Raffi Ahmad Sarjana Apa? Diisukan Jadi Menpora Gantikan Dito Ariotedjo

Ruth Meliana

Selasa, 09 September 2025 | 11:22 WIB
Raffi Ahmad Sarjana Apa? Diisukan Jadi Menpora Gantikan Dito Ariotedjo
Raffi Ahmad ketika dilantik Presiden Prabowo Subianto (Instagram/@raffinagita1717)
Baca 10 detik
  • Raffi Ahmad kencang diisukan menjadi Menpora gantikan Dito Ariotedjo.
  • Raffi sempat berkuliah di Universitas Paramadina dan Universitas Terbuka.
  • Raffi Ahmad menerima gelar Doktor Honoris Causa dari UIPM pada 2024.

Suara.com - Raffi Ahmad kencang diisukan menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) gantikan Dito Ariotedjo. Kabar ini tentu membuat latar belakang pendidikan Raffi Ahmad menjadi tanda tanya.

Lantas, Raffi Ahmad sarjana apa? Apakah sosoknya akan menjadi pilihan Presiden Prabowo Subianto untuk mengisi kursi Menpora?

Pendidikan Dasar Raffi Ahmad

Raffi Ahmad dan Presiden Prabowo Subianto (Instagram/@raffinagita1717)
Raffi Ahmad dan Presiden Prabowo Subianto (Instagram/@raffinagita1717)

Raffi Ahmad menghabiskan masa kecilnya di Bandung, kota kelahirannya yang dikenal sebagai Paris van Java. Pendidikan dasarnya dimulai di SD Taruna Bakti, Bandung, di mana ia menimba ilmu dengan penuh semangat.

Setelah lulus SD, Raffi melanjutkan ke SMP Negeri 5 Bandung. Saat itu, ia hampir saja masuk SMA Negeri 5 Bandung, sekolah favorit di kota asalnya.

Namun, nasib berkata lain. Raffi akhirnya pindah ke Jakarta dan bersekolah di SMA Negeri 3 Jakarta, sebelum akhirnya pindah lagi ke SMA Negeri 16 Jakarta.

Perpindahan ini disebabkan oleh kesibukannya di dunia hiburan yang mulai menarik perhatian sejak remaja.

Masa SMA Raffi bisa dibilang penuh tantangan. Ia dikenal sebagai siswa yang aktif, tapi karir awalnya sebagai model dan aktor remaja mulai mengganggu jadwal sekolah.

Meski begitu, Raffi berhasil lulus SMA dengan nilai yang cukup baik. Lulusan SMA ini menjadi titik awal perjalanan pendidikannya yang lebih tinggi.

baca juga

Bagi banyak orang, gelar sarjana adalah mimpi standar pasca-SMA, tapi bagi Raffi, dunia hiburan tampak lebih menjanjikan. Namun, ia tidak sepenuhnya mengabaikan pendidikan formal.

Pendidikan Tinggi: Kuliah Tak Sampai Gelar Sarjana

Raffi Ahmad (Instagram/@raffinagita1717)
Raffi Ahmad (Instagram/@raffinagita1717)

Setelah lulus SMA, Raffi memutuskan untuk melanjutkan studi di Universitas Paramadina, Jakarta. Universitas swasta bergengsi ini dikenal dengan program-programnya yang berkualitas di bidang ilmu sosial dan humaniora.

Raffi sempat terdaftar di sana, tapi tidak ada catatan resmi bahwa ia menyelesaikan program sarjana. Ia diduga hanya menempuh sebagian kuliah di Paramadina sebelum akhirnya beralih ke Universitas Terbuka (UT).

Universitas Terbuka, sebagai institusi pendidikan jarak jauh milik negara, menawarkan fleksibilitas yang cocok bagi pekerja sibuk seperti Raffi. Ia terdaftar di UT, kemungkinan di jurusan komunikasi atau bidang terkait hiburan, mengingat minatnya pada media.

Namun, sekali lagi, tidak ada bukti bahwa Raffi memperoleh gelar sarjana (S1) dari UT atau Paramadina. Ini berarti ia drop out atau tidak menyelesaikan tesis akhir untuk mendapatkan ijazah.

Kontroversi Gelar Doktor Honoris Causa Raffi Ahmad

Raffi Ahmad [Instagram]
Raffi Ahmad [Instagram]

Pada Oktober 2024, Raffi Ahmad kembali menjadi sorotan karena menerima gelar Doktor Honoris Causa (HC) dari Universal Institute of Professional Management (UIPM), sebuah institusi di Thailand.

Gelar ini diberikan di bidang "Event Management and Global Digital Development," yang dianggap setara dengan pendidikan S3.

UIPM juga disebutkan memberikan gelar setara S1 (Bachelor of Science in Tourism and Event Management pada 2015) dan S2 kepada Raffi Ahmad secara diam-diam. Namun, gelar HC ini langsung memicu kontroversi besar.

Pasalnya, UIPM tidak terakreditasi secara resmi di Indonesia atau internasional. Menurut Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), UIPM bahkan tidak memiliki izin operasi di RI.

Kampus ini mengklaim diakui oleh Kerajaan Prusia, sebuah entitas yang sudah bubar sejak Perang Dunia II.

Pakar hukum dari Universitas Muhammadiyah Surabaya menyatakan bahwa gelar HC seperti ini lebih bersifat simbolis dan tidak memiliki nilai akademik formal.

Raffi Ahmad sendiri merespons dengan santai di Instagram-nya, menyebut gelar itu sebagai motivasi untuk terus belajar. Ia menegaskan bahwa ia menghormati pendidikan formal dan mendorong anak-anaknya untuk kuliah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berapa Triliun Harta Raffi Ahmad? Diisukan Jadi Menpora

Berapa Triliun Harta Raffi Ahmad? Diisukan Jadi Menpora

Lifestyle | Selasa, 09 September 2025 | 11:00 WIB

Misteri Kursi Panas Pengganti Dito Ariotedjo: Beneran Bakal Diisi Raffi Ahmad?

Misteri Kursi Panas Pengganti Dito Ariotedjo: Beneran Bakal Diisi Raffi Ahmad?

Your Say | Selasa, 09 September 2025 | 10:44 WIB

Dito Ariotedjo Dicopot, Program Strategis Kemenpora di Ujung Tanduk?

Dito Ariotedjo Dicopot, Program Strategis Kemenpora di Ujung Tanduk?

Your Say | Selasa, 09 September 2025 | 09:29 WIB

Terkini

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB

Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:39 WIB

Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak

Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×