Apa Akreditasi Universitas Borobudur? Kampus S3 Ahmad Sahroni

Nur Khotimah

Kamis, 16 Oktober 2025 | 18:02 WIB
Apa Akreditasi Universitas Borobudur? Kampus S3 Ahmad Sahroni
Ahmad Sahroni (Instagram/ahmadsahroni88)

Suara.com - Lama tak terdengar kabarnya, mantan Anggota DPR RI, Ahmad Sahroni kembali membuat gebrakan. Dia dikabarkan baru saja lulus dari program doktor di Universitas Borobudur dengan jurusan Ilmu Hukum.

Untuk meraih gelar tersebut, Sahroni menulis disertasi yang bertema pemberantasan korupsi. Judul disertasinya "Pemberantasan Korupsi Melalui Prinsip Ultimum Remidium: Suatu Strategi Pengembalian Kerugian Keuangan Negara".

Mendengar kabar tersebut, publik pun bertanya-tanya apa akreditasi Universitas Borobudur yang menjadi kampus tempat Ahmad Sahroni menempuh jenjang S3.

Melansir laman resminya, Universitas Borobudur beralamatkan di Jalan Raya Kalimalang 1 Jakarta Timur. Institusi ini berkomitmen untuk menyediakan pendidikan berkualitas tinggi dengan pendekatan inovatif dan berorientasi global.

Kampus menyelenggarakan berbagai jurusan seperti Ekonomi, Hukum, Teknik, Pertanian, Ilmu Komputer, Psikologi, dan Ilmu Kesehatan.

Ahmad Sahroni. [Ist]
Ahmad Sahroni. [Ist]

Pada 7 November 2024, Universitas Borobudur merilis siaran resmi bahwa institusinya telah memperoleh akreditasi unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Hal ini menjadi batu loncatan besar untuk universitas karena telah mengukir sejarah baru.

Pencapaian ini diresmikan dalam SK BAN-PT No. 2101/SK/BAN-PT/Ak/PT/XI/2024, yang menetapkan posisi Universitas Borobudur sebagai salah satu perguruan tinggi negeri terkemuka, sejajar dengan universitas ternama negeri maupun swasta lainnya.

Dari rilis yang sama, Rektor Universitas Borobudur Bambang Bernanthos mengucapkan rasa syukur yang tiada tara atas terakreditasi Unggul Institusi Universitas Borobudur oleh BAN-PT.

baca juga

Dia menegaskan bahwa akreditasi unggul merupakan bukti nyata dari kualitas dan kinerja seluruh civitas academica dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi.

Rektor mengapresiasi kinerja dari seluruh jajaran yang terlibat penuh dalah proses pencapaian akreditasi unggul ini.

Dalam waktu 7 bulan Universitas Borobudur berhasil meraih 4 akreditasi Unggul, termasuk program S-1 hingga S-3 Hukum yang merupakan jurusan yang diambil oleh Ahmad Sahroni.

Universitas Borobudur menyebut belum ada perguruan tinggi swasta lain yang bisa meraih prestasi akreditasi seperti kampus ini.

Lebih jauh, kampus menargetkan akreditasi unggul untuk program S-1 Manajemen dan S-3 Ekonomi.

Apabila sudah tercapai maka seluruh program doktor di Universitas Borobudur bisa dikategorikan sebagai institusi pendidikan program doktor terbaik.

Kontroversi Ahmad Sahroni

Gambar tangkapan layar akreditasi Universitas Borobudur (Dok. borobudur.ac.id)
Gambar tangkapan layar akreditasi Universitas Borobudur (Dok. borobudur.ac.id)

Kendati berhasil meraih pendidikan tinggi, karier politik Ahmad Sahroni tetap menuai kontroversi, utamanya saat duduk di kursi DPR RI.

Sahroni sempat dicopot Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dari parlemen karena dianggap tak lagi selaras dengan semangat restorasi Indonesia.

Sebelumnya Sahroni menyebut kata "tolol" kepada publik yang meminta DPR dibubarkan. Kemarahan publik ini dipicu oleh perilaku sejumlah anggota DPR yang tetap berlagak bak borjuis di tengah himpitan ekonomi masyarakat kelas pekerja.

Para anggota DPR bahkan menyebut rumah dinas mereka tidak layak dan memperoleh tunjangan tempat tinggal senilai Rp50 juta.

Setelah kemarahan publik, rumah Ahmad Sahroni yang mewah di kawasan Tanjung Priok pun ikut menjadi sasaran penjarahan.

