Kisah Inspiratif Pak Menlu: Bangkit dari Kegagalan, Kini Jadi Raja Beton Banyuwangi

Vania Rossa

Sabtu, 30 Agustus 2025 | 14:37 WIB
Kisah Inspiratif Pak Menlu: Bangkit dari Kegagalan, Kini Jadi Raja Beton Banyuwangi
Pak Menlu, "Raja Beton” Banyuwangi. (Youtube Pecah Telur)

Suara.com - Di balik nama unik “Menlu”, tersimpan kisah inspiratif seorang pengusaha yang pernah jatuh bangun di dunia bisnis. Setelah bangkrut di usaha semen, ia menemukan jalan baru yang membawanya sukses: mendirikan Rabanton, perusahaan beton pracetak yang kini dikenal luas di berbagai daerah.

Lahir di Situbondo dan besar di Banyuwangi, Menlu tumbuh dari keluarga sederhana. Orang tuanya adalah nelayan, dan sejak muda ia terbiasa ikut membantu keluarga. Meski sempat terjun di bisnis ikan keluarga, ia merasa panggilan hati lain menunggu.

Kesempatan datang ketika Menlu menjadi distributor semen dari paman yang memiliki pabrik. Namun, bisnis itu justru menjadi masa tergelap dalam hidupnya. Persaingan harga, tempo pembayaran panjang, dan risiko besar tanpa jaminan membuatnya bangkrut.

“Bukan hanya tanpa tabungan, saya justru terjerat utang miliaran,” kenangnya.

Titik Balik: Lima Cetakan Beton

Di tengah keterpurukan, Menlu memilih bangkit. Dengan sisa dana seadanya, ia membeli lima cetakan beton. Dari situlah lahir produk perdana: yudit, box culvert, dan pagar beton.

“Kalau ini gagal, saya benar-benar tidak tahu harus apa lagi,” ujarnya.

Berbekal doa, semangat, dan dukungan keluarga, ia memproduksi sendiri. Perlahan, usahanya mendapat perhatian. Proyek pemerintah daerah memberi peluang baru, dan dari situlah Rabanton mulai dikenal.

Rabanton: Rajanya Beton Banyuwangi

baca juga

Nama Rabanton adalah singkatan dari “Rajanya Banyuwangi Beton”, yang kemudian diplesetkan menjadi “Rajanya Barang Beton”.

Meski terdengar sederhana, kiprah Rabanton semakin luas. Produk-produk Rabanton meliputi saluran drainase, pagar, hingga inovasi dermaga apung beton yang bisa terapung tanpa pondasi, mudah dipindahkan, tapi tetap kokoh. Biayanya pun jauh lebih murah dibanding dermaga konvensional.

“Kita ini negara maritim. Dengan dermaga apung, akses laut bisa lebih murah dan efisien,” kata Menlu penuh semangat.

Filosofi: Semut, Bukan Gajah

Menlu percaya kesuksesan bukan soal menjadi terbesar, tapi paling bermanfaat.

“Saya ingin jadi semut yang ada di mana-mana, bukan gajah besar yang hanya berdiri di satu tempat,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cairan Obat Pengeras Beton: Berkenalan dengan Jenis dan Cara Kerjanya

Cairan Obat Pengeras Beton: Berkenalan dengan Jenis dan Cara Kerjanya

Bisnis | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 16:58 WIB

Dari Pungut Sisa Makanan Pejabat, Kini Terima Beasiswa Menteri: 7 Fakta Haru Samsul dan Aidil

Dari Pungut Sisa Makanan Pejabat, Kini Terima Beasiswa Menteri: 7 Fakta Haru Samsul dan Aidil

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 23:27 WIB

Ironi Senayan: Tunjangan Naik di Tengah Krisis, Parlemen Pilih Rapat Kilat Hindari Demonstran

Ironi Senayan: Tunjangan Naik di Tengah Krisis, Parlemen Pilih Rapat Kilat Hindari Demonstran

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 22:14 WIB

Terkini

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Sport | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:56 WIB

Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional

Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional

DPR | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:54 WIB

×