Adidas SL72 Disebut Bisa Gantikan Samba? Ternyata Warisan Sejarah Tahun 1972

Eviera Paramita Sandi

Selasa, 12 Agustus 2025 | 14:37 WIB
Adidas SL72 Disebut Bisa Gantikan Samba? Ternyata Warisan Sejarah Tahun 1972
Adidas SL72

Suara.com - Dunia sneakers terus berputar. Setelah Adidas Samba mendominasi selama beberapa tahun terakhir, banyak para pencari gaya yang mulai merasakan "Samba fatigue" atau kejenuhan.

Ketika sebuah sepatu menjadi terlalu umum, keunikannya pun perlahan memudar.

Kini, semua mata tertuju pada harta karun dari arsip Adidas yang siap mengambil alih takhta: Adidas SL72.

Dirilis pertama kali untuk Olimpiade Munich 1972, SL72 (Super Light) menawarkan pesona retro yang segar dengan cerita yang kuat.

Bagi Anda yang ingin selangkah lebih di depan dalam tren, berikut adalah lima alasan kuat mengapa Adidas SL72 adalah sepatu yang wajib Anda lirik sekarang.

1. Mengatasi "Samba Fatigue" dengan Kesegaran

Adidas Samba OG (adidas.co.id)
Adidas Samba OG (adidas.co.id)

Alasan terbesar pergeseran tren adalah kejenuhan pasar. Adidas Samba telah menjadi "seragam" tidak resmi di berbagai belahan dunia, dari kafe hingga panggung mode.

Bagi mereka yang ingin tampil beda, mengenakan sepatu yang sama dengan jutaan orang lain terasa kurang memuaskan. Siklus mode secara alami mencari hal baru, dan SL72 hadir sebagai jawaban sempurna bagi para fashion-forward yang menginginkan alternatif yang belum pasaran.

2. Siluet yang Lebih Ramping dan Aerodinamis

baca juga

Perbedaan paling mencolok antara Samba dan SL72 terletak pada siluetnya. Jika Samba memiliki ujung yang cenderung membulat khas sepatu futsal, SL72 menawarkan profil yang lebih ramping, runcing, dan aerodinamis. Desain ini terinspirasi dari akarnya sebagai sepatu lari, memberikan tampilan yang lebih dinamis dan sleek di kaki. Bentuknya yang tidak terlalu besar membuatnya sangat serbaguna untuk berbagai gaya.

3. Kombinasi Material Ikonik: Nilon dan Suede

Adidas SL72
Adidas SL72

Nama SL (Super Light) bukan tanpa alasan. Ciri khas SL72 adalah penggunaan material nilon yang ringan pada bagian atas, dipadukan dengan lapisan suede di bagian depan, belakang, dan area tali.

Kombinasi ini tidak hanya membuatnya setia pada warisannya sebagai sepatu lari yang ringan, tetapi juga memberikan tampilan visual yang lebih bertekstur dan dinamis dibandingkan dengan Samba yang didominasi material kulit.

4. Warisan Sejarah yang Otentik dan Kuat

Sama seperti Samba, SL72 bukanlah sepatu baru, melainkan rilisan ulang dari arsip bersejarah Adidas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Rekomendasi Sepatu Lari Karbon Merek Luar dan Lokal, Mulai Rp750 Ribuan

6 Rekomendasi Sepatu Lari Karbon Merek Luar dan Lokal, Mulai Rp750 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 12 Agustus 2025 | 07:35 WIB

Sepatu Adidas Samba Original Made In Mana? Ini 5 Cara Membedakan yang Ori dan KW

Sepatu Adidas Samba Original Made In Mana? Ini 5 Cara Membedakan yang Ori dan KW

Lifestyle | Senin, 11 Agustus 2025 | 15:41 WIB

4 Toko Flat Shoes di Shopee dengan Desain Kekinian, Harga Terjangkau!

4 Toko Flat Shoes di Shopee dengan Desain Kekinian, Harga Terjangkau!

Your Say | Senin, 11 Agustus 2025 | 13:03 WIB

Terkini

Proyek Mobil Listrik Nasional di Subang Akan Mulai Produksi di 2028

Proyek Mobil Listrik Nasional di Subang Akan Mulai Produksi di 2028

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Momen Purbaya Cecar Direktur Kemenhub! Bongkar "Uang Gelap": Lo-Lo Bikin Rugi Devisa Rp 3 Triliun

Momen Purbaya Cecar Direktur Kemenhub! Bongkar "Uang Gelap": Lo-Lo Bikin Rugi Devisa Rp 3 Triliun

Video | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Cicil Emas Lebih Mudah, BRI Hadirkan Layanan Pembiayaan Emas di BRImo

Cicil Emas Lebih Mudah, BRI Hadirkan Layanan Pembiayaan Emas di BRImo

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Kata Pemprov DKI Soal JPO Viral Tanpa Tangga di Depan Gedung DPR RI

Kata Pemprov DKI Soal JPO Viral Tanpa Tangga di Depan Gedung DPR RI

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim

Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim

Sumut | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:52 WIB

Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi

Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:52 WIB

Getol Kritik Dampak Proyek PLTA, Solidaritas Perempuan Poso Sempat Digertak Pejabat Pemkab

Getol Kritik Dampak Proyek PLTA, Solidaritas Perempuan Poso Sempat Digertak Pejabat Pemkab

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:51 WIB

5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Flek Hitam sesuai Review dan Harga

5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Flek Hitam sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Pasca Putusan MK, DPR Titip Pemerintah Naikkan Gaji Guru dari Anggaran Pendidikan

Pasca Putusan MK, DPR Titip Pemerintah Naikkan Gaji Guru dari Anggaran Pendidikan

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:44 WIB

Buang Sampah ke TPS Liar Nagrak, 4 Perusahaan Terancam Sanksi Lebih Berat

Buang Sampah ke TPS Liar Nagrak, 4 Perusahaan Terancam Sanksi Lebih Berat

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:42 WIB

×