Apa Arti Generational Trauma? Ketika Luka Masa Lalu Keluarga Diwarisi Tanpa Sadar

Yasinta Rahmawati

Selasa, 19 Agustus 2025 | 13:00 WIB
Apa Arti Generational Trauma? Ketika Luka Masa Lalu Keluarga Diwarisi Tanpa Sadar
Ilustrasi apa arti generational trauma. (Pexels)

Suara.com - Beberapa sifat diturunkan melalui genetik, namun ternyata hal yang sama juga berlaku pada trauma yang diberikan lintas generasi. Karena itu, memahami apa arti generational trauma menjadi hal yang relevan.

Trauma adalah sebuah kondisi yang berpengaruh pada alam bawah sadar seseorang. Setelah mengalami sesuatu yang sifatnya mendalam, bisa jadi ada perubahan permanen yang terjadi dalam diri seseorang, baik dalam tingkah laku, cara pandang, cara berpikir, dan lain sebagainya.

Nah untuk memahami lebih lanjut tentang apa itu generational trauma, Anda dapat membaca artikel singkat berikut ini dan memahami lebih jauh tentang konsep tersebut.

Apa Arti Generational Trauma

Generational trauma dapat dipahami sebagai trauma yang tidak sekedar dialami satu orang dalam keluarga, namun diturunkan ke generasi berikutnya. Trauma ini akan cukup sulit didefinisikan, tidak membuat 'gaduh', dan sering bersifat tersembunyi.

Trauma seperti ini tanpa disadari akan tertanam di dalam diri seseorang, berdampak pada kehidupannya, dan bahkan masuk ke dalam nilai yang diajarkan pada generasi berikutnya sejak usia dini.

Ini mengapa jenis generational trauma menjadi berbahaya, sebab penyebarannya tidak terdeteksi dan sulit disadari oleh orang luar.

Konsep ini pertama muncul pada tahun 1966, saat seorang psikiater menemukan bahwa anak-anak korban tragedi Holocaust memiliki tekanan psikologis yang tinggi. Studi dilanjutkan pada tahun 1988 yang kemudian dipublikasikan dalam The Canadian Journal of Psychiatry.

Fakta dalam jurnal tersebut menyatakan bahwa cucu dari para penyintas tragedi Holocaust harus mendapatkan perawatan kesehatan mental.

baca juga

Studi dan penelitian terus dilakukan pada korban dan keturunan tragedi Holocaust untuk dapat memetakan lebih jauh trauma yang terus berlanjut ini.

Lalu Apa Gejalanya?

Meski sulit terdeteksi, namun banyak penelitian berusaha memetakan gejala dan indikasi bahwa seseorang mengalami generational trauma.

Beberapa gejala yang paling sering muncul antara lain adalah:

  • Rasa waspada yang berlebihan
  • Sulit percaya pada orang lain
  • Sikap acuh tak acuh
  • Memiliki kecemasan tinggi
  • Mengalami depresi
  • Mengalami serangan panik
  • Mengalami insomnia dan mimpi buruk
  • Rendahnya kepercayaan diri

Gejala-gejala di atas adalah beberapa dari banyak gejala lain yang juga mungkin muncul. Pada beberapa kasus, trauma ini bisa berpengaruh pada sistem kekebalan tubuh sehingga bahkan dapat membahayakan fisik.

Generational trauma juga diketahui dapat berpengaruh pada mikroglia, yakni sistem kekebalan yang ada di otak. Ketika aspek ini terganggu, hal hal seperti depresi, kecemasan, demensia, dan perubahan genetik dapat terjadi dan diturunkan ke generasi berikutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disiksa, Diusir, hingga Dilarang Tidur: Sisi Gelap Kehidupan Farel Prayoga di Bawah Asuhan Ibu Tiri

Disiksa, Diusir, hingga Dilarang Tidur: Sisi Gelap Kehidupan Farel Prayoga di Bawah Asuhan Ibu Tiri

Entertainment | Jum'at, 18 Juli 2025 | 08:22 WIB

Siapin Tisu! 4 Rekomendasi Film tentang Luka Trauma yang Belum Sembuh

Siapin Tisu! 4 Rekomendasi Film tentang Luka Trauma yang Belum Sembuh

Your Say | Kamis, 17 Juli 2025 | 13:43 WIB

Cerita Luka yang Menjadi Kekuatan dalam Novel Scars and Other Beautiful Things

Cerita Luka yang Menjadi Kekuatan dalam Novel Scars and Other Beautiful Things

Your Say | Senin, 14 Juli 2025 | 13:55 WIB

Terkini

Percikan Korsleting Mobil Hanguskan 5 Rumah di Lampung Barat, Kerugian Miliaran

Percikan Korsleting Mobil Hanguskan 5 Rumah di Lampung Barat, Kerugian Miliaran

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Anwar Abbas Jadi Saksi Meringankan Yaqut: Beliau Punya Tanggung Jawab Besar

Anwar Abbas Jadi Saksi Meringankan Yaqut: Beliau Punya Tanggung Jawab Besar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:51 WIB

SPF di Cushion Purbasari Berapa? Cek Tingkat Perlindungannya

SPF di Cushion Purbasari Berapa? Cek Tingkat Perlindungannya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:36 WIB

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

×