Apakah Ikan Hiu Boleh Dikonsumsi? Jadi Lauk MBG yang Bikin Puluhan Siswa Keracunan

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 26 September 2025 | 06:43 WIB
Apakah Ikan Hiu Boleh Dikonsumsi? Jadi Lauk MBG yang Bikin Puluhan Siswa Keracunan
Ilustrasi Ikan Hiu - Apakah Ikan Hiu Boleh Dikonsumsi? (Unsplash)

Peristiwa keracunan masal program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, menguak fakta mengejutkan. Di mana menu MBG yang disajikan untuk siswa ternyata adalah ikan hiu goreng.

Diketahui menu ini tidak lazim dikonsumsi di Indonesia, apalagi disajikan pada program MBG yang notabenya harus menggunakan bahan makanan pilihan.

Suara.com - Menurut laporan terbaru, jumlah korban keracunan yang terjadi di SDN 12 Benya Kayong bertambah menjadi 25 orang. Adapun korban terdiri dari 24 murid dan seorang guru.

Dari jumlah keseluruhan tersebut, 22 pasien sudah dinyatakan pulih dan dipulangkan, sedangkan tiga di antaranya masih dirawat lantaran mengalami demam, sakit perut, hingga mual.

Seluruh biaya perawatan para korban keracunan ini, ditanggung pemerintah daerah setempat. Sampel makanan, termasuk hidangan berupa ikan hiu goreng, dikirim ke BPOM Kalbar untuk dilakukan pengujian laboratorium.

Kepala Regional MBG Kalbar, Agus Kurniawi, membenarkan bahwa penyajian ikan hiu goreng dalam MBG merupakan kelalaian serius yang dilakukan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mulia Kerta.

Menurutnya, ikan hiu tidak seharusnya disajikan untuk anak sekolah. Selain jarang dikonsumsi oleh anak-anak, ia menghawatirkan adanya zat berbahaya pada ikan tersebut.

Apakah Ikan Hiu Boleh Dikonsumsi?

Populasi ikan hiu dalam beberapa tahun kebelakang dilaporkan menurun drastis. Hal ini imbas dari pemburuan sirip ikan yang dipercaya baik untuk kesehatan. Masalah ini lantas membuat pemerintah menetapkan larangan penangkapan ikan hiu untuk dikonsumsi.

Meski diklaim baik untuk kesehatan, namun nyatanya Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) pada tahun 2009 menyatakan bahwa kandungan merkuri dalam ikan hiu sangatlah tinggi.

baca juga

Bahkan, kandungannya menjadi yang tertinggi di antara jenis ikan lainnya, yakni mencapai 14 ppm. Hal tersebut lantaran di dalam tubuh ikan hiu ada akumulasi polutan  dari hewan-hewan yang telah dimangsanya.

Kandungan merkuri yang tinggi ini, dilaporkan bisa menimbulkan beragam dampak negatif bagi kesehatan tubuh. Beberapa di antaranya bisa merusak sistem saraf pusat, mengurangi kesuburan pria, memicu penyakit kardiovaskular, hingga menimbulkan berbagai penyakit neurodegenerative, yakni penyakit penurunan fungsi otak, misalnya alzheimer.

Parahnya lagi, bila ikan hiu dikonsumsi oleh anak-anak yang masih dalam tahap pertumbuhan, kandungan merkuri yang ada dalam daging ikan hiu bisa memengaruhi kinerja dan perkembangan otak.

Imbasnya, berbagai kemampuan kognitif seperti kemampuan bahasa, daya ingat, konsentrasi, memori serta kemampuan motorik halus lainnya dapat terganggu.

Selain merkuri yang tinggi, ikan hiu juga menumpuk senyawa berbahaya seperti halnya arsenik dari ikan yang dimangsanya. Arsenik sendiri adalah zat yang berbahaya bagi tubuh manusia.

Satu tetes arsenik saja dapat membunuh semua sel dan dalam jumlah tertentu zat ini bisa merusak kinerja paru-paru dan kulit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyebab Keracunan MBG di Cipongkor dan Ketapang: BGN Tawarkan Solusi Baru

Penyebab Keracunan MBG di Cipongkor dan Ketapang: BGN Tawarkan Solusi Baru

News | Jum'at, 26 September 2025 | 05:57 WIB

Berapa Modal yang Dibutuhkan untuk Dapur MBG (SPPG)? Ini Rinciannya

Berapa Modal yang Dibutuhkan untuk Dapur MBG (SPPG)? Ini Rinciannya

Bisnis | Jum'at, 26 September 2025 | 05:47 WIB

Kunto Aji Skakmat Narasi Keracunan MBG: Murni Nggak Kompeten Aja Sangat Mungkin Kok

Kunto Aji Skakmat Narasi Keracunan MBG: Murni Nggak Kompeten Aja Sangat Mungkin Kok

Entertainment | Kamis, 25 September 2025 | 21:15 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×