan rakyat sekaligus wujud gotong royong antarmasyarakat di Kuantan Singingi. 

Dalam perlombaan ini, satu perahu bisa diisi hingga puluhan pendayung yang mendayung serempak, dengan seorang penari di ujung perahu yang bertugas membakar semangat. 

Inilah simbol semangat kolektif, kerja tim, dan harmoni yang merefleksikan jiwa bangsa Indonesia. Melihat besarnya potensi budaya ini, AirAsia MOVE pun tergerak. 

Mereka mengajak wisatawan, baik lokal maupun mancanegara untuk mengeksplorasi festival perahu dayung lainnya yang tersebar di berbagai daerah Nusantara. 

Marketing Manager AirAsia MOVE Indonesia, Amelia Virginia, menyampaikan bahwa pihaknya siap memfasilitasi perjalanan ke pelosok Indonesia untuk menyaksikan langsung keunikan budaya ini.

baca juga

“Melihat popularitas Pacu Jalur yang kini dikenal dunia, semakin memotivasi kami untuk mengajak traveler internasional datang dan menyelami kekayaan budaya Indonesia,” ujar Amelia. 

Festival Balap Perahu di Berbagai Penjuru Negeri

Indonesia tidak kekurangan festival perahu dayung yang sarat nilai sejarah, semangat kebersamaan, dan daya tarik visual yang luar biasa. Berikut beberapa yang tak kalah meriah:

1. Lomba Dayung Jukung – Banjarmasin, Kalimantan Selatan

Diadakan setiap 17 Agustus di Sungai Martapura, perlombaan ini adalah bentuk perayaan Hari Kemerdekaan yang juga melestarikan jukung, perahu tradisional Banjar. 

Dimulai sejak 1924, event ini melibatkan masyarakat dari segala usia dan menjadi kebanggaan warga Banjarmasin, “Kota Seribu Sungai”.

2. Festival Perahu Naga – Sungai Cisadane, Tangerang

Mengadopsi budaya Tionghoa, Festival Peh Cun di Sungai Cisadane adalah salah satu festival perahu naga tertua di Indonesia. 

Dalam satu perahu naga, terdapat 13 orang pendayung yang mendayung seirama diiringi bunyi tambur, simbal, dan dentuman petasan. Atmosfer meriah dan penuh warna membuat festival ini selalu ditunggu.

3. Lomba Bidar – Sungai Musi, Palembang

Masih dalam semangat kemerdekaan, warga Palembang merayakan 17 Agustus dengan lomba perahu bidar. Perahu sepanjang 25–30 meter didayung lebih dari 20 orang secara serempak. 

Bukan hanya adu cepat, lomba ini juga memancarkan makna dalam, desain ramping perahu menggambarkan ketangguhan, sedangkan kekompakan pendayung mencerminkan semangat gotong royong.

Lebih dari Sekadar Lomba

Festival perahu dayung di Indonesia bukan hanya hiburan, tapi juga cermin dari identitas budaya yang hidup dan berkembang dari generasi ke generasi. Momen viral “aura farming” hanyalah pintu masuk. 

Di baliknya, ada warisan budaya yang mengajarkan nilai perjuangan, kebersamaan, dan kearifan lokal. Bagi para penikmat budaya dan pencinta petualangan, ini saatnya merencanakan perjalanan budaya Anda. 

Dengan AirAsia MOVE, eksplorasi budaya Nusantara menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Tak hanya menyaksikan, Anda bisa menjadi bagian dari kisah budaya Indonesia yang kini mulai menggema di panggung dunia.

Mari jelajahi lebih banyak tradisi. Karena di balik setiap kayuhan perahu, ada cerita besar tentang bangsa yang tak pernah kehilangan arah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Andini Permata Gadis Asal Malang? Sosok Dibalik Link Video Viral Masih Misterius!

Benarkah Andini Permata Gadis Asal Malang? Sosok Dibalik Link Video Viral Masih Misterius!

News | Senin, 14 Juli 2025 | 17:08 WIB

Viral Orang-orang Berjubah Putih di Puncak Gunung Lawu, Benarkah Aliran Kepercayaan?

Viral Orang-orang Berjubah Putih di Puncak Gunung Lawu, Benarkah Aliran Kepercayaan?

News | Senin, 14 Juli 2025 | 16:59 WIB

LIVE: Suara Tak Senonoh dari Speaker GBK, Pacu Jalur Diklaim Malaysia

LIVE: Suara Tak Senonoh dari Speaker GBK, Pacu Jalur Diklaim Malaysia

Video | Senin, 14 Juli 2025 | 16:08 WIB

Terkini

Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif

Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:32 WIB

Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor

Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:18 WIB

Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun

Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:05 WIB

Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto

Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:55 WIB

Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya

Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:50 WIB

100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan

100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan

Riau | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:35 WIB

Agung Nugroho Lantik Belasan Pejabat Pemkot Pekanbaru, Ini Nama-namanya

Agung Nugroho Lantik Belasan Pejabat Pemkot Pekanbaru, Ini Nama-namanya

Riau | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:23 WIB

Punya 38.600 Pegawai, Menteri PU Bantah Mutasi Terkait Surat Dinas yang Bocor

Punya 38.600 Pegawai, Menteri PU Bantah Mutasi Terkait Surat Dinas yang Bocor

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:16 WIB

5 Serum Wajah yang Cocok untuk Kulit Berminyak di Indonesia

5 Serum Wajah yang Cocok untuk Kulit Berminyak di Indonesia

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:06 WIB

Statistik Buktikan Inggris Terlalu Bergantung Kane-Bellingham, Jadi Bumerang saat Lawan Argentina?

Statistik Buktikan Inggris Terlalu Bergantung Kane-Bellingham, Jadi Bumerang saat Lawan Argentina?

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:05 WIB

×