Suara.com - Kesimpulan
Baru-baru ini, kericuhan dalam unjuk rasa di depan Gedung DPR pada 28 Agustus 2025 berujung tragis: seorang pengemudi ojek online (ojol) tewas terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob. Kejadian memilukan ini menyisakan banyak pertanyaan, salah satunya soal Brimob.
Lantas Brimob itu Polisi apa? Seperti apa pula bedanya dengan polisi yang biasa di jalan atau yang biasa mengamankan kondisi?
Apa Itu Brimob
Brimob, atau Korps Brigade Mobil, adalah bagian dari Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Sebagai satuan elite, Brimob memiliki tugas khusus yang berbeda dari polisi biasa.
Pasukan Brimob menangani ancaman Kamtibmas berintensitas tinggi, seperti kerusuhan massa dan unjuk rasa anarkis.
![Personel Brimob berjaga saat aksi unjuk rasa di depan Markas Komando (Mako) Brimob Polda Mtero Jaya, Kwitang, Jakarta, Jumat (29/8/2025). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/wpa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/08/29/70538-kerusuhan-di-mako-brimob-kwitang-mako-brimob-kwitang.jpg)
Peran spesifik Brimob mencakup tugas SWAT (Police Tactical Unit), penjinakan bom, anti-terorisme, serta operasi SAR dan penyelamatan sandera.
Brimob terbagi menjadi dua unit utama:
Pertama adalah Gegana, yang menangani tugas spesialis seperti penjinakan bom dan CBR (Kimia-Biologi-Radioaktif).
Baca Juga: Viral Emak-emak Jilbab Pink Tantang Aparat di Demo DPR, Pulang Cuma Senyum Ditanya Anaknya
Yang kedua adalah tim Pelopor. Pasukan ini fokus pada pengendalian massa, SAR, dan keamanan vital.
Singkatnya, Brimob adalah polisi, namun dilatih dan dipersenjatai untuk situasi keamanan ekstrem.
Tragedi 28 Agustus 2025: Ojol Dilindas Rantis Brimob
Pada Kamis malam, 28 Agustus 2025, kericuhan meletus saat pembubaran demo di sekitar DPR. Sekitar pukul 19.25 WIB, terjadi insiden memilukan di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.
Seorang pengemudi ojol yang teridentifikasi bernama Affan Kurniawan, 21 tahun dilindas oleh rantis Brimob diduga jenis Barracuda yang sedang melaju membelah massa
Video amatir yang beredar memperlihatkan korban terjatuh di jalur rantis. Meskipun seharusnya kendaraan mundur, rantis terus melaju hingga melewati korban, yang kemudian dilarikan ke RS Cipto Mangunkusumo, namun dinyatakan meninggal dunia.