Diminati Pejabat Sejak Viral, Padahal Makna Pacu Jalur Dulu Cuma Rakyat yang Paham: Ini Sejarahnya!

Farah Nabilla

Rabu, 20 Agustus 2025 | 10:19 WIB
Diminati Pejabat Sejak Viral, Padahal Makna Pacu Jalur Dulu Cuma Rakyat yang Paham: Ini Sejarahnya!
Sejarah Pacu Jalur [kemenparekraf.go.id]

Suara.com - Tradisi Pacu Jalur telah menarik perhatian masyarakat dunia melalui sosial media. Kini Pacu Jalur menjadi salah satu daya tarik wisata di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Lantas, sudah tahukah Anda sejarah dan makna Pacu Jalur yang kini ramai dihadiri pejabat hingga artis luar negeri?

Informasi terakhir, Pacu Jalur 2025 bukan hanya akan dihadiri oleh menteri, duta besar negara terdekat, hingga artis luar negeri. Namun juga akan dibuka oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Hal ini membuat nama Pacu Jalur semakin dilirik oleh kaum kalangan atas.

Pacu Jalur merupakan salah satu warisan budaya tak benda yang dimiliki Indonesia. Kekuatan sejarah yang dimiliki Pacu Jalur tak hanya bernilai seni dan wisata, tetapi dapat menjadi nilai diplomasi budaya Indonesia ke dunia.

Pacu Jalur menjadi viral di seluruh dunia dan menarik perhatian artis luar negeri melalui cuplikan video atraksi anak-anak. Video tersebut mendapatkan hastag tren aura farming. Atraksi itu menarik perhatian konten kreator untuk membuat video cover. Termasuk salah satunya  aktor Thailand, Bible Sumettikul.

Di sela-sela bermain golf bersama lawan mainnya di serial drama 4 Minutes, Bible menunjukkan gerakan anak-anak di ujung perahu Pacu Jalur. Sontak itu menarik perhatian crew dan ia menjelaskan gerakan itu sedang viral di sosial media. Aksinya bisa dilihat di channel Youtube Jes First Time. 

Pacu Jalur sesungguhnya merupakan tradisi yang menyimpan sejarah panjang serta makna filosofis yang sakral. Simak uraian singkatnya di bawah ini. 

Asal Usul Pacu Jalur

Anak coki Pacu Jalur Kuansing. [wonderfulimages.kemenparekraf.go.id]
Anak coki Pacu Jalur Kuansing. [wonderfulimages.kemenparekraf.go.id]

Sebutan Pacu Jalur merujuk pada dua hal. Pertama, istilah Jalur itu sendiri merujuk pada bentuk perahu panjang tradisional yang terbuat dari kayu dan digerakkan dengan dayung. Sementara istilah Pacu merujuk pada kecepatan pendayung. 

Keberadaan Pacu Jalur dalam budaya masyarakat Riau, khususnya Sungai Kuantan sudah ada sejak abad 17. Pada masanya, Jalur merupakan alat transportasi utama di jalur Sungai Kuantan yang digunakan untuk mengangkut hasil bumi dan juga sebagai alat transportasi atau angkutan, menghubungkan seseorang dari satu daratan ke daratan lainnya. Jalur yang berbentuk panjang dapat mengangkut sekitar empat puluh hingga enam puluh orang. 

baca juga

Mengenai bentuk Jalur yang mana ada yang memiliki ukiran berbentuk ular, buaya, dan harimau, itu semua merujuk kepada kepemilikan. Setiap orang yang memiliki Jalur memiliki preferensi tertentu dan itu berfungsi untuk membedakan kepemilikan antar kepala keluarga.

Kebiasaan ini kemudian berkembang dan diartikan sebagai simbol status sosial. Secara sosiologis, tiap-tiap ornamen akhirnya memperlihatkan kemampuan sosial dan ekonomi seseorang dalam menghias Jalur mereka. Akhirnya timbul pula paradigma bahwa Jalur tertentu yang berhias lengkap dengan payung, selendang, serta gulang-gulang atau tiang di tengah merupakan Jalur yang dimiliki oleh seorang bangsawan. 

Festival Pacu Jalur

Aura Farming Anak Coki Pacu Jalur Kuansing. [wonderfulimages.kemenparekraf.go.id]
Aura Farming Anak Coki Pacu Jalur Kuansing. [wonderfulimages.kemenparekraf.go.id]

Dalam perkembangannya, budaya pemanfaatan Jalur berevolusi menjadi perlombaan. Muncullah tradisi Pacu Jalur. Dalam perlombaan ini, setiap regu Jalur harus berkompetisi menjadi yang tercepat dan terdepan untuk mencapai garis finis dan mendapatkan hadiah. 

