Siapa Junaid Miran? Bakal Gugat Film 'Merah Putih One For All' gara-gara Hal Ini

Nur Khotimah

Selasa, 02 September 2025 | 16:00 WIB
Siapa Junaid Miran? Bakal Gugat Film 'Merah Putih One For All' gara-gara Hal Ini
Film Animasi Merah Putih One For All. (YouTube/CGV Kreasi)
Baca 10 detik
  • Film Merah Putih One For All menemui babak baru.
  • Tidak lagi ditayangkan di bioskop, film  kontroversial ini sekarang diseret ke ranah hukum.
  • Adalah Junaid Miran yang berencana menggugat film ini. Siapa dia?

Suara.com - Mampu memproduksi film dalam negeri tentu sebuah kebanggaan tersendiri. Namun nyatanya hal ini tidak terlalu berlaku pada film "Merah Putih One For All" yang sempat mengisi beberapa layar bioskop.

Setelah semua kontroversinya, kini muncul nama Junaid Miran yang melayangkan gugatan pada pembuatan film ini. Namun siapa Junaid Miran sebenarnya?

Sebelum adanya gugatan ini, sebenarnya film tersebut telah menuai banyak kontroversi di kalangan masyarakat Indonesia.

Mulai dari kualitas animasi yang dianggap di bawah standar, anggaran fantastis yang tidak sesuai dengan hasilnya, hingga waktu produksi yang singkat dan pertanyaan bagaimana film tersebut bisa masuk ke layar bioskop nasional.

Namun lebih jauh, ternyata Junaid Miran dikabarkan akan melakukan gugatan pada pembuat film "Merah Putih One For All" ini. Tapi sebenarnya siapa dia dan apa masalahnya?

Sekilas Siapa Junaid Miran

Sosok Junaid Miran ternyata adalah animator 3D asal Pakistan. Ia menilai bahwa pembuat film animasi tersebut menggunakan karyanya tanpa izin atau pemberian kredit, sehingga merugikan pihaknya sebagai kreator di industri tersebut.

Junaid menyampaikan niatnya untuk menggugat kreator di balik film "Merah Putih One For All", setelah ia mendapatkan kabar dari banyak netizen tentang apa yang terjadi pada produksi film tersebut.

Dikutip dari salah satu unggahan video di akun YouTube miliknya, ia menyampaikan bahwa begitu banyak di antara netizen yang menulis padanya dengan berbagai emosi, mendesaknya melakukan sesuatu dengan menuntut orang-orang yang telah menggunakan karakter-karakter tanpa izin.

Setelah melakukan pertimbangan, Junaid Miran akhirnya bersedia untuk menggugat pihak yang tidak bertanggung jawab dan menggunakan karyanya tanpa izin. Ia juga akan menuntut keadilan atas kejadian ini.

baca juga

Memerlukan Biaya untuk Melakukan Tuntutan Hukum

Pada apa yang disampaikan, Junaid juga meminta dukungan dari netizen untuk membeli karya yang ia jual dalam jumlah spesifik. Ketika jumlah ini terpenuhi, maka gugatan akan dilayangkan dan proses hukum akan dilakukan hingga tuntas.

Sebenarnya nominal yang diperlukan tidak besar. Junaid menyertakan 10 karyanya untuk dibeli dengan harga sekitar 5 dolar AS atau sekitar Rp75.000-an untuk melakukan gugatan hukum yang ia akan lakukan.

Setiap sen dari dana yang terkumpul akan digunakan untuk menyewa pengacara dan memperjuangkan haknya sebagai kreator resmi dari karya-karya yang digunakan di film tersebut.

Karya dari Perfiki Kreasindo

Film "Merah Putih One For All" sendiri sudah ditayangkan pada tanggal 16 Agustus 2025 lalu, tepat sehari sebelum peringatan hari kemerdekaan RI yang ke-80.

Namun alih-alih mendapatkan respon yang positif, film ini justru menuai banyak hujatan dan kontroversi.

