Bolehkah Santri Ngecor Bangunan? Ini Kata Menteri Agama Nasaruddin Umar

Ruth Meliana

Selasa, 14 Oktober 2025 | 18:58 WIB
Bolehkah Santri Ngecor Bangunan? Ini Kata Menteri Agama Nasaruddin Umar
Menteri Agama Nasaruddin Umar

Suara.com - Kasus bangunan pondok pesantren ambruk belakangan menjadi sorotan. Hal ini memicu perdebatan, bolehkah santri mengecor bangunan?

Lalu, apa kata Menteri Agama Nasruddin Umar soal adanya santri yang ikut mengecor bangunan pondok pesantren?

Sebelumnya, Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo, Jawa Timur, ambruk akibat kualitas bangunan yang buruk. Puluhan santri meninggal akibat kejadian ini.

Usut punya usut, bangunan ponpres awalnya direncanakan untuk satu lantai. Namun, ponpes akhirnya dibangun menjadi tiga lantai tanpa diimbangi dengan perencanaan dan pengawasan yang matang.

Setelah insiden naas tersebut, beredar video puluhan santri ikut ngecor bangunan pesantren. Video ini viral di media sosial seperti TikTok, Instagram, dan X.

Meski demikian, tidak ada konfirmasi resmi apakah penampakan santri mengecor bangunan itu terjadi di Pesantren Al Khoziny.

Pernyataan Menteri Agama soal Santri Ngecor Bangunan

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengutuk peristiwa pembubaran ibadah umat Kristen yang terjadi di Padang, Sumatera Barat (Sumbar). [Dok Kemenag]
Menteri Agama Nasaruddin Umar mengutuk peristiwa pembubaran ibadah umat Kristen yang terjadi di Padang, Sumatera Barat (Sumbar). [Dok Kemenag]

Menteri Agama Nasruddin Umar menegaskan bahwa santri tidak boleh dilibatkan dalam pekerjaan fisik berisiko tinggi. Tak terkecuali pengecoran bangunan bertingkat di pesantren.

Walau begitu, Nasruddin tidak menampik bahwa masih ditemukan praktik-praktik demikian di lingkungan pesantren. Para santri dilibatkan dalam pembangunan pesantren, terutama pesantren tradisional di kawasan pedesaan.

baca juga

Lebih lanjut, Menag memang tak melarang semangat gotong-royong yang mengakar di kalangan para santri. Dia menganggap hal tersebut justru merupakan perilaku positif.

Hanya saja, katanya, pelibatan santri untuk pekerjaan yang seharusnya dilakukan oleh tenaga profesional, seperti pengecoran bangunan, tidak bisa dibenarkan karena harus memperhatikan aspek keterampilan dan keselamatan kerja.

Menurutnya, santri seharusnya hanya boleh membantu hal-hal ringan seperti membersihkan halaman, menyiapkan makanan bagi pekerja, dan menata bahan bangunan. Santri tidak boleh dilibatkan dalam pekerjaan-pekerjaan yang bisa menimbulkan dampak terhadap keselamatan.

Merespons hal tersebut, Kementerian Agama menyatakan bakal memperketat pengawasan terhadap pembangunan fisik pondok pesantren di Indonesia.

Pembangunan pesantren harus dipastikan mampu memenuhi standar kelayakan teknis dan juga keselamatan. Dengan begitu, para santri bisa fokus pada pendidikan baik sekolah formal maupun ilmu agama.

Orang tua santri juga ikut terdampak dari insiden ambruknya bangunan Ponspes Al Khoziny. Para orang tua turut menyesalkan musibah tersebut.

Salah satunya Abdul Hanan, orang tua Alfatih, korban selamat dari insiden ambruknya ponpes. Dia mengungkapkan penyesalan atas musibah yang menimpa sang anak.

Imbas insiden tragis itu, Abdul Hanan menjadi sasaran kemarahan istri karena sebelumnya sempat menyuruh sang anak kembali ke ponpes lebih cepat.

“Saya disalahkan oleh istri saya, walaupun istri saya ini orangnya tidak pernah berkata kasar kepada saya,” kata Abdul Hanan dari video yang diunggah akun @rumpigosip pada Rabu, 8 Oktober 2025.

Alfatih sebelumnya meminta untuk kembali ke ponpes tempatnya menimba ilmu pada hari Rabu. Namun sang ayah memintanya kembali di hari Sabtu.

“Jadi saya bilang ‘kamu jangan lama-lama di rumah, balik (ke ponpes) nak ya,” ucap Abdul Hanan pada Alfatih kala itu.

Alfatih yang saat itu sempat kehilangan HP merasa bersedih dan meminta kepada orang tuanya untuk tinggal di rumah lebih lama. Sayangnya, keinginan tersebut pupus.

Terpisah, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo ikut angkat bicara terkait insiden ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo.

Bagi Dody, banyak pondok pesantren di Indonesia yang belum bisa dinyatakan layak. Hanya beberapa pondok pesantren di Indonesia yang punya kualitas memadai dan patut diacungi jempol.

Dody sontak mencontohkan Pondok Pesantren Tebuireng yang ada di Jombang, Jawa Timur. Menteri PU menjadikan Ponpes Tebuireng sebagai teladan dalam berbagai aspek kualitas pondok, termasuk infrastruktur.

"Mustinya ada lah, kayak misalnya (ponpes) Tebuireng. Memang ada pondok pesantren yang sangat modern dan memang bagus. Tapi kan cuma sebagian kecil. Sebagian besar kan terbelakang,” terang Dody di Jakarta pada 7 Oktober 2025.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Istri KH Anwar Manshur? Ini Profil Lengkap Pasangan Sang Kyai Lirboyo yang Dihormati

Siapa Istri KH Anwar Manshur? Ini Profil Lengkap Pasangan Sang Kyai Lirboyo yang Dihormati

Lifestyle | Selasa, 14 Oktober 2025 | 17:45 WIB

Cak Imin Ungkap Realitas Pesantren: Mayoritas Santri dari Keluarga Miskin, Ijazah Bukan Prioritas

Cak Imin Ungkap Realitas Pesantren: Mayoritas Santri dari Keluarga Miskin, Ijazah Bukan Prioritas

News | Selasa, 14 Oktober 2025 | 17:18 WIB

Pondok Pesantren Lirboyo Disorot Usai Kasus Trans 7, Ini Deretan Tokoh Jebolannya

Pondok Pesantren Lirboyo Disorot Usai Kasus Trans 7, Ini Deretan Tokoh Jebolannya

Entertainment | Selasa, 14 Oktober 2025 | 17:11 WIB

Terkini

Cara Mengubah Tumpukan Data Menjadi Keputusan Bisnis yang Menguntungkan

Cara Mengubah Tumpukan Data Menjadi Keputusan Bisnis yang Menguntungkan

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:44 WIB

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sport | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:43 WIB

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Surakarta | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik

WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:50 WIB

×