Satu Kain, Sejuta Kisah: Intip Perayaan Hari Batik Nasional di Thamrin City!

Dinda Rachmawati

Sabtu, 04 Oktober 2025 | 18:29 WIB
Satu Kain, Sejuta Kisah: Intip Perayaan Hari Batik Nasional di Thamrin City!
Thamrin City dan “Satu Kain Sejuta Cerita”: Dari Pusat Belanja Jadi Pusat Gerak Batik Indonesia (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Thamrin City rayakan Hari Batik Nasional 2025 dengan tema “Satu Kain Sejuta Cerita”, menegaskan perannya sebagai pusat batik dan penggerak UMKM Indonesia.
  • Mualim Wijoyo menyebut batik kini lebih modern dan mendunia, berkat kreativitas pedagang serta pemanfaatan teknologi digital.
  • Elisabeth Ratu Rante Allo mengapresiasi Thamrin City sebagai contoh nyata sinergi budaya, UMKM, dan inovasi yang memperkuat batik Indonesia.

Suara.com - Di tengah hiruk-pikuk kota dan gemerlap pusat perbelanjaan modern, Thamrin City tetap punya denyut yang berbeda. Mal ini bukan sekadar tempat berbelanja; ia adalah rumah bagi ratusan pengrajin, penjahit, dan pedagang batik dari berbagai penjuru Nusantara. 

Momen Hari Batik Nasional 2025 yang digelar awal Oktober lalu menjadi refleksi dari perjalanan panjang Thamrin City dalam menjaga warisan budaya ini tetap hidup, sekaligus tumbuh bersama zaman.

Dengan mengusung tema “Satu Kain Sejuta Cerita”, Thamrin City tidak hanya menampilkan ragam kegiatan seperti fashion show, festival anak, hingga mencanting bersama, tetapi juga memperlihatkan bagaimana batik kini berevolusi — dari simbol tradisi menjadi wujud kreativitas tanpa batas.

Menurut Center Director TM Thamrin City, Mualim Wijoyo, batik telah menjadi lebih dari sekadar kain bermotif.

“Konsep perayaan kali ini bukan hanya soal acara, tapi tentang makna. Batik bukan cuma kain, tapi identitas bangsa Indonesia. Kita harus menjaga budaya yang dulu diciptakan para pendahulu kita,” ujarnya.

Mualim menambahkan, Thamrin City tumbuh bersama para pedagang batik. Mereka bukan hanya tenant, tapi mitra dalam menjaga keberlanjutan warisan ini. Ia melihat sendiri bagaimana pedagang-pedagang batik kini semakin berani berinovasi — mengolah warna, motif, dan gaya agar batik tetap relevan di mata generasi muda.

“Kalau dulu batik itu cuma warna cokelat, sekarang tampilannya jauh lebih beragam. Para pedagang makin kreatif membuat desain yang modern dan kekinian. Karena itu, batik bukan hanya dicintai masyarakat Indonesia, tapi juga diminati pembeli dari negara-negara ASEAN seperti Malaysia, Brunei, Singapura, sampai Filipina. Bahkan ada pedagang yang sudah buka toko di Eropa dan Amerika,” jelasnya.

Kekuatan Thamrin City justru terletak pada kemampuannya menjadi jembatan antara tradisi dan zaman. Mualim melihat bahwa transformasi digital kini juga turut mengubah wajah perdagangan batik.

“Sekarang banyak pedagang memanfaatkan media sosial dan bahkan teknologi AI untuk promosi dan manajemen toko. Mereka bisa jualan online untuk menjangkau pasar luas, tapi toko offline tetap penting karena menumbuhkan kepercayaan pelanggan. Di Thamrin City, keduanya berjalan berdampingan,” ungkapnya.

baca juga

Sebagai salah satu pusat perdagangan batik terbesar di Jakarta, Thamrin City juga dikenal sebagai Pusat Batik Nusantara yang mewakili berbagai daerah di Indonesia. 

Dari batik tulis klasik hingga batik modern, semuanya hadir di satu tempat — menjadikan mal ini bukan hanya destinasi belanja, tapi juga laboratorium hidup budaya dan ekonomi rakyat.

Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, mengapresiasi konsistensi Thamrin City dalam memberi ruang tumbuh bagi UMKM batik.

“TM Thamrin City merupakan salah satu mal yang selalu bersinergi dengan pemerintah dalam menumbuhkan perekonomian melalui kegiatan UMKM. Keberadaannya sebagai Pusat Batik Nusantara menjadi bukti nyata peran swasta dalam memperkuat sektor ekonomi kreatif,” katanya.

Bagi Mualim, masa depan batik tidak hanya ditentukan oleh seberapa indah motifnya, tetapi juga oleh semangat para pelaku usaha di baliknya.

“Mau mal sebagus apa pun, kalau pedagangnya tidak kreatif ya tidak akan hidup. Sekarang model dan cara berdagang sudah berubah. Jadi kuncinya adalah adaptasi dan semangat untuk terus berkembang,” ujarnya menegaskan.

Kini, Thamrin City tidak lagi hanya dikenal sebagai tempat mencari batik terbaik di Jakarta, melainkan juga sebagai simbol bagaimana UMKM, budaya, dan teknologi bisa bersatu dalam satu kain yang bercerita. 

Dari lorong-lorong tokonya yang penuh warna hingga semangat para pengrajin yang terus berinovasi, Thamrin City menjadi bukti bahwa batik bukan hanya warisan masa lalu — tetapi juga bahasa masa depan Indonesia di mata dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Rekomendasi Blouse Batik Stylish untuk OOTD Ngantor, Dijamin Anti-Boring!

3 Rekomendasi Blouse Batik Stylish untuk OOTD Ngantor, Dijamin Anti-Boring!

Your Say | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 18:30 WIB

Nikita Mirzani Tampil Memukau di Ruang Tahanan, Batik Anne Avantie Jadi Sorotan

Nikita Mirzani Tampil Memukau di Ruang Tahanan, Batik Anne Avantie Jadi Sorotan

Video | Kamis, 02 Oktober 2025 | 14:00 WIB

Libatkan 27 Ribu Siswa, Gerakan Membatik Bersama Bunda PAUD Jateng Pecahkan Rekor Muri

Libatkan 27 Ribu Siswa, Gerakan Membatik Bersama Bunda PAUD Jateng Pecahkan Rekor Muri

News | Kamis, 02 Oktober 2025 | 15:46 WIB

Terkini

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:36 WIB

×