Karya ini dianggap masih belum matang dari berbagai aspek, namun tiba-tiba bisa mendapatkan tempat di bioskop nasional.

Kontroversi juga datang dari karakter-karakter yang digunakan, yang beberapa diantaranya merupakan karya dari Junaid Miran, tanpa seizin Junaid sebagai pemilik asli dari karya digital tersebut.

Meski demikian pada kesempatan lain, tuntutan ini disikapi dengan santai. Dari pihak produksi, Endiarto sebagai sutradara menyatakan bahwa visual yang digunakan dalam film adalah hasil kerja para animator yang terlibat, dan kemiripan adalah sebuah hal wajar dalam dunia kreatif dan animasi.

Endiarto menyambung bahwa film ini diproduksi menggunakan dana patungan atau sistem gotong royong, bukan menggunakan dana dari pemerintah atau donatur tertentu yang memiliki kepentingan tersendiri.

Itu tadi sedikit penjelasan tentang siapa Junaid Miran yang akan menggugat pembuat film "Merah Putih One For All" terkait penggunaan aset digitalnya tanpa izin. Semoga bermanfaat, dan selamat melanjutkan kegiatan Anda berikutnya!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Merah Putih yang Ternoda, Saat Kreator Menuntut Keadilan

Merah Putih yang Ternoda, Saat Kreator Menuntut Keadilan

Your Say | Selasa, 02 September 2025 | 12:15 WIB

Karakter Buatannya Dipakai, Junaid Miran Siap Gugat Pembuat Film Merah Putih: One For All

Karakter Buatannya Dipakai, Junaid Miran Siap Gugat Pembuat Film Merah Putih: One For All

Entertainment | Senin, 01 September 2025 | 15:51 WIB

Wapres Gibran Beri Jempol untuk Film Animasi Panji Tengkorak, Tayang Besok di Bioksop

Wapres Gibran Beri Jempol untuk Film Animasi Panji Tengkorak, Tayang Besok di Bioksop

Entertainment | Rabu, 27 Agustus 2025 | 20:35 WIB

Terkini

Amran Minta Masyarakat Laporkan Beras SPHP Oplosan Lewat WhatApp

Amran Minta Masyarakat Laporkan Beras SPHP Oplosan Lewat WhatApp

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Gelar Aksi di Patung Kuda

Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Gelar Aksi di Patung Kuda

Foto | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:13 WIB

SMGR Kaji Rencana Buyback Saham, Dana Masih Rahasia

SMGR Kaji Rencana Buyback Saham, Dana Masih Rahasia

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:12 WIB

Skincare yang Paling Dibutuhkan di Usia 50 Tahun ke Atas, Kulit Jadi Awet Muda dan Bebas Kerutan

Skincare yang Paling Dibutuhkan di Usia 50 Tahun ke Atas, Kulit Jadi Awet Muda dan Bebas Kerutan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Jas Hujan Ponco vs Setelan, Lebih Baik Pilih yang Mana?

Jas Hujan Ponco vs Setelan, Lebih Baik Pilih yang Mana?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:10 WIB

PT Akulaku Capital Indonesia Kantongi Izin Jadi PIKK

PT Akulaku Capital Indonesia Kantongi Izin Jadi PIKK

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:07 WIB

Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS

Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Korban Pembunuhan di Madiun Dicibir Pelakor, Aktivis Perempuan: Memangnya Boleh Dibunuh?

Korban Pembunuhan di Madiun Dicibir Pelakor, Aktivis Perempuan: Memangnya Boleh Dibunuh?

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:03 WIB

nubia dan Smartfren Siapkan Paket Unlimited 5G, Ini Fitur nubia A77 5G

nubia dan Smartfren Siapkan Paket Unlimited 5G, Ini Fitur nubia A77 5G

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:01 WIB

Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Tim Futsal SMA Terbaik Berebut Gelar Juara

Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Tim Futsal SMA Terbaik Berebut Gelar Juara

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:00 WIB

×