Viral Orang-orang Berjubah Putih di Puncak Gunung Lawu, Benarkah Aliran Kepercayaan?

Riki Chandra Suara.Com
Senin, 14 Juli 2025 | 16:59 WIB
Viral Orang-orang Berjubah Putih di Puncak Gunung Lawu, Benarkah Aliran Kepercayaan?
Ilustrasi orang-orang berjubab. [Dok. ChatGPT]

Suara.com - Viral video orang-orang berjubah putih tengah melakukan aktivitas mirip tawaf di sekitar Tugu Hargo Dumilah, puncak Gunung Lawu, Jawa Tengah. Aksi spiritual yang mengundang perhatian netizen itu disebut-sebut dilakukan oleh kelompok penganut aliran kepercayaan.

Video berdurasi kurang dari satu menit itu merekam sejumlah orang duduk bersila menghadap Tugu Triangulasi di Hargo Dumilah. Mereka mengenakan pakaian serba putih dan melantunkan tembang Jawa berisi pujian kepada Tuhan dan utusan-Nya. Dalam video kedua, tampak rombongan melakukan gerakan memutari tugu searah jarum jam, menyerupai tawaf dalam ritual haji.

Kejadian itu diketahui berlangsung pada Jumat (11/7/2025), saat rombongan mendaki melalui jalur Cemoro Sewu, Magetan, Jawa Timur. Aktivitas mereka langsung menjadi sorotan netizen setelah diunggah di berbagai platform media sosial.

Relawan Ceto (Reco), Eko Sapardi Memora, membenarkan peristiwa tersebut. "Jumat kemarin, naiknya Kamis ngono jare Mas, tapi yang paham detailnya ya teman-teman Cemoro Sewu itu," ujarnya dalam pemberitaan, Senin (14/7/2025).

Dari informasi yang beredar di kalangan relawan, kata Eko, kelompok itu diyakini berasal dari salah satu aliran kepercayaan di Indonesia yang bercorak kejawen.

"Itu seperti kejawen atau aliran-aliran kepercayaan gitu. Nggih berdoa pas itu," ucapnya.

Ia mengaku baru kali ini melihat aktivitas semacam itu dilakukan di puncak Gunung Lawu. "Saya baru pertama kali mendengar, tapi kalau dulu-dulu saya kurang tahu," katanya.

Gunung Lawu memang dikenal sebagai lokasi yang sarat makna spiritual. Banyak penganut kejawen dan aliran spiritual lainnya melakukan ritual di gunung yang membentang di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur ini, terutama saat momen 1 Suro atau malam Tahun Baru Jawa.

Fenomena seperti ini pernah terjadi sebelumnya, terutama saat bulan-bulan sakral menurut penanggalan Jawa. Namun, baru kali ini terekam jelas dan tersebar luas di dunia maya, hingga memicu rasa penasaran warganet.

Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak pengelola jalur pendakian terkait kelompok tersebut.

Meski demikian, para relawan mengimbau agar pendaki tetap menghormati keberagaman praktik spiritual selama tidak melanggar aturan dan norma yang berlaku di kawasan konservasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI