Kulit Ikan Barakuda yang Dibuang, Kini Jadi Ikon Kuliner Ramah Lingkungan dari Indramayu

Dinda Rachmawati

Rabu, 06 Agustus 2025 | 10:31 WIB
Kulit Ikan Barakuda yang Dibuang, Kini Jadi Ikon Kuliner Ramah Lingkungan dari Indramayu
Kulit Ikan Barakuda yang Dibuang, Kini Jadi Ikon Kuliner Ramah Lingkungan dari Indramayu (Dok. Istimewa)

Suara.com - Di tengah geliat inovasi pangan lokal, muncul satu nama yang kini menarik perhatian penikmat kuliner sekaligus pemerhati isu lingkungan dan pemberdayaan: Forayya Fish Skin Katsuobushi.

Ini merupakan camilan premium berbahan dasar kulit ikan barakuda dari pesisir Indramayu. Di balik kerenyahan unik dan rasa gurihnya yang khas, tersimpan kisah transformasi limbah menjadi berkah.

Hal tersebut tercapai berkat tangan dingin Berikan Protein Initiative, sebuah social enterprise yang fokus pada inovasi pangan dan pemberdayaan masyarakat.

Dari Limbah Tak Terpakai Menjadi Produk Bernilai Global

Selama bertahun-tahun, kulit ikan barakuda hanya dianggap sebagai limbah yang tak memiliki nilai ekonomis. Di tempat pelelangan ikan Indramayu, bagian ini kerap dibuang begitu saja. 

Namun, Berikan Protein Initiative melihat potensi tersembunyi yang belum dimanfaatkan. Dengan mengombinasikan teknologi pangan dan semangat sosial, mereka berhasil mengubah kulit tebal dan kaya kolagen itu menjadi keripik ikan berkualitas tinggi, siap bersaing di pasar nasional hingga global.

Kulit Ikan Barakuda yang Dibuang, Kini Jadi Ikon Kuliner Ramah Lingkungan dari Indramayu (Dok. Istimewa)
Kulit Ikan Barakuda yang Dibuang, Kini Jadi Ikon Kuliner Ramah Lingkungan dari Indramayu (Dok. Istimewa)

Keunggulan Forayya Fish Skin tidak hanya terletak pada kerenyahannya, tetapi juga inovasi gizi tanpa kompromi. Menggantikan penggunaan MSG, produk ini memanfaatkan Hidrolisat Protein Ikan (HPI), yakni teknologi pemecahan protein alami untuk menghasilkan rasa umami yang otentik. 

Proses ini juga menghasilkan cita rasa gurih alami dari asam amino glutamat—tanpa bahan artifisial dan bebas gluten. Dipadukan dengan rasa katsuobushi, serutan ikan cakalang asap khas Jepang, Forayya hadir dalam dua varian menggoda: original dan pedas. 

Kombinasi unik ini pun menawarkan pengalaman baru yang membedakannya dari keripik kulit ikan pada umumnya.

baca juga

Lebih dari Sekadar Camilan: Misi Sosial dan Ekonomi Sirkular

Lebih dari sekadar produk makanan, Forayya Fish Skin adalah wajah dari ekonomi sirkular yang berpihak pada rakyat kecil. 

Melalui program Berikanpreneur, Berikan Protein Initiative melatih para istri nelayan untuk menjadi produsen terampil. Mereka tak hanya mengolah kulit ikan, tapi juga belajar menjaga standar mutu dan memasarkan produk secara digital.

Program ini menjadi titik balik bagi banyak perempuan pesisir yang selama ini memiliki akses ekonomi terbatas. 

“Dulu kami hanya tahu menggoreng kulit ikan seadanya. Sekarang kami bisa membuat produk yang lebih enak, bernilai jual tinggi, dan bisa menambah uang untuk kebutuhan sekolah anak,” ujar Rosidah (45), anggota kelompok perempuan produksi.

Dukungan internasional pun datang. Melalui dana hibah OCEAN Grant dari DEFRA UK, program ini diakui sebagai solusi inovatif dalam menangani limbah pesisir dan memberdayakan komunitas secara berkelanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngopi Asyik di Madilog JBC, Tempat Hits Baru Favorit Warga Jambi

Ngopi Asyik di Madilog JBC, Tempat Hits Baru Favorit Warga Jambi

Your Say | Senin, 04 Agustus 2025 | 13:47 WIB

Modal 5 Juta Bisa Usaha Apa? Ini 7 Ide Bisnis yang Cocok untuk Pemula

Modal 5 Juta Bisa Usaha Apa? Ini 7 Ide Bisnis yang Cocok untuk Pemula

Bisnis | Senin, 04 Agustus 2025 | 12:03 WIB

Hawker Center Kelas Dunia Bakal Hadir di Jakarta! Siap Manjakan Lidah dengan Cita Rasa Nusantara

Hawker Center Kelas Dunia Bakal Hadir di Jakarta! Siap Manjakan Lidah dengan Cita Rasa Nusantara

Lifestyle | Minggu, 03 Agustus 2025 | 13:02 WIB

Terkini

Kalau Standarnya Cuma "Daripada Dikorupsi", Semua Program Terlihat Bagus

Kalau Standarnya Cuma "Daripada Dikorupsi", Semua Program Terlihat Bagus

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:45 WIB

Bursa Kripto CFX10 Melesat, Bitcoin dan Ethereum Naik

Bursa Kripto CFX10 Melesat, Bitcoin dan Ethereum Naik

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:44 WIB

Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan

Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan

Sulsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:44 WIB

Kala Lapar Bertemu Deadline Kerjaan Tanpa Ampun, Lahirlah Kutukan 'Hangry'

Kala Lapar Bertemu Deadline Kerjaan Tanpa Ampun, Lahirlah Kutukan 'Hangry'

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:39 WIB

Pemerintah Ubah Sebutan Pemulung Jadi 'Pemilah Sampah', Bakal Jadi Profesi Terlindungi

Pemerintah Ubah Sebutan Pemulung Jadi 'Pemilah Sampah', Bakal Jadi Profesi Terlindungi

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:38 WIB

Kasus Kematian Mantan Istri Anggota Polri, Komisi III DPR RI: Jangan Gegabah Simpulkan Bunuh Diri

Kasus Kematian Mantan Istri Anggota Polri, Komisi III DPR RI: Jangan Gegabah Simpulkan Bunuh Diri

DPR | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:33 WIB

Ribuan Pemilah Sampah di Bantargebang Kini Punya Jaminan Kerja

Ribuan Pemilah Sampah di Bantargebang Kini Punya Jaminan Kerja

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:31 WIB

Waspada Potensi Bencana Alam di Jateng, Sarif Abdillah: Pelatihan Relawan Jangan Kendor!

Waspada Potensi Bencana Alam di Jateng, Sarif Abdillah: Pelatihan Relawan Jangan Kendor!

Jawa Tengah | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:31 WIB

Berbagi Kisah & Harapan: Ketika Menagih Pajak Tidak Sekadar Soal Angka

Berbagi Kisah & Harapan: Ketika Menagih Pajak Tidak Sekadar Soal Angka

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Hoaks Berseliweran di Medsos Jelang HUT RI, TNI Minta Warga Tak Mudah Terprovokasi

Hoaks Berseliweran di Medsos Jelang HUT RI, TNI Minta Warga Tak Mudah Terprovokasi

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:29 WIB

×