Pada era kolonial Belanda, Pacu Jalur menjadi ajang perayaan ulang tahun Ratu Wilhelmina pada 31 Agustus. Setelah Indonesia merdeka, Pacu Jalur menjadi agenda tahunan untuk merayakan Hari Kemerdekaan RI.

Perlombaan diadakan di Teluk kuantan dan ini menarik perhatian masyarakat dari berbagai daerah. Sebelumnya hanya penduduk lokal dan sekitar wilayah tersebut yang meramaikan sebagai penonton, tetapi sekarang Festival Pacu Jalur dihadiri pula oleh duta besar negara tetangga, menteri, dan artis-artis dari luar negeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pacu Jalur 2025 Mulai Jam Berapa? Ini Jadwal dan Live Streaming Momen Viral Dayung Riau

Pacu Jalur 2025 Mulai Jam Berapa? Ini Jadwal dan Live Streaming Momen Viral Dayung Riau

Lifestyle | Rabu, 20 Agustus 2025 | 10:06 WIB

Link Nonton Pacu Jalur 2025 Live Streaming Lihat Aura Farming Besok!

Link Nonton Pacu Jalur 2025 Live Streaming Lihat Aura Farming Besok!

Tekno | Selasa, 19 Agustus 2025 | 14:12 WIB

Bikin Seskab Teddy Joget, Pacu Jalur Ikut Meriahkan HUT ke 80 RI di Istana Negara

Bikin Seskab Teddy Joget, Pacu Jalur Ikut Meriahkan HUT ke 80 RI di Istana Negara

Video | Senin, 18 Agustus 2025 | 13:00 WIB

Rayyan 'Aura Farming' Joget Pacu Jalur di Istana, Prabowo Hingga Letkol Teddy Asyik Ikut Bergoyang

Rayyan 'Aura Farming' Joget Pacu Jalur di Istana, Prabowo Hingga Letkol Teddy Asyik Ikut Bergoyang

Entertainment | Senin, 18 Agustus 2025 | 10:21 WIB

Momen Prabowo Pakai Tanjak Melayu Riau di Upacara Penurunan Bendera

Momen Prabowo Pakai Tanjak Melayu Riau di Upacara Penurunan Bendera

News | Minggu, 17 Agustus 2025 | 19:39 WIB

Tampil di HUT RI, Bocah 'Aura Farming' Pacu Jalur Bikin Prabowo Terkesima

Tampil di HUT RI, Bocah 'Aura Farming' Pacu Jalur Bikin Prabowo Terkesima

News | Minggu, 17 Agustus 2025 | 17:24 WIB

Terkini

5 Tablet Samsung dengan Stylus Pen dari yang Termurah Oktober 2026

5 Tablet Samsung dengan Stylus Pen dari yang Termurah Oktober 2026

Tekno | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Captain Tsubasa: Rising Sun FINALS Kembali, Menuju Klimaks Madrid Olympics

Captain Tsubasa: Rising Sun FINALS Kembali, Menuju Klimaks Madrid Olympics

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Kortastipidkor Ralat: Orang Kepercayaan Bupati Gowa Ternyata Belum Jadi Tersangka

Kortastipidkor Ralat: Orang Kepercayaan Bupati Gowa Ternyata Belum Jadi Tersangka

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:29 WIB

FIFA ASEAN Cup Bakal Dihapus Jika Eks Bek Tottenham Ini Kalahkan Infantino di Pilpres FIFA 2027

FIFA ASEAN Cup Bakal Dihapus Jika Eks Bek Tottenham Ini Kalahkan Infantino di Pilpres FIFA 2027

Bola | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Usai Dilantik, Bupati Sleman Minta 5 Lurah PAW Diminta Fokus pada Program dan Pelayanan Publik

Usai Dilantik, Bupati Sleman Minta 5 Lurah PAW Diminta Fokus pada Program dan Pelayanan Publik

Jogja | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Tancap Gas Awal 2027! Proyek PLTP Rajabasa Bakal Serap 2.000 Pekerja, Kuota Lokal 80 Persen

Tancap Gas Awal 2027! Proyek PLTP Rajabasa Bakal Serap 2.000 Pekerja, Kuota Lokal 80 Persen

Lampung | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:26 WIB

Kereta Terakhir Pukul Sembilan Malam

Kereta Terakhir Pukul Sembilan Malam

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:24 WIB

Pernyataan Lengkap Jokowi Terkait Wacana Pemakzulan Gibran

Pernyataan Lengkap Jokowi Terkait Wacana Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:23 WIB

Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Dampak MotoGP Mandalika 2026, InJourney Dorong Ekonomi hingga Rp5 T

Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Dampak MotoGP Mandalika 2026, InJourney Dorong Ekonomi hingga Rp5 T

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:22 WIB

Kekerasan Seksual di Pesantren, Mengapa Terus Terjadi Objektifikasi

Kekerasan Seksual di Pesantren, Mengapa Terus Terjadi Objektifikasi

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:20 WIB

×