Aksi yang semula hanya unjuk rasa ini berubah brutal menjadi perusakan dan penjarahan massal, meninggalkan jejak kehancuran yang signifikan.

Menurut keterangan yang dihimpun, kronologi kejadian bermula dari aksi unjuk rasa yang digelar di depan rumah Ahmad Sahroni. Namun, situasi dengan cepat memanas dan tidak terkendali.

Massa mulai melemparkan berbagai benda keras ke arah bangunan rumah, menyebabkan kaca-kaca jendela pecah berantakan dan merusak fasad bangunan megah tersebut.

Tak berhenti di situ, amukan massa semakin menjadi-jadi. Pagar rumah yang kokoh didobrak paksa, membuka akses bagi ratusan orang untuk masuk dan melancarkan aksi penjarahan.

Mereka menyebar ke seluruh penjuru rumah, mengobrak-abrik setiap ruangan untuk mencari barang berharga.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Sahroni, Tokoh-tokoh Siap Bergabung Bikin PSI Makin Pede: Getarannya Bikin Asam Lambung Naik!

Bukan Sahroni, Tokoh-tokoh Siap Bergabung Bikin PSI Makin Pede: Getarannya Bikin Asam Lambung Naik!

News | Kamis, 16 Oktober 2025 | 16:21 WIB

Geger Sahroni Pindah ke PSI, Petinggi Mendadak Ramai Membantah: Saya Pastikan Tidak!

Geger Sahroni Pindah ke PSI, Petinggi Mendadak Ramai Membantah: Saya Pastikan Tidak!

News | Kamis, 16 Oktober 2025 | 14:43 WIB

Bro Ron: Sahroni Tidak Pindah ke PSI

Bro Ron: Sahroni Tidak Pindah ke PSI

News | Kamis, 16 Oktober 2025 | 12:22 WIB

Terkini

Here We Go! Diusir FC Twente, Mees Hilgers Resmi Pindah ke SC Heerenveen

Here We Go! Diusir FC Twente, Mees Hilgers Resmi Pindah ke SC Heerenveen

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 18:15 WIB

Tunggu 2 Tahun, Mulai 2028 Purbaya Sebut Anggaran MBG Terpisah dari Dana Pendidikan

Tunggu 2 Tahun, Mulai 2028 Purbaya Sebut Anggaran MBG Terpisah dari Dana Pendidikan

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 18:11 WIB

Masih Ada Emiten dan Akuntan Publik Nakal, Mainkan Dana IPO

Masih Ada Emiten dan Akuntan Publik Nakal, Mainkan Dana IPO

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 18:10 WIB

Pokemon Kembali ke Layar Lebar lewat Film Pokemon: Wild Card, Tayang 2027

Pokemon Kembali ke Layar Lebar lewat Film Pokemon: Wild Card, Tayang 2027

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Misteri Busa di Mulut dan Ponsel yang Hilang, Keluarga Duga Febrio Adiono Tahu Soal Kematian Sutrimo

Misteri Busa di Mulut dan Ponsel yang Hilang, Keluarga Duga Febrio Adiono Tahu Soal Kematian Sutrimo

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:59 WIB

248 Hektare Lahan Sumut Terbakar Dalam 8 Bulan! Terparah Labuhanbatu

248 Hektare Lahan Sumut Terbakar Dalam 8 Bulan! Terparah Labuhanbatu

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:58 WIB

Mengejutkan! Persib Bandung Pinjamkan Dion Markx ke Sesama Klub Super League

Mengejutkan! Persib Bandung Pinjamkan Dion Markx ke Sesama Klub Super League

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:53 WIB

Rangkaian Skincare Derma XP untuk Atasi Wajah Berjerawat dan Kusam, Lengkap dengan Cara Pakainya!

Rangkaian Skincare Derma XP untuk Atasi Wajah Berjerawat dan Kusam, Lengkap dengan Cara Pakainya!

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:50 WIB

Menata Keuangan di Era Transparansi Data, Ini Pesan Founder Hive Five

Menata Keuangan di Era Transparansi Data, Ini Pesan Founder Hive Five

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:47 WIB

Gus Kikin Pimpin NU, Ujian Sesungguhnya Dimulai: Rekonsiliasi, Khittah, hingga Kemandirian Ekonomi

Gus Kikin Pimpin NU, Ujian Sesungguhnya Dimulai: Rekonsiliasi, Khittah, hingga Kemandirian Ekonomi

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:47 WIB

×